Jannik Sinner dan Aryna Sabalenka Dekati Rekor Langka “Sunshine Double”
Dua bintang tenis dunia, Jannik Sinner dan Aryna Sabalenka, kini berada di ambang pencapaian yang sangat langka dalam sejarah olahraga ini. Mereka sedang memburu gelar “Sunshine Double”, istilah yang digunakan untuk menyebut petenis yang berhasil meraih juara di dua turnamen besar secara beruntun, yaitu Indian Wells dan Miami Open dalam satu musim.
Turnamen Indian Wells dan Miami Open diselenggarakan di lapangan keras dan digelar dalam waktu yang relatif dekat, sekitar tiga minggu, biasanya pada bulan Maret hingga April. Kedua pertandingan ini menjadi ajang penting bagi para atlet tenis untuk menunjukkan performa terbaik mereka.
Sinner, yang baru saja memenangkan BNP Paribas Open 2026, kini melangkah ke final Miami Open setelah mengalahkan Alexander Zverev dengan skor 6-3, 7-6(4). Kemenangan ini memperpanjang rekor kemenangan set beruntun Sinner di turnamen ATP Masters 1000 menjadi 32 set, sejak ia tampil sempurna di Paris Masters pada Oktober 2025 lalu.
Di sisi lain, Sabalenka juga menunjukkan dominasinya dengan mengalahkan rivalnya, Elena Rybakina, dengan skor 6-4, 6-3. Ia tampil agresif dengan servis tajam dan tekanan konsisten yang membuat lawannya kesulitan berkembang.
Tantangan di Final
Meski peluang terbuka lebar, jalan menuju “Sunshine Double” tidak mudah. Sinner akan menghadapi Jiri Lehecka, petenis asal Ceko yang tampil apik sepanjang turnamen. Lehecka hanya kehilangan satu set sepanjang Miami Open kali ini, yakni saat mengalahkan Taylor Fritz dengan skor 6-4, 6(4)-7, 6-2. Selain itu, ia selalu menang dua set dalam perjalanan ke final sejak babak 64 besar.
Di sektor putri, Sabalenka akan menghadapi Coco Gauff, petenis muda Amerika yang tampil impresif sepanjang turnamen. Meskipun persaingan akan ketat, Sabalenka tetap percaya diri. “Menurut saya, saya melakukan segalanya dengan benar,” ujarnya, dikutip dari Straitstimes.
Sejarah “Sunshine Double”
Jika keduanya berhasil meraih gelar di Miami Open 2026, maka dunia tenis akan menyaksikan momen langka: dua pemain dari sektor putra dan putri meraih “Sunshine Double” di tahun yang sama. Terakhir kali hal ini terjadi adalah pada 2016, saat Novak Djokovic dan Victoria Azarenka mencapai prestasi serupa.
Prestasi ini bukanlah hal biasa. Dibutuhkan konsistensi tinggi dalam waktu singkat untuk mencapai hal tersebut. Pemain harus memenangkan 12 pertandingan beruntun dalam kurun tiga pekan di dua turnamen berbeda dengan kondisi lapangan yang tidak sepenuhnya sama.
Sebanyak 11 petenis telah mencapai prestasi ini (7 pria dan 4 wanita), 10 di antaranya pernah menjadi nomor satu dunia. Michael Chang menjadi satu-satunya yang tidak mencapai posisi tersebut, sementara 10 di antaranya juga pernah menjadi juara Grand Slam. Marcelo Rios adalah satu-satunya pengecualian.
Daftar Peraih Gelar “Sunshine Double”
Berikut adalah daftar pemain yang pernah meraih gelar “Sunshine Double”:
- Jim Courier – 1991
- Michael Chang – 1992
- Pete Sampras – 1994
- Steffi Graf – 1994 dan 1996
- Marcelo RÃos – 1998
- Andre Agassi – 2001
- Kim Clijsters – 2005 (memenangkan 14 pertandingan sebagai pemain non-unggulan)
- Roger Federer – 2005, 2006, dan 2017
- Novak Djokovic – 2011, 2014, 2015, dan 2016
- Victoria Azarenka – 2016
- Iga Swiatek – 2022





