kaltim.Infomalangraya.net
, SAMARINDA – Kantor Kementerian Agama Kaltim resmi merilis jadwal imsakiah Ramadan 1447 hijriah atau 2026 untuk wilayah Kalimantan Timur.
Jadwal tersebut bisa menjadi pedoman bagi masyarakat Kaltim untuk mengetahui waktu imsak, salat lima waktu dan berbuka puasa selama Ramadan.
Untuk hari ini, waktu Magrib di wilayah Kota Balikpapan maupun Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang menjadi penanda berbuka puasa lebih cepat satu menit dibandingkan kemarin.
Di Balikpapan, dari sebelumnya pukul 18.34 WITA, kini berubah menjadi pukul 18.33 WITA. Begitu juga Mahulu, Magrib sebelumnya pukul 18.39 WITA, kini menjadi pukul 18.38 WITA.
Berikut adalah jadwal buka puasa Senin 23 Februari 2026:
-
Kabupaten Berau
pukul 18.28 WITA -
Kabupaten Kutai Barat
pukul 18.37 WITA -
Kabupaten Paser
pukul 18.36 WITA -
Kabupaten Penajam Paser Utara
pukul 18.34 WITA -
Kota Balikpapan
pukul 18.33 WITA -
Kota Bontang
pukul 18.30 WITA -
Kota Samarinda
pukul 18.32 WITA -
Kabupaten Mahakam Ulu
pukul 18.38 WITA -
Kabupaten Kutai Timur
pukul 18.29 WITA -
Kabupaten Kutai Kartanegara
- Kecamatan Anggana
pukul 18.31 WITA - Kecamatan Kembang Janggut
pukul 18.34 WITA - Kecamatan Kenohan
pukul 18.34 WITA - Kecamatan Kota Bangun
pukul 18.34 WITA - Kecamatan Kota Bangun Darat
pukul 18.34 WITA - Kecamatan Loa Janan
pukul 18.31.30 WITA - Kecamatan Loa Kulu
pukul 18.31.30 WITA - Kecamatan Marangkayu
pukul 18.30 WITA - Kecamatan Muara Badak
pukul 18.30 WITA - Kecamatan Muara Jawa
pukul 18.31 WITA - Kecamatan Muara Kaman
pukul 18.33 WITA - Kecamatan Muara Muntai
pukul 18.34 WITA - Kecamatan Muara Wis
pukul 18.34 WITA - Kecamatan Sangasanga
pukul 18.31 WITA - Kecamatan Samboja
pukul 18.31 WITA - Kecamatan Samboja Barat
pukul 18.31 WITA - Kecamatan Sebulu
pukul 18.31.30 WITA - Kecamatan Tabang
pukul 18.36 WITA - Kecamatan Tenggarong
pukul 18.32 WITA - Kecamatan Tenggarong Seberang
pukul 18.31.30 WITA.
Beberapa opsi doa berbuka puasa Ramadan yang bisa dibaca antara lain:
-
Doa yang berasal dari riwayat Abu Daud dari Sahabat Ibnu Umar ra. bahwa Rasulullah ketika berbuka puasa berdoa dengan membaca:
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Artinya: “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insyaallah.” -
Masih riwayat Abu Daud dari Mu’adz bin Zahrah, ia bercerita Rasulullah pernah berdoa saat berbuka puasa sebagai berikut:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.” -
Tambahan yang umumnya dibaca masyarakat:
اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Artinya: “Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki dan kasih sayang-Mu aku berbuka.” -
Riwayat dari Ibnu Sunni dari Mu’adz bin Zahrah:
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذي أعانَنِي فَصَمْتُ، وَرَزَقَنِي فأفْطَرْتُ
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang menolongku maka aku dapat berpuasa, dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka.” -
Masih riwayat dari Ibnu Sunni, tapi dari Sahabat Ibnu Abbas:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنا، وَعلى رِزْقِكَ أَفْطَرْنا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إنَّكَ أنْتَ السَّمِيعُ العَلِيمُ
Artinya: “Ya Allah, karena Kamu kami berpuasa, dan dengan rezeki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.” -
Doa berdasarkan riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni, dari Ibnu Umar yang berdoa:
اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.”





