Kelompok Bridge VC Unair Juara 1 Essay Competition Kadin Jatim
Pada ajang kompetisi essay yang digelar oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, kelompok Bridge VC dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya berhasil meraih juara pertama. Kompetisi ini menampilkan inovasi berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) yang bertujuan untuk mendukung pengembangan startup dan memperluas akses modal bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
Kompetisi ini diikuti oleh sebanyak 106 peserta dari lebih dari 10 perguruan tinggi di Jawa Timur. Selain fokus pada karya tulis, penilaian juga mencakup peluang implementasi ide di dunia industri. Kadin Jatim menekankan bahwa komunikasi, kolaborasi, dan keberanian menjadi kunci penting bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja dan bisnis.
Inovasi Berbasis AI yang Mengubah Cara Bisnis
Essay yang dipersembahkan oleh kelompok Bridge VC berjudul: Jembatan Kepercayaan Berbasis AI yang Dirancang untuk Mendukung Startup Indonesia, Mengubah Cara Komunikasi Bisnis dan Meningkatkan Akses UMKM terhadap Modal di Indonesia. Ide ini menawarkan solusi inovatif dalam meningkatkan kepercayaan antara investor dan UMKM melalui penggunaan AI sebagai alat komunikasi dan analisis data.
Juara kedua diraih oleh kelompok Invest Jatim dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur dengan karya bertajuk: Platform Untuk UMKM. Sementara itu, juara ketiga diberikan kepada kelompok Story Scale dari Unair dengan essay berjudul: Penguatan Investor Trust dan Skalabilitas UMKM Melalui Strategic Business Communication Berbasis AI Digital Storytelling.
Pentingnya Komunikasi dan Keberanian
Ketua Umum Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto, menegaskan bahwa suksesnya acara ini tidak lepas dari komunikasi dan kolaborasi antar mahasiswa lintas kampus. Ia menyatakan bahwa keberanian menjadi modal utama bagi mahasiswa dalam berkembang setelah lulus kuliah, baik di dunia kerja maupun usaha.
Menurut Adik, perbedaan besar antara dunia kampus dan industri terletak pada aspek kerja sama tim. Di kampus, kompetisi biasanya bersifat individual, sementara di dunia industri, kemampuan bekerja sama dan berkolaborasi sangat penting.
Kompetisi yang Diikuti Banyak Peserta
Selain tiga pemenang utama, panitia juga menetapkan juara harapan 1 dan 2. Juara harapan 1 diraih oleh kelompok Digital Bridge dari Universitas Mayjend Sungkono dengan karya: Menjembatani Kepercayaan, Mengakselerasi Pertumbuhan UMKM Jawa Timur. Sedangkan juara harapan 2 diperoleh oleh kelompok AI-Trust Guard System dari Universitas Jember melalui essay: Integrasi Crisis Communication dan Founder Credibility untuk Mengamankan Kepercayaan Investor di Era Disrupsi.
Komisi Tetap Bidang Industri Kreatif Kadin Jatim, Reno Bahelwan Miazaki, menyebut bahwa peserta kompetisi berasal dari lebih 10 perguruan tinggi di Jawa Timur. Ia menilai potensi dari daerah lain mulai muncul dan hasilnya cukup mengejutkan.
Penilaian Berbasis Peluang Implementasi
Lecturer of International Relations UPN Veteran Jawa Timur, Megahnanda Alidyan Kresnawati, mengapresiasi konsep kompetisi yang berbeda dibanding lomba essay umumnya. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berhenti pada karya tulis, tetapi juga mendorong implementasi ide di dunia industri.
Ia menyebut tantangan terbesar lomba essay selama ini adalah keberlanjutan ide setelah kompetisi selesai. Namun, dengan kegiatan seperti ini, peluang para peserta untuk mewujudkan idenya menjadi lebih besar, apalagi didukung oleh Kadin.
Kolaborasi Pentahelix yang Perlu Diperbanyak
Chairman of Ijadgrup Holding Mochammad Ali Arsyad menilai kegiatan ini menjadi contoh nyata kolaborasi pentahelix antara dunia usaha, akademisi, media, dan pemerintah. Ia membandingkan budaya kolaborasi di Indonesia dengan Hong Kong yang lebih sering mempertemukan berbagai unsur untuk berdiskusi bersama.
Event seperti ini, menurut Ali, harus diperbanyak agar kolaborasi antar sektor dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi pembangunan ekonomi nasional.




