Wisata Religi di Blitar yang Memadukan Nilai Spiritual dan Sejarah
Blitar, sebuah kota di Jawa Timur, memiliki berbagai destinasi wisata religi yang menarik dan kaya akan nilai spiritual, sejarah, serta arsitektur unik. Wisata ini tidak hanya menjadi tempat ibadah atau ziarah, tetapi juga menawarkan pengalaman edukasi tentang perjalanan sejarah dan keberagaman agama di wilayah tersebut.
Berikut adalah lima destinasi religi terkenal di Blitar yang layak dikunjungi:
1. Makam Bung Karno
Makam Bung Karno menjadi salah satu ikon wisata religi dan sejarah paling populer di Blitar. Tempat ini merupakan lokasi peristirahatan Presiden pertama Indonesia, Soekarno, yang dimakamkan di Kota Blitar sehingga daerah ini mendapat julukan “Bumi Bung Karno”. Kompleks makam berada di Jalan Ir. Soekarno, Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur.
Selain area makam, pengunjung juga dapat melihat museum dan perpustakaan yang menyimpan dokumentasi perjuangan serta foto-foto Bung Karno. Makam Bung Karno ramai dikunjungi saat akhir pekan dan musim liburan, termasuk momen Lebaran. Banyak peziarah datang untuk berdoa sekaligus mengenang jasa sang proklamator. Di area kompleks juga terdapat penjual bunga tabur dan pusat oleh-oleh khas Blitar yang memudahkan wisatawan. Pengunjung tidak dikenai tiket masuk dan hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan.
2. Masjid Ar Rahman

Masjid Ar Rahman menjadi salah satu destinasi wisata religi yang cukup viral di Kota Blitar. Masjid ini dikenal karena arsitekturnya yang megah dan disebut menghadirkan nuansa seperti Masjid Nabawi di Madinah. Masjid yang berada di Jalan Ciliwung, Kecamatan Kepanjenkidul ini memiliki daya tarik berupa empat payung besar di area serambi yang menyerupai payung di pelataran Masjid Nabawi. Tata lampu dan desain bangunannya juga membuat suasana terlihat estetik, terutama pada malam hari.
Banyak pengunjung datang tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga menikmati suasana masjid dan berfoto di area yang diperbolehkan. Area tempat wudu hingga ruang salat dibuat dengan desain modern dan elegan. Masjid Ar Rahman juga dikenal terbuka selama 24 jam sehingga masyarakat bisa datang kapan saja untuk beribadah maupun berwisata religi.
3. Wisata Kuningan Syekh Abu Hasan dan Syekh Abu Manshur

Wisata Religi Kuningan di Kecamatan Kanigoro menjadi salah satu tujuan ziarah yang cukup terkenal di Blitar. Kawasan ini menjadi makam sejumlah ulama dan tokoh penyebar agama Islam, termasuk Syekh Abu Hasan dan Syekh Abu Manshur. Selain menjadi lokasi ziarah, kawasan ini juga menawarkan wisata edukasi sejarah berupa peninggalan para wali dan ulama yang dimakamkan di Desa Kuningan.
Pengunjung dapat melihat sejumlah peninggalan bersejarah seperti Masjid Pondok Kidul, pesantren tua, tombak Dwi Sula, mimbar berusia ratusan tahun, hingga rumah utama Syekh Abu Hasan yang masih berdiri sampai sekarang. Salah satu fakta menarik dari lokasi ini adalah adanya kolam sumber alami yang konon pernah digunakan untuk merendam pasukan sebelum perjuangan 10 November. Setiap 11 Muharram, kawasan ini juga ramai saat Haul Akbar Syekh Abu Hasan yang dihadiri jemaah dari berbagai daerah.
4. Gua Maria Sendangrejo

Gua Maria Sendangrejo menjadi salah satu tempat ziarah umat Katolik yang terkenal di Blitar. Lokasinya berada di Jalan KH Mas Mansyur, Ngadirejo, Kepanjenkidul, Sentul, Blitar, Jawa Timur. Gua Maria ini merupakan bagian dari Paroki Santa Maria Blitar dalam wilayah Keuskupan Surabaya. Gua Maria ini mulai dibangun sejak tahun 1978 dan memiliki suasana yang asri karena berada di tengah area persawahan dan dekat sungai alami.
Tempat ini dikenal memiliki mata air alami yang menjadi salah satu daya tarik utama bagi para peziarah. Suasana teduh dan tenang membuat lokasi ini sering digunakan untuk doa rosario, retret, maupun kegiatan rohani lainnya. Fasilitas di kawasan Gua Maria Sendangrejo juga cukup lengkap, mulai dari area parkir, toko rohani, kantor pelayanan, hingga domus atau tempat beristirahat bagi peziarah. Pada Tahun Yubileum 2025, Gua Maria Sendangrejo secara resmi ditetapkan sebagai salah satu lokasi peziarahan oleh Keuskupan Surabaya.
5. Makam Adipati Aryo Blitar

Makam Adipati Aryo Blitar menjadi salah satu situs religi sekaligus sejarah yang masih ramai dikunjungi masyarakat. Lokasinya berada di Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo, sekitar dua kilometer dari pusat Kota Blitar. Makam ini merupakan tempat peristirahatan terakhir Gusti Soedomo atau K.G.P. Adipati Haryo Balitar I yang diyakini sebagai pendiri atau pepunden Blitar. Tokoh tersebut juga disebut memiliki hubungan keluarga dengan Hamengkubuwono I, Raja Yogyakarta pertama.
Makam ini biasanya ramai saat bulan Asyura dan malam Jumat Legi. Banyak peziarah datang untuk mengenang sejarah Adipati Aryo Blitar sekaligus berdoa dan mencari ketenangan batin. Selain menjadi lokasi ziarah, tempat ini juga menarik bagi wisatawan yang ingin mengetahui sejarah awal berdirinya Blitar dan tokoh penting di balik perkembangan wilayah tersebut.
Blitar tidak hanya menawarkan wisata alam dan kuliner, tetapi juga memiliki beragam wisata religi yang sarat nilai sejarah dan spiritual. Keberadaan tempat-tempat ini menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Blitar. Dengan suasana yang khas dan cerita sejarah yang kuat, lima wisata religi tersebut dapat menjadi pilihan destinasi bagi wisatawan yang ingin melakukan ziarah sekaligus menambah wawasan tentang sejarah dan keberagaman religi di Blitar.



