Kecelakaan Akibat Jalan Rusak di Jakarta Barat
Sebuah kejadian yang menimbulkan kekhawatiran terjadi di Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat. Seorang ayah dan balita perempuan menjadi korban kecelakaan akibat jalan yang rusak. Kejadian ini berlangsung di area proyek MRT Fase 2A, yang membuat banyak orang prihatin dengan kondisi infrastruktur yang tidak aman.
Video tangisan balita dan luka sang ayah menyebar secara viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat bagaimana anak kecil itu menangis keras sambil memanggil ayahnya yang sedang berdarah. Tangisan itu menjadi perhatian banyak netizen yang merasa prihatin terhadap kejadian ini.
Jalan di lokasi kejadian tampak berlubang dan terdiri dari berbagai material seperti baja, beton, dan aspal tambalan. Hal ini membuat pengendara harus ekstra waspada saat melintas. Korban mengaku terjatuh saat melintas di depan Bakmi GM, sehingga mengalami luka serta kerugian materiil.
Pengakuan PT MRT Jakarta
PT MRT Jakarta mengakui bahwa lokasi kejadian termasuk dalam tanggung jawab proyek mereka. Menurut informasi yang diperoleh, pihak perusahaan telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan sedang dalam proses perbaikan jalan yang rusak. Kapusdatin Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinar Wenny, menyampaikan bahwa area tersebut memang berada di sebelah area pekerjaan proyek MRT. Ia juga menegaskan bahwa perbaikan sedang dilakukan.
Kepala Divisi Corporate Secretary MRT Jakarta, Rendy Primartantyo, mengonfirmasi bahwa jalanan rusak tersebut merupakan tanggung jawab perusahaan. Ia memastikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan dan perbaikan bersama kontraktor pelaksana proyek. Selain itu, Rendy juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menghubungi keluarga yang menjadi korban sebagai bentuk tanggung jawab dan tindak lanjut atas kejadian tersebut.
Tanggapan dari Netizen
Video kejadian ini menarik perhatian banyak netizen, terutama dari akun Instagram @rksobek dan @ijoeel. Dalam unggahan mereka, terdapat tangisan balita yang sangat menyentuh hati. Akun @rksobek menulis: “Papa berdarah,” jerit tangis balita terekam video. Sedangkan sang ayah memperlihatkan dagunya robek.
Selain itu, akun @ijoeel juga memberikan komentar yang menunjukkan kepedulian terhadap situasi ini. Ia menulis: “Bayangin aje itu ente jadi korban nya disitu… Tolong lah yee reduce dampak negatif proyek. Bapak & anak gak cuma luka tapi juga rugi materil, dan trauma.”
Kreator konten tersebut kemudian mendatangi lokasi kejadian dan memberikan tanda putih agar pengendara berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut. Ia menjelaskan bahwa jalan tersebut terdiri dari tiga komponen material yang berbeda, yaitu baja di bagian kiri, beton di bagian kanan, dan aspal di bagian tengah untuk menambal lubang.
Langkah yang Diambil oleh MRT Jakarta
MRT Jakarta berjanji akan segera menangani laporan dan temuan kerusakan jalan di lapangan. Tim lapangan MRT Jakarta juga akan melakukan pengawasan serta evaluasi metode pengerjaan proyek untuk meminimalisir berulangnya kejadian serupa. Rendy juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di sekitar area konstruksi dan mengikuti rambu serta arahan petugas di lapangan.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan pihak terkait dapat lebih memperhatikan keselamatan pengguna jalan dan memastikan bahwa proyek pembangunan tidak membahayakan masyarakat sekitar.





