Rasa syukur terus terucap dari Yorda Bimau, ibu dari Yowel Sunbano, siswa kelas I Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 13 Kupang, Nusa Tenggara Timur. Putra sulungnya kini dapat mengenyam pendidikan gratis dengan fasilitas yang sebelumnya tak pernah mereka bayangkan, yakni makan terjamin, tinggal di asrama, serta seluruh kebutuhan belajar yang disediakan pemerintah.
Berdasarkan video yang beredar, Yorda, warga Desa Niunbaun, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, mengaku haru menyaksikan perubahan besar dalam kehidupan anaknya. Melalui Sekolah Rakyat, Yowel mendapatkan kesempatan belajar di lingkungan yang lebih layak dan aman.
“Di sini terjamin dengan makan minum, tempat tinggal. Karena di tempat tinggal kami punya rumah itu, tempat tinggalnya mungkin rumah itu pakai daun. Tapi di sini itu, tidurnya mungkin pakai spring bed, tapi kami pu rumah itu tidur alas kasur. Kadang-kadang tidur di tanah karena adik-adiknya banyak,” kata Yorda dikutip dari keterangan resmi, Jumat (9/1).
Ibu rumah tangga itu menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas program Sekolah Rakyat yang dirancang untuk membuka akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan.
“Dengan bantuan Bapak Presiden, anak saya boleh merasakan ini dan di keluarga kami juga dapat merasakan berkat yang banyak,” ujarnya.
Sejak Yowel bersekolah di SRMP 13 Kupang, keluarga Yorda juga menerima sejumlah bantuan sosial. Selain pendidikan gratis, mereka mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan perumahan, serta tambahan modal usaha untuk menopang kebutuhan sehari-hari.
Yorda dan suaminya hidup sederhana. Sang suami bekerja di kebun dan sesekali menjadi tukang bangunan. Mereka memiliki empat anak; satu masih duduk di kelas IV SD, sementara dua lainnya masih balita.
Setiap bulan, Yorda menempuh perjalanan sekitar 50 kilometer untuk menjenguk Yowel. Ada satu momen yang sangat membekas baginya. Saat itu, ia membawa sedikit uang tabungan dari bantuan PKH dan upah suaminya untuk diberikan kepada anaknya.
“Bapaknya dari uang tukangnya itu ada sisip kasih dia seratus, saya kasih dua puluh lima. Itu anak saya bilang, mama dan bapak ada uang ko. Itu saya bilang, mama dan bapak ada berkat sedikit, jadi adik simpan di celengan sa. Terus dia langsung peluk, kami do bapak menangis,” ujar Yorda mengenang.
“Dia bilang, di sini makan enak. Biar bapak dan mama bawa uang supaya bisa beli makanan kasih adik-adik dong. Dia bilang sudah, adik terima sa itu uang,” lanjutnya sambil menahan tangis.
Bagi Yorda, ungkapan sederhana tersebut mencerminkan perubahan sikap dan kedewasaan Yowel sejak bersekolah di Sekolah Rakyat. Ia berharap anaknya terus semangat belajar, meraih cita-cita, dan kelak membanggakan keluarga.
“Terima kasih banyak Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah membantu kami dengan program bantuan-bantuan yang kami dapati. Kami berdoa semoga Tuhan selalu memberikan kesehatan kepada Bapak. Terima kasih,” ujar Yorda.
Melalui program Sekolah Rakyat, pemerintah telah memberikan pendidikan gratis kepada 15.895 anak dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia. Program ini mencakup layanan pendidikan dari jenjang SD hingga SMA dengan fasilitas yang komprehensif.
Manfaat Program Sekolah Rakyat
-
Pendidikan Gratis
Anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat mengikuti pendidikan secara gratis, termasuk biaya sekolah, buku pelajaran, alat tulis, dan kebutuhan lainnya. -
Fasilitas Lengkap
Sekolah Rakyat menyediakan makanan terjamin, tempat tinggal di asrama, serta perlengkapan belajar yang cukup untuk memastikan anak-anak fokus pada pembelajaran. -
Bantuan Sosial Tambahan
Selain pendidikan, keluarga siswa juga mendapat bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan perumahan, dan modal usaha untuk meningkatkan kualitas hidup.
Pengalaman Keluarga Yorda
-
Perjalanan Jauh untuk Menjenguk
Setiap bulan, Yorda menempuh perjalanan sejauh 50 kilometer untuk menjenguk Yowel di sekolah. Perjalanan ini menjadi bentuk perhatian dan dukungan dari orang tua. -
Momen Berkesan dengan Uang Tabungan
Saat membawa uang dari bantuan PKH dan upah suami, Yorda melihat ekspresi bahagia dan rasa syukur dari Yowel. Ini menjadi momen yang sangat berharga bagi keluarga. -
Perubahan Sikap dan Kedewasaan
Yowel menunjukkan sikap yang lebih dewasa setelah bersekolah di Sekolah Rakyat. Ia mulai memahami arti kebersihan, kesehatan, dan pentingnya pendidikan.
Dampak Positif dari Program Sekolah Rakyat
-
Membuka Akses Pendidikan
Program ini memberikan kesempatan bagi anak-anak dari latar belakang ekonomi rendah untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. -
Memutus Rantai Kemiskinan
Dengan pendidikan yang baik, anak-anak dapat memiliki masa depan yang lebih cerah, sehingga membantu mengurangi angka kemiskinan di masyarakat. -
Meningkatkan Kualitas Hidup
Selain pendidikan, program ini juga memberikan bantuan sosial yang membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, tempat tinggal, dan kesehatan.
Program Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan peluang pendidikan, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan pendidikan yang layak, anak-anak seperti Yowel dapat meraih impian mereka dan menjadi generasi penerus yang lebih baik.





