Kekesalan Bobotoh Usai Laga Persib Bandung vs Persebaya Surabaya
Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Senin (2/3/2026), pukul 20.30 WIB, berakhir dengan skor imbang 2-2. Meskipun hasilnya menunjukkan keseimbangan, banyak kejadian yang dinilai janggal oleh para bobotoh, membuat mereka memberikan evaluasi terhadap permainan Maung Bandung.
Gol Persebaya Surabaya dicetak oleh Bruno Moreira lewat penalti di menit ke-44, dan Francisco Rivera di menit ke-83. Sementara itu, dua gol Persib Bandung datang dari Luciano Guaycochea di menit ke-51, dan Andrew Jung di menit ke-73. Meski begitu, beberapa momen dalam pertandingan ini memicu ketidakpuasan dari para pendukung.
Bobotoh menyoroti berbagai situasi yang menurut mereka tidak adil, seperti peluang Sergio Castel yang tidak dimanfaatkan secara optimal. Castel hanya dimainkan di menit ke-88, menggantikan Uilliam Barros. Dari pengamatan bobotoh, sentuhan pertama Castel di lapangan sangat mengesankan, namun durasinya terlalu singkat.
Beberapa komentar dari akun fanbase Persib Bandung menunjukkan kekecewaan terhadap wasit dan keputusan VAR. Contohnya, akun @persibjuara.id menyampaikan:
“CHECKING VAR
Possible Redcard
Possible Penalty
Possible Handball
Possible No Goal
diborong euy,”
Akun @chintyazm juga berkomentar:
“Semoga castel baik-baik saja, sayang banget menit bermainnya baru sedikit, soalna bau bau gacorrr,”
Sementara akun @bangrizky_goww menyatakan:
“Si kastel aing pisan, peluang saeutik ge langsung bahaya,”
Selain itu, bobotoh juga mengkritik tindakan wasit yang dianggap tidak objektif, terutama dalam kasus handball Ramon Tanque. Akun @serbayyyyg memberikan penjelasan mengenai aturan handball:
“Bola yang mengenai kaki lalu memantul ke tangan umumnya tidak dianggap handball (bukan pelanggaran), terutama jika bola bergerak cepat dan tangan berada dalam posisi alami atau tidak aktif. Ini sering disebut ball to hand (bola ke tangan), bukan hand to ball (tangan ke bola), kecuali posisi tangan secara tidak wajar memperbesar tubuh.”
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Persebaya Surabaya langsung tampil agresif sejak menit awal. Di menit ke-2, mereka nyaris mencetak gol melalui Rian Ardiansyah, namun tendangannya bisa ditepis oleh Teja Paku Alam. Pada menit ke-50, Persebaya mendapat sepak pojok pertama, namun bisa dihalau.
Di menit ke-19, Persebaya Surabaya mendapat tendangan bebas setelah Eliano Reijnders melanggar Francisco Rivera. Namun, bola bisa dihalau. Pelatih Bojan Hodak tampak kesal karena menurutnya Sadida melanggar Ramon Tanque, tetapi wasit tidak menghiraukannya.
Menit ke-39 menjadi momen penting, saat wasit mengecek VAR untuk potensi penalti Persebaya. Hasilnya, Bruno Moreira dipercaya sebagai algojo penalti dan berhasil menjebol gawang Teja Paku Alam. Skor 1-0 untuk Persebaya Surabaya.
Persib Bandung langsung bermain menekan. Hingga pada menit ke-42, Milos Raickovic menjatuhkan Ramon Tanque di tepi samping kotak putih. Tendangan bebas diberikan pada Maung Bandung, yang diambil oleh Luciano Guaychochea. Sayang, gol Kakang Rudianto dianulir karena dugaan handball.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Persib Bandung langsung bermain menyerang demi mengejar ketertinggalan. Di menit ke-50, Luciano Guaychochea mampu menjebol gawang Ernando Ari, membuat skor imbang 1-1.
Di menit ke-72, Persib Bandung kembali mencetak gol melalui Andrew Jung, yang menerima umpan Berguinho. Skor pun berubah menjadi 1-2 untuk Persib Bandung. Gol tersebut disahkan setelah wasit mengecek VAR.
Persebaya Surabaya terus berusaha membalikkan keadaan. Di menit ke-82, Francisco Rivera mencetak gol yang membuat skor menjadi 2-2. Pada menit ke-89, Sergio Castel mendapat peluang emas, namun tendangannya membentur tiang gawang.
Pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2. Para bobotoh tetap menantikan evaluasi dan peningkatan performa Persib Bandung di pertandingan selanjutnya. Mereka berharap keputusan wasit lebih objektif dan pemain seperti Sergio Castel dapat dimainkan lebih awal agar bisa memberikan dampak signifikan.
