Penemuan Jasad Wanita dalam Mobil Dinas di Bandara Juanda
Kabar mengejutkan datang dari Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur. Seorang wanita ditemukan meninggal dunia dalam sebuah mobil Toyota Innova yang terparkir di area bandara. Kejadian ini berlangsung pada Rabu (24/6/2026) dan langsung menjadi perhatian publik.
Mobil tersebut memiliki plat nomor M 1090 GP dengan pelat merah, sehingga diduga merupakan mobil dinas. Korban diduga adalah seorang sekretaris di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan. Meski belum ada konfirmasi resmi, informasi ini memicu kecurigaan dan penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwajib.
Video penemuan jasad wanita tersebut viral di media sosial. Video berdurasi 53 detik menunjukkan mobil Innova berwarna hitam di Bandara Juanda. Beberapa pria tampak mengintip melalui jendela mobil. Salah satu pria yang merekam video mengatakan, “Melaporkan pak, diduga meninggal, melahirkan di dalam, diduga ini masih. Karena ada orang di dalam perempuan, cewek, di Bandara Juanda, diparkir, pelat M 1090 GP pelat merah. Di Bandara Juanda, di parkiran.”
Selain itu, beredar video berdurasi 35 detik yang menampilkan cairan berwarna agak kemerahan di bawah mobil. Suara seorang pria dalam Bahasa Jawa menyebutkan, “Wanita hamil, mati di dalam mobil, ketokane wes suwi (sepertinya sudah lama), parkiran A 2, pelat nomor M 1090 GP pelat merah, Madura.”
Kronologi Penemuan Jasad
Penemuan jasad wanita dalam mobil Toyota Innova berpelat merah dengan nopol M 1090 GP terjadi pada pukul 11.30 WIB. Diduga korban adalah R, warga asal Kabupaten Bangkalan, Madura.
Awalnya, warga yang melintas di dekat mobil yang terparkir di jalur menuju Terminal 1 Bandara Juanda mencium bau tidak sedap. Driver taksi juga curiga setelah melihat cairan tidak normal keluar dari kendaraan berpelat merah tersebut.
Saat didekati dan dilihat melalui kaca jendela, mereka mendapati seorang wanita dalam kondisi tidak bergerak. Perempuan itu mengenakan pakaian berwarna kuning dan berjilbab. Tubuh korban tampak membengkak dan bagian perut terlihat membesar.
Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke petugas bandara. Setelah dicek, benar ada seorang wanita yang meninggal dunia di dalam mobil. Selanjutnya, penemuan itu dilaporkan ke pihak kepolisian.
Proses Evakuasi dan Penyelidikan
Evakuasi jenazah dari dalam mobil berlangsung cukup sulit karena posisi korban berada di dalam kabin mobil yang sempit. Petugas harus membuka akses secara hati-hati agar tidak mengubah kondisi di lokasi kejadian maupun barang bukti.
Evakuasi yang melibatkan tim Basarnas Surabaya membutuhkan waktu sekitar 30 menit sebelum jenazah berhasil dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengungkap penyebab kematian korban. Kapolsek Sedati, Iptu Masyita Dian Sugianto, mengatakan, “Memang benar ada penemuan jenazah di dalam mobil. Korban sudah dievakuasi, dan dibawa ke rumah sakit.”
Informasi tentang Mobil yang Terparkir
Petugas gabungan dari keamanan Bandara Juanda dan kepolisian langsung mengevakuasi korban dari dalam mobil. Penemuan jasad pertama kali terkuak dari bau busuk yang muncul. Pengguna jasa parkir terminal Bandara Juanda semula terganggu dengan bau menyengat itu.
Korban ditemukan berada di kursi depan sebelah kiri mobil Innova warna hitam. Saat itu juga petugas mengevakuasi korban untuk dibawa ke RS Pusdik Bhayangkara.
Petugas bandara melacak jejak dan riwayat mobil pelat merah tersebut. Data masuk parkir dari mobil yang bersangkutan di sistem parkir menunjukkan bahwa kendaraan dinas itu masuk parkir di Bandara Juanda T1 sejak Sabtu (20/6/2026). Kendaraan itu belum pernah keluar hingga akhirnya ditemukan jasad wanita di dalamnya.
Identitas Korban
Informasi yang dihimpun dari staf Dinas PRKP Pemkab Bangkalan, sosok perempuan dalam mobil itu diduga R. Sejak Senin (22/6/2026) pagi, R tidak bisa dihubungi. Ia disebutkan sebagai sekretaris di Dinas PRKP Pemkab Bangkalan.
“Chat WA-nya sudah centang satu, kebetulan anak saya berteman dengan anaknya (R). Bahkan pihak keluarga sudah sempat membuat laporan orang hilang kepada kepolisian,” ujar salah satu staf.
Tanggapan Kepala Dinas PRKP
Kepala Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan, Roniyun Hamid, mengungkapkan bahwa pihaknya masih bingung dengan keberadaan mobil dinas Innova M 1090 GP yang ada di area parkir Bandara Juanda Surabaya.
“Kami belum bisa memastikan siapa perempuan yang ada di dalam mobil dinas tersebut. Cuma betul kalau WA (R) sudah centang satu. Mohon waktu karena ini semua kumpul di kantor, kami masih syok,” ujar Roniyun.
Penutup
Kejadian ini menimbulkan banyak tanya dan rasa prihatin dari masyarakat. Polisi dan pihak berwajib masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kematian korban. Semua pihak berharap proses penyelidikan berjalan cepat dan transparan.





