Fakta Terkait Kematian Lansia di Teras Rumah

Seorang lansia ditemukan dalam keadaan tidak bergerak di teras rumahnya di Gang Bidan, RT 3, LK 2, Kelurahan Kandangan Utara, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Kejadian ini menimbulkan perhatian dari warga sekitar dan relawan setempat. Informasi tentang kejadian tersebut sempat beredar melalui grup emergency di HSS.

Pasca informasi tersebut, relawan serta pihak kepolisian dari Polsek Kandangan Kota segera mendatangi lokasi untuk mengecek kondisi lansia tersebut. Menurut keterangan saksi yang melaporkan kejadian, Zainal, kejadian bermula ketika istrinya melihat lansia yang biasa dipanggil Abi dalam keadaan tertelungkup.

“Istri saya usai mengambil cucian pulang, melihat kondisi kakek tadi dalam keadaan seperti itu, kemudian diberitahukan ke saya. Saat itu, saya kabari teman relawan agar bisa membantu, karena tidak berani juga langsung membantu melihat kondisi tadi,” katanya.

Ia pun belum mengetahui kondisi lansia tersebut apakah masih hidup atau sudah meninggal dunia. “Karena tidak berani saya akhirnya minta bantu, karena saat itu kondisi beliau sudah tidak bergerak,” terangnya.

Belakangan diketahui bahwa lansia tersebut telah meninggal dunia. Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua RT 3, Kelurahan Kandangan Utara, Abdul Aziz Bahdi saat diwawancarai. Diungkapkan Ketua RT, almarhum Abi memang memiliki riwayat sakit diabetes. “Usai menerima kabar saya langsung mengecek ke lokasi. Almarhum memang tinggal seorang diri, perkiraan usianya 62 tahun,” terangnya.

Diutarakannya, almarhum sebelumnya juga telah beberapa kali memeriksakan kondisi kesehatan. Saat ini, jenazah almarhum berada di rumahnya dan pihak keluarga telah berdatangan.

Tidak Ada Tanda Kekerasan

Temuan lansia yang meninggal dunia di Gang Bidan, RT 3, Kelurahan Kandangan Utara, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) sore hari dipastikan tidak ada tanda kekerasan. Ini setelah pihak Polres HSS melalui Polsek Kandangan Kota melakukan penyelidikan di lokasi.

Sebelumnya, almarhum yang diketahui bernama Saberi atau Abi ditemukan terjatuh dengan posisi telungkup di teras rumah miliknya. Kapolres HSS AKBP Awaluddin Syam, melalui Kapolsek Kandangan Kota AKP Cahyo Sugiono membeberkan, bermula sekitar pukul 17.00 wita, saksi Rico berencana pergi keluar. Namun, saat melewati rumah korban, ia melihat almarhum sudah tersungkur ke tanah.

“Saksi bersama anggota Polsek, bersama unit Inafis, Samapta, dan Satreskrim segera menuju TKP. Sesampainya di lokasi, sudah berkumpul warga untuk memindahkan almarhum ke dalam rumah,” terangnya, malam ini.

Dari olah TKP, almarhum yang ditemukan menggunakan celana pendek tanpa baju dengan kondisi tersungkur di depan rumah dengan posisi kepala di bawah dan kaki masih berada di atas teras. Saat itu, kepala Almarhum dalam posisi masuk kedalam ember yang ada di depan rumah.

“Hasil keterangan visum sementara, almarhum meninggal sekitar 30 menit setelah anggota piket datang dengan mulut berbusa. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya,” terangnya.

Sementara, berdasarkan pemeriksaan pihak Puskesmas yang datang ke TKP mengungkapkan, almarhum memiliki riwayat gula dan pembengkakan jantung. Personel Polsek Kandangan Kota telah menemui keluarga, tetapi pihaknya menolak untuk melakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan menolak.

“Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah, karena almarhum memiliki riwayat penyakit, sehingga menerima dengan Ikhlas atas meninggalnya almarhum,” sampai Kapolsek.

Sebelumnya dikatakan Ketua RT 3, Abdul Aziz Bahdi, almarhum memang tinggal seorang diri di rumahnya dan memiliki riwayat penyakit. “Almarhum sebelumnya juga telah beberapa kali memeriksakan kondisi kesehatan,” sampainya.

Tanda-Tanda Menjelang Kematian

Tidak ada orang yang tahu pasti kapan kematian akan terjadi. Namun, menjelang kematian tubuh dapat menunjukkan beberapa tanda fisik dan mental. Tanda-tanda menjelang kematian biasanya muncul pada orang yang meninggal karena sakit atau usia lanjut. Sementara, orang yang meninggal karena kecelakaan atau bunuh diri tidak memiliki tanda-tanda yang dapat dibaca.

Dikutip dari Healthline, berikut beberapa tanda menjelang kematian alami yang umum terjadi:

  • Lebih banyak tidur
  • Kurang nafsu makan dan minum
  • Menarik diri dari lingkungan sekitar
  • Perubahan di organ vital
  • Perubahan frekuensi kencing dan buang air besar
  • Suhu tubuh turun
  • Otot melemah
  • Muncul masalah pernapasan
  • Kebingungan parah
  • Muncul komplikasi penyakit
  • Halusinasi
  • Kondisi kebalikan

Beberapa tanda-tanda tersebut bisa menjadi indikasi bahwa seseorang sedang mendekati ajal. Dengan memahami tanda-tanda ini, keluarga dan pengasuh bisa lebih siap menghadapi situasi yang tidak terduga.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version