Dukungan Luar Biasa dari Bonek untuk Persebaya
Ribuan suporter Persebaya Surabaya, yang dikenal dengan sebutan Bonek, hadir dalam sesi latihan terakhir tim Bajol Ijo. Mereka datang untuk memberikan dukungan moril dan pesan penyemangat agar para pemain tampil tanpa beban dalam laga klasik melawan Arema FC.
Dalam aksi tersebut, muncul jargon “Bukan Derby Tapi Party” yang diteriakkan oleh perwakilan suporter sebagai motivasi agar pemain tampil bahagia namun tetap pantang menyerah. Pesan ini disampaikan oleh Capo Ipul di hadapan tim Persebaya, yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari ribuan Bonek lainnya.
“Pertandingan 28 bukan derby, tapi party,” teriak Capo Ipul. Dengan nada tegas, ia menambahkan pesan emosional kepada seluruh skuat, “Kalian harus bermain happy, bermain bahagia. Tidak boleh menyerah. Surabaya adalah kota pahlawan, bukan kota pecundang.”
Komitmen Pemain Persebaya
Suntikan motivasi dari Bonek tersebut disambut baik oleh pemain Persebaya, Francisco Rivera. Gelandang andalan Persebaya itu menegaskan komitmen seluruh penggawa Bajul Ijo untuk berjuang di lapangan. “Kita semua pemain tahu di pertandingan lawan Arema besok, akan berusaha maksimal untuk kamu (Bonek) dan semuanya,” ujar Rivera.
Meski menyadari laga tidak akan mudah, Rivera sangat yakin timnya bisa pulang membawa tiga poin dari kandang Arema FC. “Kami harus seratus persen dan dapat tiga poin,” pungkasnya.
Optimisme Pelatih Persebaya
Optimisme senada juga disampaikan oleh pelatih Persebaya, Bernardo Tavares. Pelatih yang pernah juara bersama PSM Makassar ini berjanji akan melakukan upaya terbaik demi meraih kemenangan. “Kami akan menampilkan permainan yang terbaik dan seratus persen. Terima kasih atas supportnya,” kata Bernardo Tavares.
Peluang Persebaya untuk memenangkan laga ini dinilai terbuka lebar. Selain mengantongi modal kemenangan 0-2 atas Malut United di laga terakhir, Persebaya juga memiliki rekor positif yang sangat kuat saat bertemu Arema FC. Dalam total 10 pertemuan terakhir sejak tahun 2020, Persebaya tidak pernah kalah dari Arema FC. Dari sepuluh laga tersebut, tujuh pertandingan berhasil dimenangkan Persebaya, sementara sisanya berakhir imbang, termasuk hasil seri 1-1 pada pertemuan putaran pertama lalu.
Modal Solid Arema FC
Di sisi lain, Arema FC juga memiliki modal solid jelang menjamu Persebaya, meski tidak bisa menggelar laga di kandang sendiri. Khusus untuk laga menjamu Persebaya, Arema FC belum bisa menggunakan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang demi kebaikan bersama mengingat tingginya tensi kedua kelompok suporter dan bayang-bayang Tragedi Kanjuruhan 2022 silam yang merenggut 135 nyawa usai kekalahan Arema FC 2-3 atas Persebaya.
Dengan begitu, berdasarkan rekomendasi aparat kepolisian dan regulator kompetisi, pertandingan pun resmi dipindahkan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali atau venue netral.
Sebagai tuan rumah, Arema FC layak percaya diri menyambut Persebaya setelah dua laga terakhir meraih kemenangan dan hasil imbang. Arema FC menang telak 2-0 dari Persis Solo pada (18/4), disusul hasil imbang 0-0 melawan Persib Bandung pada (24/4).
Performa Kiper Arema FC
Kiper Arema FC, Lucas Frigeri, yang tampil begitu luar biasa menjaga gawang Arema FC, mengatakan hasil itu merupakan tanggung jawabnya sebagai seorang penjaga gawang. “Kerja keras! dalam kehidupan seorang penjaga gawang, tidak ada pilihan lain selain bekerja keras. Saat bermain maupun tidak, kita harus selalu bekerja untuk memberikan yang terbaik saat dibutuhkan,” kata Frigeri.
“Saya sangat senang karena tidak kebobolan hari ini. Hal ini memberikan banyak kepercayaan diri bagi kami sebagai penjaga gawang, jadi saya merasa sangat bahagia,” sambungnya. “Namun, saya juga ingin memberikan tim saya. Semua pemain layak mendapatkan apresiasi dimana semua orang berjuang dan membantu saya hingga akhir. Selamat untuk semuanya,” imbuhnya lagi.
Lebih lanjut, Frigeri pun mengajak rekan-rekannya untuk mengalihkan fokus ke laga berikutnya kontra Persebaya. “Sekarang saatnya mencari motivasi baru. Kami memiliki pertandingan yang sangat penting berikutnya, yaitu laga klasik melawan Persebaya,” tegasnya. “Hal terpenting adalah terus bekerja keras dan tetap fokus agar kami bisa memberikan yang terbaik di pertandingan selanjutnya,” tutup eks penjaga gawang Madura United ini.
