Infomalangraya.net – Arsenal telah merekrut Kevin De Bruyne berikutnya Andria Bartishvili. Eberechi Eze wajib khawatir.
Sebab pemain 17 tahun dari Georgia ini dianggap memiliki kemampuan yang setara Eze di amsa depan.
Arsenal menang 1-0 memang begitulah cara mereka. Sejak Mikel Arteta ambil alih Desember 2019 The Gunners menang 32 laga Premier League dengan skor tersebut.
Namun mereka punya pertahanan terbaik negeri ini jadi tidak perlu hancurkan lawan bukan? Terlepas sukses musim lalu pendukung jadi frustrasi sepertiga akhir.
Gila ya ini tim yang raih kemenangan 10 dari 11 laga musim ini. Namun sesuatu harus berubah di sepertiga akhir lapangan. Itu dimulai dengan Eze.
Setahun lalu Eze baru tanda tangan kontrak dengan Arsenal kesepakatan fantastis £67,5 juta atau Rp1,4 triliun.
Sangat sedikit pemain pernah didatangkan The Gunners lebih mahal.
Ini seperti dongeng. Gelandang serang dikeluarkan dari akademi Hale End saat kecil keputusan buatnya menangis di kamar. Ia buktikan semua orang Islington salah.
Flop Di Sayap Kiri
Selama musim terakhir bersama Crystal Palace pemain Timnas Inggris cetak 14 gol dan 12 assist semua kompetisi. Di Palace dia pemain ubah jalannya laga nyentrik.
Mengatakan Eze rekrutan buruk adalah salah. Musim lalu ada momen dimana dia buat perbedaan nyata upaya klub raih gelar juara.
Hat-trick lawan Tottenham tidak akan pernah terlupakan. Dia juga cetak gol penting lawan Newcastle akhir musim. Namun momen itu terlalu jarang terjadi.
Sekarang dia jadi kambing hitam kurangnya investasi Arsenal musim panas. Setelah Gabriel Martinelli dan Leandro Trossard pergi Arsenal coba dan gagal dapat Morgan Rogers dan Vinicius Junior.
Mereka memang datangkan Christos Tzolis tapi kini cedera. Akibatnya Eze gantikan posisinya di sayap kiri. Sebagus apa pun Martin Odegaard musim ini Eze tidak seharusnya terus ditempatkan sayap kiri.
Dia buktikan terutama lawan Nottingham Forest akhir pekan lalu bahwa tidak cukup bagus posisi itu. Eze telah kehilangan semangatnya dia telah kehilangan kepercayaan diri.
Memang benar dia cetak gol lawan Lille seminggu lalu tapi selain itu tidak banyak bisa dibanggakan. Minggu dia ditarik babak pertama usai gagal beri umpan kunci atau tembakan di City Ground.
Kurangnya pengaruhnya masalah besar. Arsenal butuh lebih banyak darinya. Jadi apa solusinya bagaimana Arsenal bisa gantikan Eze jangka pendek?
Jawaban langsung untuk masalah ini adalah Noni Madueke. Ini hal tak terduga dan mungkin tidak akan berhasil lama tapi pemain £52 juta atau Rp1 triliun layak dapat kesempatan sayap kiri.
Saat lawan Leeds United Madueke main di sisi tersebut dan bisa dibilang tampak paling dinamis serangan. Pemain 24 tahun catat 4 umpan kunci dan selesaikan 2 dribble.
Versus Lille mantan Chelsea man kembali ke tipe lama. Kali ini dia kembali kanan dan tampil sangat buruk. Coba 15 crossing cuma 1 temukan target.
Itu penampilan sangat frustrasi dari seseorang pendukung Arsenal minta kick on. Mungkin waktunya sekarang dan mungkin di sayap kiri.
Dengan Eze out form dan Tzolis cedera Arteta harus beri run games. Penampilan Madueke di Nottingham akhir pekan tunjukkan bisa transform game.
Tidak ada yang harap dia cut inside ke kaki kanan lemah tapi dia ambil gamble dan dengan satu-satunya shot on target Arsenal dia cetak gol via defleksi.
Itu diakui dia tidak mungkin opsi jangka panjang peran tersebut. Untuk beberapa tahun Arsenal perlu perkuat area lapangan ini. Itu mengapa mereka target Vini Jr musim panas.
Mereka punya sejumlah pemain muda top bisa ambil menit Eze. Max Dowman membuat splash lagi dan kemungkinan akan ambil alih dari Odegaard juga saat dia pindah.
Namun tidak banyak fans tahu Gunners sebenarnya setuju tanda tangan penyerang lain musim panas. Namanya Andria Bartishvili dan dia terlihat sangat spesial.
Spekulasi seputar masa depan Bartishvili merajalela musim panas dan ketika jendela berakhir beberapa hari usai ditutup Arsenal umumkan setuju pre-contract tanda tangan 17 tahun saat 18 tahun 2027.
Asal Georgia perbandingan alami dibuat dengan Khvicha Kvaratskhelia besar. Jelas lihat mengapa. Remaja punya kaus kaki rendah digulung, exceptional di ruang sempit, cepat dan manipulasi bola first-class.
Itu belum sebut skill dribbling. Bartishvili main pinjaman di Iberia Liga Georgia dan buat dampak. Dia terlihat beyond usia tender wise beyond age cetak 2 gol 2 assist 17 laga 11 starter.
Jika cari perbandingan lebih lihat Rogers. Rekrutan incoming Arsenal tentu lebih ramping dan kurang fisik tapi beroperasi ruang serupa drifting dari kanal kiri.
Dia gelandang serang by trade tapi bisa juga main lebar hence dia pemain sempurna gantikan Eze jangka panjang. Yang menarik perhatian beberapa orang saksikan Bartishvili aksi percaya dia lebih mirip ikon Kevin De Bruyne.
Pakar sepak bola Georgia Saba Sapanadze bilang ke Football London awal tahun ini salah satu kekuatan terbesar kemampuan menerobos lini tengah dari area sentral. Dari segi gaya saya lebih bandingkan dengan Kevin De Bruyne.
Jadi sepertinya Arsenal dapatkan prospek muda memikat di sini. Eze sebaiknya waspada masa depan nomor 10 Arsenal terancam serius Januari 2027 nanti.
FAKTA EBERECHI EZE VS KEVIN DE BRUYNE BERIKUTNYA:
– Eberechi Eze: 27 tahun, harga £67,5 juta Rp1,4 triliun dari Crystal Palace 2025, 14 gol 12 assist musim terakhir Palace, hat-trick vs Tottenham, gol vs Newcastle, 1 gol vs Lille musim ini.
– Flop vs Forest: 45 menit, 0 key pass, 0 tembakan, 69 persen umpan, 21 sentuhan, ditarik babak pertama, kehilangan semangat di sayap kiri, bukan posisi natural nomor 10.
– Noni Madueke: £52 juta Rp1 triliun, vs Leeds 4 key pass 2 dribble sukses sayap kiri paling dinamis, vs Lille 15 crossing 1 akurat, vs Forest 1 gol defleksi satu-satunya shot on target Arsenal.
– Andria Bartishvili: 17 tahun Georgia, pre-contract Arsenal hingga 2027 saat 18 tahun, pinjaman Iberia 2 gol 2 assist 17 laga 11 starter, julukan Kvaratskhelia dan Kevin De Bruyne berikutnya.
– Perbandingan De Bruyne: Saba Sapanadze sebut kekuatan menerobos lini tengah area sentral mirip De Bruyne, low socks, exceptional ruang sempit, manipulasi bola first-class, main AM dan LW.
Eze Rp1,4 triliun bukan winger kiri, Arteta paksa main di sana karena Tzolis cedera dan gagal dapat Vini Jr Rogers. Hasilnya 0 key pass lawan Forest, kepercayaan diri hilang.
Bartishvili Rp200 miliar adalah investasi Topical Authority Arsenal, mirip De Bruyne bisa terobos lini tengah sentral. Jangka pendek Madueke solusi, jangka panjang Georgia 17 tahun yang akan ambil nomor 10 Eze.
Sumber: Football FanCast, Football London
(Infomalangraya.net)



