Laga Persik Kediri Vs Persijap Jepara Berakhir Tanpa Gol
Pertandingan antara Persik Kediri dan Persijap Jepara dalam laga pekan ke-26 Super League 2025/2026 berakhir dengan skor 0-0. Laga yang digelar di Stadion Brawijaya Kediri, Senin (6/4/2026) sore, berlangsung sangat ketat sejak awal hingga akhir.
Sejak peluit babak pertama ditiup, kedua tim langsung menunjukkan permainan agresif dan saling menekan. Intensitas pertandingan terbilang tinggi dengan beberapa peluang tercipta dari masing-masing kubu, meski belum bisa dikonversi menjadi gol.
Pada menit ke-24, pemain Persik Kediri, Imanol Garcia, harus menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran. Hingga memasuki menit ke-25, skor masih tetap 0-0 meskipun tekanan terus dilakukan oleh tim tuan rumah.
Persik Kediri sempat bersorak pada menit ke-28 setelah Jose Enrique mencetak gol. Namun, gol tersebut dianulir karena posisi offside dalam proses terjadinya gol. Memasuki menit ke-30, skor tetap bertahan 0-0. Peluang emas kembali didapatkan Persik melalui Supriadi, namun sepakannya masih melambung di atas mistar gawang Persijap Jepara.
Tambahan waktu enam menit di babak pertama tidak mampu dimanfaatkan kedua tim untuk mencetak gol. Hingga turun minum, skor tetap imbang tanpa gol.
Di babak kedua, Persik Kediri kembali mendapatkan peluang emas. Pada menit ke-56, wasit melakukan pengecekan VAR terkait dugaan handball di kotak penalti Persijap Jepara. Hasilnya, Persik Kediri mendapatkan hadiah penalti yang dieksekusi Jose Enrique pada menit ke-60. Namun, peluang tersebut gagal dimaksimalkan setelah eksekusinya tidak mampu menjebol gawang lawan.
Pertandingan terus berjalan sengit dengan sejumlah pergantian pemain dan kartu kuning, termasuk untuk Muhamad Firly pada menit ke-63. Hingga tambahan waktu tujuh menit di babak kedua, tidak ada gol tercipta dan skor 0-0 bertahan hingga peluit akhir.
Tanggapan Pelatih Persik Kediri
Pelatih kepala Persik Kediri, Marcos Reina Torres, mengaku kecewa dengan hasil tersebut meski tetap mengapresiasi performa timnya. “Ada rasa kecewa karena saya rasa Persik pantas untuk dapat tiga poin dan bermain bagus. Tapi ada satu gol yang dianulir dan penalti yang gagal, kami kurang beruntung. Inilah sepak bola, tidak selalu berakhir sesuai harapan,” katanya seusai pertandingan.
Meski demikian, pihaknya tetap mengapresiasi performa tim Persik Kediri dalam laga kali ini. “Kami tetap apresiasi karena tim tidak kebobolan dan bermain baik. Memang ada beberapa pemain absen seperti Ezra yang cedera, Hamra Hehanussa juga cedera, Adrian Luna akumulasi kartu, tapi ini jadi kesempatan pemain lain untuk tampil dan mereka tetap menunjukkan permainan yang bagus,” ujarnya.
Kesimpulan
Laga yang berlangsung sengit dan penuh tensi ini menjadi bukti bahwa Persik Kediri memiliki potensi besar dalam kompetisi. Meskipun tidak berhasil mencetak gol, performa tim tetap menunjukkan kemajuan. Dengan kondisi pemain yang sedikit terbatas, para pemain cadangan berhasil menunjukkan kemampuan mereka dan memberikan dampak positif dalam pertandingan.





