Kritik Dokter Tifa terhadap Aktivitas Jokowi di Tengah Isu Kesehatan
Seorang pegiat media sosial yang dikenal dengan kritik tajamnya, Dokter Tifa, kembali menyampaikan perhatian terhadap kondisi kesehatan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Isu ini muncul setelah beredarnya foto dan video yang menunjukkan Jokowi masih aktif melayani warga untuk berfoto bersama di kediamannya di Sumber, Solo, Jawa Tengah.
Perhatian Dokter Tifa terhadap aktivitas Jokowi muncul di tengah isu bahwa presiden tersebut sedang mengalami sakit berat. Hal ini memicu banyak pertanyaan di benak masyarakat, terutama mengenai alasan Jokowi tetap tampil di hadapan publik meskipun kondisi kesehatannya tidak jelas.
Keheranan Dokter Tifa: Sakit Berat Tapi Tetap Melayani Warga
Dokter Tifa menyampaikan keheranannya melalui cuitannya di media sosial X pada Sabtu (10/1/2026). Ia merasa heran karena meski disebut sedang sakit serius, Jokowi masih terlihat berdiri, tersenyum, dan melayani permintaan foto bersama dari warga yang datang silih berganti.
Menurut Dokter Tifa, penampilan Jokowi tersebut tidak sejalan dengan kondisi kesehatan yang tampak secara fisik. Ia menduga bahwa Jokowi sebenarnya sedang menahan rasa sakit. Bahkan, ia mencurigai adanya nyeri yang dirasakan oleh mantan kepala negara tersebut.
Selain itu, Dokter Tifa juga menyoroti gestur tubuh Jokowi yang dinilainya menunjukkan ketidaknyamanan. Ia menduga bahwa Jokowi mengalami rasa gatal yang sulit ditahan, sehingga terlihat terus menggaruk-garuk tubuhnya.
Pertanyaan Besar soal Sikap Dokter Kepresidenan
Kritik Dokter Tifa kemudian mengarah pada absennya penjelasan resmi dari pihak medis kepresidenan. Ia mempertanyakan mengapa hingga kini tidak ada satu pun pernyataan terbuka dari dokter Kepresidenan terkait kondisi kesehatan Jokowi.
Bagi Dokter Tifa, keheningan tersebut justru memunculkan spekulasi dan kekhawatiran di tengah masyarakat. Ia menilai bahwa informasi yang tidak jelas bisa memperburuk situasi dan memicu ketidakpercayaan terhadap pemerintahan.
Kritik Keras untuk Orang-Orang Terdekat Jokowi
Lebih jauh, Dokter Tifa melontarkan kritik tajam kepada orang-orang yang berada di lingkaran terdekat Jokowi. Ia menilai merekalah pihak yang paling bertanggung jawab atas kondisi ini. Menurutnya, Jokowi seharusnya tidak terus-menerus dimunculkan di hadapan publik apabila kondisi fisiknya benar-benar menurun.
Ia menyebut sikap membiarkan Jokowi tetap melayani masyarakat sebagai tindakan yang kejam. Ia juga menyoroti perubahan fisik Jokowi yang tampak jelas, mulai dari raut wajah yang semakin pucat hingga tubuh yang terlihat semakin kurus.
Saran Perawatan Khusus hingga ke Luar Negeri
Dilatarbelakangi rasa prihatin, Dokter Tifa menyarankan agar Jokowi segera mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif dan khusus. Ia bahkan menilai Jokowi seharusnya dibawa ke pusat terapi dan rehabilitasi autoimun di luar negeri.
Beberapa negara disebut memiliki fasilitas medis yang mumpuni, seperti Amerika Serikat, Jerman, hingga China. Ia berharap dengan perawatan yang tepat, kondisi kesehatan Jokowi bisa segera pulih.
Pernyataan Langsung Dokter Tifa
Dalam cuitannya, Dokter Tifa menyampaikan kritik dan keprihatinannya secara terbuka. “Kenapa tidak ada satu pun pernyataan dari Dokter Kepresidenan tentang sakitnya Hamba Allah ini ya?” tulis Dokter Tifa.
“Yang kejam itu ya orang-orang dekatnya yang terus-terusan membiarkan dia muncul melayani para Termul yang berdatangan, padahal sudah pucat pasi dan badan tinggal tulang begitu,” lanjut Dokter Tifa.
Pernyataan tersebut pun kembali memantik perdebatan di ruang publik, antara kepedulian terhadap kondisi kesehatan Jokowi dan kritik atas cara lingkaran terdekatnya menyikapi situasi tersebut.




