Kualitas udara di beberapa kota besar di Indonesia tercatat dalam kondisi yang tidak sehat, terutama pada pagi hari. Berdasarkan data yang dirangkum dari situs pemantauan kualitas udara, Surabaya dan Tangerang Selatan menjadi dua wilayah dengan indeks kualitas udara (AQI) terburuk. Pada pukul 07.06 WIB, AQI di Surabaya mencapai 189, sedangkan Tangerang Selatan memiliki nilai 153. Keduanya masuk dalam kategori “tidak sehat”.
Pengaruh Polusi Udara Terhadap Kesehatan
Kondisi ini sangat berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung atau paru-paru. Dalam kategori “tidak sehat”, efek kesehatan mulai terasa, seperti gangguan pernapasan, batuk, atau iritasi mata. IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan jika kualitas udara berada dalam kategori ini.
Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga memberikan imbauan serupa, yaitu menggunakan masker khususnya untuk mereka yang tinggal di area dengan tingkat polusi tinggi.
Daftar Wilayah dengan Kualitas Udara Terburuk
Berikut adalah lima wilayah di Indonesia yang memiliki kualitas udara terburuk pagi ini:
- Surabaya, Jawa Timur: AQI 189 (kategori tidak sehat)
- Tangerang Selatan, Banten: AQI 153 (kategori tidak sehat)
- Tangerang, Banten: AQI 142 (kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Bandung, Jawa Barat: AQI 123 (kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Jakarta: AQI 107 (kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif)
Sementara itu, kota-kota lain seperti Medan dan Pekanbaru memiliki kualitas udara yang lebih baik. Medan mencatat AQI 39 dengan kategori “baik”, sementara Pekanbaru memiliki AQI 52 yang masuk dalam kategori “sedang”.
Kualitas Udara Secara Global
Di tingkat global, beberapa kota besar memiliki kualitas udara yang sangat baik. Tokyo dan Kyoto di Jepang mencatat AQI sebesar 11, sedangkan Osaka memiliki AQI 12 dan Vancouver di Kanada dengan AQI 13. Semua kota tersebut masuk dalam kategori “baik”.
Sebaliknya, beberapa kota besar di dunia memiliki kualitas udara yang sangat buruk. Contohnya:
- Kinshasa, Republik Demokratik Kongo: AQI 166 (kategori tidak sehat)
- Johannesburg, Afrika Selatan: AQI 156 (kategori tidak sehat)
- Lahore, Pakistan: AQI 154 (kategori tidak sehat)
- Santiago, Chili: AQI 134 (kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Karachi, Pakistan: AQI 118 (kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif)
Penjelasan Mengenai Indeks AQI
Indeks AQI (Air Quality Index) digunakan untuk menilai kualitas udara berdasarkan konsentrasi polutan. Indeks ini mempertimbangkan enam jenis polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Nilai AQI berkisar antara 0 hingga 500, dengan pembagian kategori sebagai berikut:
- Baik: 0–50
- Sedang: 51–100
- Tidak sehat bagi kelompok sensitif: 101–150
- Tidak sehat: 151–200
- Sangat tidak sehat: 200–299
- Berbahaya: 300–500
Kualitas udara dalam kategori “sangat tidak sehat” dapat merugikan kesehatan populasi yang terpapar, sementara kategori “berbahaya” berpotensi menyebabkan kerusakan kesehatan yang serius.





