Doa Setelah Sholat Subuh dan Dzikir yang Perlu Diketahui
Membaca doa setelah sholat subuh merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar dalam agama Islam. Ibadah ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi sarana untuk memohon berkah, perlindungan, dan kelancaran rezeki. Salah satu keutamaan dari menjalankan sholat fardhu lima waktu, khususnya sholat subuh, adalah membuka pintu rezeki yang lancar bagi hamba-Nya.
Allah SWT memerintahkan umatnya untuk melakukan zikir setelah sholat. Hal ini tercantum dalam Surah An-Nisa ayat 103:
“Apabila kamu telah menyelesaikan sholat, berzikirlah kepada Allah (mengingat dan menyebut-Nya), baik ketika kamu berdiri, duduk, maupun berbaring. Apabila kamu telah merasa aman, laksanakanlah sholat itu (dengan sempurna). Sesungguhnya sholat itu merupakan kewajiban yang waktunya telah ditentukan atas orang-orang mukmin.”
Untuk menyempurnakan ibadah kepada Allah SWT, setelah membaca zikir, disarankan untuk melanjutkan dengan membaca doa sholat. Berikut adalah bacaan doa setelah sholat subuh yang dapat dibaca agar rezeki lancar:
Doa Setelah Sholat Subuh:
Arab-latin:
bismillaahir rahmaanir rahiim. allaahumma dzis sulthaanil azhiim, wa dzil mannil qadiim, wa dzil wajhil kariim, wa waliyyil kalimaatit taammaati, wad da’awaatil mustajaabah, ‘aaqilil hasani wal husaini, min anfusil haqqi ‘ainil qudrati wan naazhiriina waainil insi wal jinni, wa in yakaadul ladziina kafaruu liyuzliquunaka bi-abshaarihim sami’udz dzikra, wayaquuluuna lammaa innahuu lamajnuun. wa maa huwa illaa dzikrul lil ‘aalamiin. wa mustajaabu luqmaanil hakiim. wa waritsa sulaimaanabni daawuuda ‘alaihimas salaam. al-waduud dzul ‘arsyil majiid. thawril ‘umrii, wa shahhih ajsaadii, waqdhi haajatii, waktsir amwaalii wa aulaadii, wahabbib lin naasi ajmaiin. wa tabaaadil ‘adaawata kulla mimbanii aadama ‘alaihis salaam. man kaana hayyaw wa yahiqqal qaulu ‘alal kaafiriin. wa qul jaa-al haqqu wa zahaqal baathil, innal baathila kaana zahuuqaa. wa nunazzilu minal qur- aani maa huwa syifaa-uw warahmatul lil mu’miniin. wa laa yaziiduzh zhaalimiina illaa khasaaraa. subhaana rabbika rabbil ‘ίζζατι ammaa yashifuun, wa salaamun ‘alal mursaliin, wal hamdu lillaahi rabiil ‘aalamiin.
Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, Dzat yang memiliki kekuasaan yang agung, yang memiliki anugerah yang terdahulu, memiliki wajah yang mulia, menguasai kalimat-kalimat yang sempurna, dan doa-doa yang mustajab, penanggung Hasan dan Husain dari jiwa-jiwa yang haq, dari pandangan mata yang memandang, dari pandangan mata manusia dan jin. Dan, sesungguhnya orang-orang kafir benar-benar akan menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, ketika mereka mendengar al-Qur’an dan mereka berkata, ‘Sesungguhnya (Muhammad) benar-benar orang yang gila, dan al-Qur’an itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat.’ Dan, yang mengijabahi Luqmanul Hakim, dan Sulaiman telah mewarisi Daud As. Al-Wadud (Allah adalah Dzat Yang Maha Pengasih) yang memiliki singgasana yang Maha Mulia, panjangkan umurku, sehatkan jasad tubuhku, kabulkan hajatku, perbanyaklah harta bendaku dan anakku (pengikutku), cintakanlah semua manusia dan jauhkanlah permusuhan dari anak cucu Nabi Adam As., orang-orang yang masih hidup (di hatinya), dan semoga tetap ancaman siksa bagi orang-orang kafir. Dan, katakanlah, ‘Yang haq telah datang, dan yang batil telah musnah. Sesungguhnya, perkara yang batil itu pasti musnah. Dan, Kami turunkan dari al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. Dan, al-Qur’an tidak akan menambah kepada orang-orang yang berbuat aniaya, melainkan hanya kerugian. Maha Suci Allah, Tuhanmu, Tuhan Yang Maha Mulia dari sifat-sifat yang diberikan oleh orang-orang kafir. Dan, semoga keselamatan bagi para rasul. Dan, segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam.”
Dzikir Setelah Sholat Subuh
Berikut beberapa rangkaian dzikir yang bisa dilakukan setelah sholat subuh:
-
Membaca Istighfar tiga kali:
Arab-latin:
“Astaghfirullah hal’adzim, aladzi laailaha illahuwal khayyul qoyyuumu wa atuubu ilaiih” -
Membaca Kalimat Tauhid:
Arab-latin:
“Laa ilaha illallah wakhdahu laa syarika lahu, lahul mulku walahul khamdu yukhyiiy wayumiitu wahuwa ‘alaa kulli syai’innqodiir” -
Memohon perlindungan dari siksa neraka:
Arab-latin:
“Allahumma ajirni minan-naar” (dibaca tiga kali) -
Memuji Allah dengan Kalimat:
Arab-latin:
“Allahumma angtassalam, wamingkassalam, wa ilayka ya’uudussalam fakhayyina rabbanaa bissalaam wa-adkhilnaljannata darossalaam tabarokta rabbanaa wata’alayta yaa dzaljalaali wal ikraam” -
Membaca Surat Al-Fatihah dan Ayat Kursi:
Ayat Kursi (Al-Baqarah : 255)
Arab-latin:
“Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyum. Laa ta’khudzuhuu sinatuw wa laa naum. Lahuu maa fis samaawaati wa maa fil ardh. Man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi idznih. Ya’lamu maa bayna aidiihim wa maa khalfahum. Wa laa yuhiithuuna bi syai-im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa-a. Wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardh walaa ya-uuduhuu hifzhuhumaa Wahuwal ‘aliyyul ‘azhiim.” -
Membaca Tasbih, Tahmid, Takbir, dan Tahlil:
- Tasbih: “Subhanallah” (33 kali)
- Tahmid: “Alhamdulillah” (33 kali)
- Takbir: “Allahu akbar”
- Tahlil: “Lailaha illallah”
Keutamaan Sholat Subuh
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa yang mengerjakan Sholat bardain (yaitu Sholat subuh dan ashar) maka dia akan masuk surga.” (HR.Bukhari 574 dan Muslim 635).
Selain itu, ada hadis lain yang menyebutkan:
“Barang siapa yang Sholat subuh berjamaah kemudian dia duduk berzikir kepada Allah hingga matahari terbit, lantas sholat dua rakaat, maka baginya seperti pahala haji dan umrah, Rasulullah bersabda, yang sempurna, sempurna, sempurna.” (HR. Tirmidzi).
