Memperkuat Ibadah dalam Bulan Rajab Jelang Isra Miraj
Menyambut peringatan Isra Miraj pada Jumat, 16 Januari 2026, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan ibadah selama bulan Rajab. Karena Isra Miraj merupakan momen penting di mana Nabi Muhammad SAW menerima perintah shalat lima waktu dari Allah SWT, maka fokus utama dalam menjelang perayaan ini adalah meningkatkan kualitas hubungan dengan Tuhan.
Peringatan Isra Miraj jatuh pada tanggal 16 Januari 2026 yang bertepatan dengan 27 Rajab 1447 Hijriyah. Pada hari tersebut, menjadi libur nasional untuk merayakan peristiwa spiritual yang sangat berharga bagi umat Islam.
Amalan-Amalan yang Dianjurkan
Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan oleh umat Muslim untuk menyambut Isra Miraj:
1. Memperbanyak Istighfar
Istighfar adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam bulan Rajab. Menurut beberapa pendapat, bulan ini disebut sebagai bulan istighfar karena Allah akan mengampuni dosa-dosa kita, sebesar apa pun. Salah satu bacaan istighfar yang dianjurkan adalah Sayyidul Istighfar, yang dapat dibaca setiap pagi dan sore hari.
Bacaan Sayyidul Istighfar:
“Ya Allah, Engkaulah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau sudah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan berusaha selalu ta’at kepada-Mu, sekuat tenagaku Yaa Allah. Aku berlindung kepada-Mu, dari keburukan yg kuperbuat. Kuakui segala nikmat yang Engkau berikan padaku, dan kuakui pula keburukan-keburukan dan dosa-dosaku. Maka ampunilah aku ya Allah. Sesungguhnya tidak ada yg bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.”
2. Berpuasa
Puasa Rajab hukumnya sunnah jika dilaksanakan sewaktu-waktu. Niat puasa Rajab adalah:
“Nawaitu sauma ghadin fi syahri rojabi sunatan lillahi ta’alaa.”
Selain itu, bulan Rajab juga bisa digunakan untuk memperbanyak puasa sunnah seperti puasa Senin-Kamis atau puasa-puasa sunnah lainnya.
3. Memperbanyak Doa
Menjelang Isra Miraj, umat Islam juga dianjurkan untuk membaca doa Rajab sesuai anjuran Rasulullah SAW. Doa tersebut antara lain:
“Allohumma baarik lanaa fii rojaba wa sya’banaa wa ballighnaa romadhonaa”
Artinya: “Ya Allah berilah kami keberkahan di bulan Rojab dan Sya’ban dan sampaikan kami pada bulan Romadhon.”
4. Doa Pagi dan Sore
Setelah salat Subuh dan Maghrib, seorang muslim dianjurkan untuk membaca doa tertentu sebanyak 70 kali sambil mengangkat tangan, agar terhindar dari api neraka.
5. Zikir Jelang Isra Miraj
Salah satu zikir yang diajarkan Nabi Ibrahim kepada Nabi Muhammad SAW saat peristiwa Isra Mi’raj adalah:
“Laa haula walaa quwwata illa billah”
Artinya: “Tidak ada daya dalam menjauhi maksiat dan tidak ada upaya menjalankan ketaatan melainkan dengan pertolongan Allah.”
Zikir ini bisa dibaca kapan saja dan dalam keadaan apa pun. Meski mayoritas ulama tidak mewajibkan pembacaan zikir ini pada malam Isra Mi’raj, namun membacanya secara rutin dapat memberikan manfaat spiritual yang besar.
Isra Mi’raj adalah perjalanan agung Nabi Muhammad SAW dalam satu malam dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsho di Yerussalem, kemudian naik ke langit hingga Sidratul Muntaha untuk menerima perintah salat lima waktu langsung dari Allah SWT. Perjalanan ini menjadi momen penting dalam sejarah Islam dan menjadi dasar bagi amalan-amalan yang dianjurkan oleh para ulama.
Dengan memperbanyak amalan seperti istighfar, puasa, doa, dan zikir, umat Islam dapat mempersiapkan diri untuk menyambut Isra Miraj dengan hati yang lebih dekat kepada Allah SWT.





