Sosok Muslikin, Petugas PPSU yang Viral karena Kinerjanya di Jakarta Utara
Seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Jakarta Utara bernama Muslikin (41 tahun) kini menjadi sorotan publik. Ia viral di media sosial karena sering membagikan foto-foto kondisi lingkungan yang baru saja ia bersihkan. Aktivitasnya ini dilakukan melalui akun Instagram pribadinya dengan nama @skil_zona_sia_sia.
Melalui akun tersebut, Muslikin rutin mengunggah foto sebelum dan sesudah kebersihan lingkungan dilakukan. Hal ini menunjukkan perubahan yang signifikan setelah ia melakukan tugasnya. Selain itu, ia juga menyertakan konten-konten edukatif yang bertujuan untuk membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.
- Dalam beberapa unggahannya, Muslikin memperlihatkan bagaimana ia berusaha menghalau orang-orang yang membuang sampah sembarangan. Ia bahkan sering kali terlihat berada di lokasi-lokasi tertentu sejak subuh, mulai dari jam 3 atau 4 pagi, untuk memastikan lingkungan tetap bersih.
- Ia juga mengungkapkan bahwa kebanyakan orang yang membuang sampah sembarangan cenderung galak dan tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Berkat kinerjanya yang luar biasa, Muslikin mendapatkan penghargaan istimewa dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Penghargaan tersebut berupa tiket umrah yang diberikan dalam acara Rapat Besar di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada Rabu (15/4/2026). Dalam kesempatan itu, Pramono bahkan memanggil Muslikin ke atas panggung dan memberikan apresiasi yang tinggi atas kontribusinya.
Kejutan yang Membuatnya Bangga
Muslikin mengaku merasa sangat bangga ketika dipanggil oleh gubernur. Ia menyebutkan bahwa Pramono sudah melihat langsung konten-konten yang dibuatnya di media sosial. Dari situ, sang gubernur memutuskan untuk memberikan hadiah spesial kepada Muslikin.
“Kami dipanggil ke Balai Kota, ke Walikota, sampai ke Taman Ismail Marzuki. Saat itu, saya naik ke atas panggung dan diberi apresiasi serta tiket umrah,” ujar Muslikin.
Ia mengaku sempat gemetar saat berada di atas panggung. “Saya tak bisa berkata-kata. Rasanya campur aduk antara bangga, senang, dan gemeteran.”
Menurut Muslikin, ia sama sekali tidak pernah membayangkan akan mendapatkan hadiah seperti ini. “Saya tidak pernah punya impian untuk berangkat umrah. Jadi, saya masih merasa tidak percaya dengan apresiasi yang diberikan oleh gubernur.”
Awal Mula Kehidupan di Bidang Kebersihan
Sebelum menjadi viral, Muslikin hanya ingin membagikan hasil kerjanya setiap hari melalui media sosial. “Saya tidak sengaja membuat konten. Saya cuma nge-upload hasil kerja saya,” katanya.
Ia mengungkapkan bahwa tujuan utamanya adalah untuk membuktikan bahwa pasukan oranye benar-benar bekerja keras dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Selama ini banyak orang menganggap PPSU tidak bekerja maksimal. Saya ingin membuktikan bahwa kami benar-benar bekerja.”
Muslikin juga sering memperlihatkan perilaku negatif dari orang-orang yang membuang sampah sembarangan. Ia berharap dengan unggahannya ini, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan.
Keluarga yang Berkecimpung di Bidang Kebersihan
Muslikin berasal dari keluarga yang juga lama berkecimpung di bidang kebersihan. Ia mengungkapkan bahwa orang tuanya dan kakaknya juga bekerja sebagai petugas kebersihan.
“Orang tua saya bekerja sebagai petugas kebersihan sejak puluhan tahun lalu hingga pensiun pada 2022. Kakak saya juga bekerja sebagai PPSU di wilayah lain,” kata Muslikin.
Ia mulai terjun ke bidang kebersihan sejak 2014, awalnya bekerja di regu kebersihan tingkat kecamatan. Setelah itu, ia resmi menjadi anggota pasukan oranye pada 2016.
Awalnya, keputusan untuk bekerja di bidang kebersihan bukanlah pilihan utama, melainkan karena sulitnya mencari pekerjaan. Namun, ia bersyukur karena pekerjaan ini memberinya kesempatan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menafkahi keluarga.
Harapan untuk Masa Depan
Muslikin mengaku kini mulai mencintai pekerjaannya sebagai petugas kebersihan. Ia merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan tetap bersih.
“Jadi, saya rutin mengunggah aktivitas membersihkan lingkungan ke media sosial sebagai bentuk edukasi dan bukti bahwa petugas PPSU benar-benar bekerja,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman keluarganya yang bertahun-tahun mengabdi di bidang kebersihan dapat menjadi contoh bagi masyarakat. Ia juga mengajak warga untuk tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan, tetapi ikut menjaga kebersihan lingkungan bersama-sama.
