Penangkapan Pelaku Pembunuhan Anak Politikus PKS di Cilegon
Pembunuh MAHM (9), anak dari seorang politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kota Cilegon, akhirnya berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian. Kejadian ini terjadi pada Jumat (2/1/2026) saat pelaku sedang mencoba melakukan aksi pencurian di rumah mewah milik mantan anggota DPRD Kota Cilegon, Roisyudin Sayuri, yang berada di Pabuaran, Kelurahan Ciwedus.
Menurut informasi yang diperoleh, pelaku merupakan seorang spesialis pencuri rumah kosong dan saat ini bekerja di sebuah perusahaan besar bernama Chandra Asri. Meski sebelumnya diduga sebagai tindakan perampokan, polisi memastikan bahwa kematian korban adalah murni pembunuhan karena tidak ada barang berharga yang hilang dari lokasi kejadian.
Aksi Pencurian yang Berujung pada Pembunuhan
Kejadian awalnya terjadi pada hari Minggu (28/12), ketika pelaku mencoba melakukan pencurian di rumah tersebut. Dari rekaman CCTV, diketahui bahwa pelaku membawa brankas keluar rumah menggunakan kursi roda, namun gagal mengambilnya. Setelah itu, pelaku kembali ke lokasi untuk melanjutkan aksinya pada momen tahun baru.
Pada aksi kedua tersebut, pelaku tertangkap basah oleh asisten rumah tangga (ART) yang sedang membersihkan rumah. Saat itu, pelaku panik dan mencoba kabur, tetapi terpeleset dan jatuh. ART kemudian memberitahu warga setempat dan pihak kepolisian.
Penangkapan yang Dramatis
Penangkapan pelaku berlangsung dramatis karena pelaku sempat menodongkan pistol kepada warga. Namun, setelah ditangkap, ternyata pistol tersebut adalah mainan jenis gas. Petugas Brimob langsung datang setelah penangkapan.
Menurut Dede Rohana, anggota DPRD Provinsi Banten, pelaku memiliki keterkaitan dengan kasus di BBS III. Ia menyebutkan bahwa rumah tersebut sering dikosongkan setiap akhir pekan karena pemiliknya tinggal di BSD, Tangerang. Hal ini membuat pelaku merasa aman untuk melakukan aksi pencurian.
Kronologi Kematian MAHM
MAHM ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di rumahnya di kawasan BBS III, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan/Kabupaten Cilegon, pada Selasa (16/12/2025). Saat ditemukan, tubuh korban penuh luka tusukan.
Awalnya, insiden bermula saat rumah Maman disatroni oleh pelaku perampokan. Ketika anak korban memergoki aksi pelaku dan berteriak, pelaku yang panik langsung menusuk korban dengan pisau sebelum melarikan diri.
Polisi Pastikan Bukan Perampokan
Polisi memastikan bahwa kematian MAHM bukanlah akibat perampokan, melainkan pembunuhan. Hal ini diketahui setelah petugas melakukan pemeriksaan terhadap delapan orang saksi dan mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV dari sekitar lokasi.
Hasil pemeriksaan awal mengonfirmasi bahwa korban mengalami luka fatal akibat tusukan benda tajam. Selain itu, polisi juga memastikan bahwa tidak ada barang berharga yang hilang dari rumah Maman.
Fakta-Fakta Penting
- Pelaku adalah seorang spesialis pencuri rumah kosong.
- Saat penangkapan, pelaku ditemukan sebagai karyawan di perusahaan besar.
- Tidak ada barang berharga yang hilang dari lokasi kejadian.
- Polisi memastikan kematian korban adalah murni pembunuhan.
- CCTV di lokasi kejadian rusak selama dua minggu.
Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya pengawasan dan keamanan di lingkungan tempat tinggal. Dengan adanya kejadian seperti ini, masyarakat diharapkan lebih waspada dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan rumah.
