Penjelasan Mengenai Dugaan Mark-Up Harga Mushaf oleh Taqy Malik
Taqy Malik, seorang YouTuber sekaligus penghafal Al-Quran, kembali menjadi sorotan setelah dugaan adanya penyalahgunaan dalam program wakaf Al-Qur’an yang dijalankannya. Isu ini muncul setelah Randy Permana, seorang selebgram yang tinggal di Arab Saudi dan juga sahabat Taqy Malik, mengungkapkan kronologi serta pengalamannya secara langsung.
Menurut Randy, program wakaf tersebut mulai berjalan pada 2023 ketika Taqy mulai membuka donasi wakaf Al-Qur’an yang dibeli langsung dari percetakan resmi di Madinah. Ia menjelaskan bahwa harga pabrik mushaf di sana sekitar 25 riyal. Namun, dalam program tersebut, ada selisih harga yang signifikan. Misalnya, harga standar untuk satu boks mushaf berkisar antara 10–15 riyal (sekitar Rp50.000), tetapi program wakaf tersebut meminta donasi hingga Rp100.000 per boks.
Randy mengaku sudah mengingatkan Taqy untuk tidak menyalurkan mushaf secara mencolok karena dapat membahayakan warga Indonesia. Ia menyebutkan bahwa pembelian dalam jumlah besar memicu perhatian otoritas setempat. Pada tahun pertama, Taqy membeli sekitar 3.000 mushaf, yang kemudian membuat pihak otoritas mengambil tindakan.
Pembatasan Pembelian Mushaf oleh Otoritas
Setelah pembelian dalam jumlah besar, pihak otoritas mulai membatasi pembelian mushaf. Randy menjelaskan bahwa hal ini dilakukan karena dikhawatirkan mushaf digunakan sebagai bisnis oleh jemaah umrah. Menurutnya, banyak jemaah yang menggunakan visa umrah dan menjual mushaf secara online, sehingga dilarang.
Kemudian, Randy mengatakan bahwa ia memberi saran kepada Taqy untuk melakukan distribusi mushaf secara bertahap agar tidak menimbulkan kecurigaan. Ia menyarankan agar Taqy tidak mendistribusikan ribuan mushaf sekaligus, melainkan secara cicilan 50–100 eksemplar per kali.
Namun, Taqy tetap melanjutkan program tersebut. Randy bahkan mengungkapkan bahwa Taqy juga membuka program sedekah makanan dengan harga yang jauh lebih mahal dibandingkan harga pasar. Hal ini juga menarik perhatian aparat setempat.
Reaksi Taqy Malik terhadap Tuduhan
Menanggapi tuduhan tersebut, Taqy Malik langsung menyampaikan undangan terbuka untuk Randy Permana. Ia mengundang Randy dan semua pihak yang melontarkan tuduhan untuk hadir dalam forum tabayyun secara terbuka. Undangan ini disampaikan melalui Instagram dan akan dipublikasikan secara terbuka.
Taqy menegaskan bahwa tujuan dari undangan ini adalah untuk mencari kebenaran, bukan untuk mencari pembenaran. Ia juga menekankan bahwa amanah adalah kehormatan yang harus dijaga dengan kejujuran.
Randy merespons ajakan Taqy dengan cepat. Ia mengajak Taqy untuk bertabayyun di Madinah dan meminta polisi Saudi menjadi penengah. Ia juga bersedia jika pertemuan dilakukan melalui live Instagram. Namun, Taqy menawarkan pertemuan di Indonesia terlebih dahulu, dengan syarat diskusi dilakukan di sini sebelum bertemu di Madinah.
Kesimpulan
Dugaan mark-up harga mushaf oleh Taqy Malik masih menjadi isu yang hangat dibahas. Meskipun Taqy telah membuka ruang untuk tabayyun, situasi ini menunjukkan pentingnya transparansi dan tanggung jawab dalam program wakaf. Selain itu, masalah ini juga menyoroti aturan yang diterapkan oleh otoritas Arab Saudi terkait penjualan mushaf.





