Penjualan Honda di China Mengalami Penurunan Signifikan
Penjualan Honda di pasar China terus mengalami penurunan yang cukup signifikan, hingga mencapai penurunan sebesar 48 persen. Hal ini memaksa perusahaan untuk melakukan penyesuaian produksi dan menghentikan beberapa model mobil yang tidak lagi laku di pasar tersebut.
Beberapa model yang terkena dampaknya antara lain Honda ZR-V, Fit, Accord e:PHEV, dan e:NS1. Model-model ini mulai mengalami pengurangan produksi, penghentian pemesanan baru, atau bahkan penghapusan dari daftar produk yang dipasarkan.
Pada April 2026, penjualan Honda di China hanya mencapai 22.595 unit. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 48,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, total penjualan pada Januari hingga April 2026 hanya mencapai 145.065 unit, turun 28% dibandingkan tahun sebelumnya.
Honda beroperasi di China melalui dua perusahaan patungan, yaitu GAC Honda dan Dongfeng Honda. Kedua perusahaan ini bertanggung jawab atas produksi, penjualan, dan jaringan dealer Honda di negara tersebut.
Model yang Terkena Dampak
Salah satu model yang terkena dampak adalah Honda ZR-V, yang diluncurkan pada Agustus 2022. Saat ini, model ini jarang muncul dalam promosi dealer. Dealer lebih fokus pada penghabisan stok yang tersisa. Harga ZR-V juga mengalami penurunan besar, dari sekitar 210.000 yuan (sekitar Rp475 juta) menjadi hanya sekitar 84.800 yuan (sekitar Rp192 juta).
Selain ZR-V, Honda Fit yang sudah diproduksi di China sejak 2003 juga dikabarkan berhenti menerima pesanan baru sejak awal 2026. Penjualan saat ini hanya mengandalkan stok yang masih tersedia di dealer. Model Honda LIFE, yang merupakan “saudara” dari Fit dan diproduksi oleh Dongfeng Honda, juga mengalami kondisi serupa.
Honda Accord e:PHEV juga mulai memasuki fase penghabisan stok dengan promosi besar-besaran. Pada Februari 2026, Honda memberikan diskon hingga harga turun menjadi 138.800 yuan (sekitar Rp315 juta) untuk sekitar 1.000 unit. Meski belum ada pengumuman resmi penghentian produksi, belum terlihat adanya tambahan produksi baru.
Pengurangan Produksi dan Perubahan Strategi
Honda Integra juga mengalami pengurangan varian pada 2026. Versi transmisi manual dihapus dan produksi kini difokuskan pada pilihan yang lebih sedikit. Sementara itu, Honda e:NS1, mobil listrik yang diperkenalkan pada 2022, mulai kehilangan daya saing karena ketatnya persaingan dengan merek mobil listrik lokal China.
Pengurangan produksi ini juga sejalan dengan langkah Honda merombak pabriknya di China. Pabrik GAC Honda di Huangpu, Guangzhou, yang memproduksi ZR-V, Fit, dan Integra, dijadwalkan berhenti beroperasi pada Juni 2026. Pabrik Dongfeng Honda di Wuhan juga direncanakan ditutup pada 2027.
Akibat restrukturisasi ini, kapasitas produksi mobil bermesin bensin Honda di China diperkirakan turun dari sekitar 1,2 juta unit per tahun menjadi 720 ribu unit per tahun.
Tren Pasar Otomotif China
Penjualan Honda di China memang terus melemah dalam beberapa tahun terakhir. Sepanjang 2025, Honda menjual 645.345 kendaraan, turun 24,28% dibanding tahun sebelumnya dan jauh dari masa kejayaannya pada 2020 yang menembus lebih dari 1,6 juta unit.
Penurunan ini menunjukkan persaingan di pasar otomotif China semakin ketat, terutama karena banyak konsumen beralih ke mobil listrik buatan merek lokal seperti BYD dan produsen domestik lainnya. Bahkan Toyota juga mengalami penurunan penjualan di China, meski tidak sedalam Honda.




