Lonjakan Kunjungan Wisata di Kota Padang Selama Libur Lebaran
Selama masa libur Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran tahun 2026, Kota Padang menjadi salah satu destinasi wisata yang paling diminati. Berbagai tempat wisata di kota ini mencatatkan jumlah pengunjung yang sangat tinggi, menunjukkan kembalinya gairah pariwisata di ibu kota Provinsi Sumatera Barat tersebut.
Menurut data yang dirilis oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang, total kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran mencapai angka 183.078 orang. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan data tahun sebelumnya, yaitu pada libur Lebaran 2025, di mana jumlah wisatawan hanya menyentuh angka 123.046 orang. Artinya, terjadi peningkatan sebesar 49 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Faktor Utama yang Memicu Lonjakan Pengunjung
Salah satu faktor utama yang menyebabkan lonjakan pengunjung adalah durasi libur nasional dan cuti bersama yang cukup panjang. Pemerintah menetapkan masa libur Lebaran dari tanggal 18 hingga 24 Maret 2026. Waktu luang yang cukup lama ini dimanfaatkan oleh masyarakat, baik warga lokal maupun pemudik dari luar daerah, untuk menjelajahi berbagai keindahan alam yang ada di Kota Padang.
Pantai Air Manis Tetap Jadi Tujuan Favorit
Pantai Air Manis tetap menjadi destinasi utama yang diminati wisatawan. Destinasi yang legendaris ini dikenal dengan ikon Batu Malin Kundang. Selama libur Lebaran, sebanyak 67.150 wisatawan mengunjungi pantai ini. Ini membuat Pantai Air Manis menjadi tujuan favorit nomor satu bagi para pelancong.
Selain Pantai Air Manis, beberapa pantai lain di pesisir Kota Padang juga mencatatkan angka kunjungan yang mengesankan:
- Pantai Nirwana: Menduduki posisi kedua dengan 37.255 pengunjung.
- Pantai Caroline: Menarik perhatian 35.735 wisatawan.
- Pantai Pasir Jambak: Dikunjungi oleh 28.124 orang.
- Pantai Ujung Batu: Mencatatkan kunjungan sebanyak 4.830 orang.
Tidak hanya pantai di daratan utama, wisata bahari ke pulau-pulau kecil di sekitar Padang juga menjadi pilihan bagi mereka yang ingin mencari suasana lebih tenang. Pulau Pasumpahan berhasil menarik 1.725 pengunjung, disusul oleh Pulau Sirandah dengan 1.380 pengunjung.
Di sisi lain, wisata air tawar seperti air terjun dan pemandian juga mendapat perhatian dari wisatawan. Contohnya:
- Air Terjun Lubuak Tampuruang: Dikunjungi oleh 2.114 orang.
- Air Terjun Lubuk Hitam: Dikunjungi oleh 1.450 orang.
- Pemandian Lubuk Lukum di Lubuk Minturun: Dikunjungi oleh 1.230 orang.
Perubahan Minat Wisatawan
Tren wisata tahun ini menunjukkan pergeseran minat. Diko Riva Utama, Kepala Bidang Destinasi dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kota Padang, menyebutkan bahwa para pelancong lebih dominan memilih wisata pantai dan pulau. Di sisi lain, kunjungan ke area perbukitan dan sungai mengalami penurunan yang cukup terasa.
Penurunan ini disebabkan karena beberapa lokasi wisata di area tersebut masih dalam tahap pemulihan pascabencana alam. Meski demikian, objek wisata sejarah dan pendakian ringan seperti Gunung Padang tetap didatangi oleh 1.115 pengunjung.
Destinasi Lain yang Tetap Ramai
Beberapa destinasi lain yang tetap ramai dikunjungi wisatawan antara lain:
- Goa Kelelawar Padayo: Tercatat dikunjungi 600 orang.
- Teluk Buo: Dikunjungi sebanyak 370 orang.
Lonjakan kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di sekitar lokasi wisata Kota Padang. Dengan semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata, diharapkan perekonomian lokal bisa bangkit dan berkembang secara signifikan.





