Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, berhasil meraih posisi terdepan dalam kualifikasi MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Sabtu (16/5/2026). Performa yang luar biasa dari rider muda asal Spanyol ini menjadi sorotan utama karena ini merupakan pole position pertamanya sejak MotoGP Jepang 2024.
Keberhasilan Acosta juga menjadi momen penting bagi KTM, karena ini adalah pertama kalinya tim pabrikan Austria tersebut menguasai posisi start terdepan setelah hampir enam tahun lamanya. Sebelumnya, Pol Espargaro mencatatkan pole position pada GP Eropa 2020.
Pedro Acosta Dominasi Kualifikasi
Acosta menunjukkan kecepatannya sejak awal sesi Q2 MotoGP Catalunya 2026. Pada run pertamanya, ia mencatatkan waktu 1 menit 38,118 detik dan langsung memimpin klasemen sementara. Di percobaan terakhir, Acosta memperbaiki waktunya dan memastikan posisi pole tetap aman di tangannya.
Hasil ini menjadi pencapaian spesial bagi Acosta, yang akhirnya kembali start terdepan setelah terakhir kali melakukannya di Motegi pada musim 2024. Keberhasilannya juga menjadi bukti bahwa KTM kembali bangkit dalam kompetisi MotoGP.
Franco Morbidelli Tampil Mengesankan
Selain Acosta, Franco Morbidelli dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team juga tampil mengesankan. Ia mampu mengamankan posisi kedua di grid MotoGP Catalunya 2026 setelah tampil konsisten sejak sesi Q1.
Morbidelli bahkan menjadi pembalap tercepat di Q1 pada lap terakhirnya. Ia berhasil mengungguli Jorge Martin yang sempat memimpin sebelum mengalami crash di Tikungan 5. Hasil ini menjadi pencapaian terbaik Morbidelli sejak Sepang musim lalu.
Kehadirannya di barisan depan juga membuat legenda MotoGP Valentino Rossi tampak puas melihat performa tim VR46.
Alex Marquez juga menunjukkan kemampuannya dengan mengamankan posisi ketiga di grid. Rider BK8 Gresini Racing MotoGP itu membuktikan dirinya mampu bersaing dalam perebutan podium Sprint maupun balapan utama.
Marco Bezzecchi Terjatuh, Francesco Bagnaia Tersingkir
Nasib buruk dialami oleh Marco Bezzecchi, yang datang sebagai pemimpin klasemen sementara MotoGP 2026. Ia mengalami kecelakaan di Tikungan 2 saat run kedua Q2 berlangsung. Crash tersebut membuatnya gagal memperbaiki catatan waktunya dan harus puas berada di posisi ke-12 grid.
Sementara itu, Francesco Bagnaia, juara dunia Ducati Lenovo Team, gagal lolos dari Q1 setelah hanya menempati posisi ketiga sesi tersebut. Meskipun sempat difavoritkan lolos ke Q2, lap cepat Franco Morbidelli pada akhir sesi membuat Pecco tersingkir dan harus start dari posisi ke-13.
Pembalap Lain yang Berhasil Masuk Top Ten
Fabio Quartararo kembali menunjukkan potensi Yamaha dengan naik ke posisi ketujuh pada akhir Q2. El Diablo sempat melesat tajam ketika run kedua berlangsung sebelum gagal menembus dua baris terdepan.
Johann Zarco dari Castrol Honda LCR juga mencatatkan hasil positif dengan mengamankan posisi kelima dan mencatat top ten keempatnya dalam lima seri terakhir MotoGP 2026.
Fabio Di Giannantonio menjadi Ducati terbaik di grid setelah finis keenam. Posisi ini cukup penting mengingat Bagnaia gagal tampil kompetitif sejak sesi Q1.
Brad Binder, Jorge Martin, dan Joan Mir juga masuk sepuluh besar. Binder akhirnya kembali menembus top ten grid untuk pertama kalinya sejak Sachsenring 2025.
Sprint Race Diprediksi Sengit
Hasil kualifikasi yang penuh kejutan membuat Sprint Race MotoGP Catalunya 2026 diprediksi berlangsung sengit. Pedro Acosta memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan pertamanya musim ini, tetapi tekanan dari Morbidelli dan Alex Marquez dipastikan tidak mudah.
Di sisi lain, Marco Bezzecchi dan Francesco Bagnaia wajib tampil agresif sejak lap awal jika ingin menyelamatkan poin penting dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.
Situasi ini membuat balapan sprint di Barcelona dipastikan menjadi salah satu tontonan paling menarik musim ini.




