Persija Jakarta Aktif dalam Perekrutan Pemain Baru
Persija Jakarta tercatat cukup aktif dalam mendatangkan pemain baru pada paruh musim Super League 2025-2026. Klub berjuluk Macan Kemayoran ini disebut-sebut memiliki potensi untuk mengalahkan rival abadinya, Persib Bandung, dalam perburuan gelandang naturalisasi Timnas Indonesia, yaitu Joey Pelupessy.
Ketertarikan Persija terhadap Joey Pelupessy muncul karena kebutuhan mendesak untuk memperkuat lini tengah mereka. Terlebih, Persija Jakarta dikabarkan hampir gagal mengamankan tanda tangan gelandang muda diaspora, Ivar Jenner. Situasi tersebut membuat Persija mulai beralih ke opsi lain yang dinilai lebih realistis namun tetap berkualitas.
Hingga saat ini, Persija telah mendatangkan empat pemain baru, yaitu Alaaeddine Ajaraie, Paulo Ricardo, Fajar Fathur Rahman, dan Shayne Pattynama. Aktivitas agresif ini menunjukkan keseriusan Persija untuk tetap berada dalam jalur perebutan gelar juara. Namun, meski sektor lain mulai terisi, lini tengah Persija masih menyisakan persoalan besar.
Beberapa gelandang kunci mengalami cedera, sementara sebagian lainnya harus absen akibat sanksi akumulasi kartu. Kondisi ini membuat pelatih Mauricio Souza membutuhkan sosok gelandang berpengalaman yang bisa langsung memberi dampak instan.
Sebelumnya, nama Ivar Jenner sempat menjadi rumor terkuat, dikaitkan dengan Persija Jakarta. Apalagi, kontrak Jenner yang akan berakhir musim ini bersama FC Utrech membuat rumor semakin liar. Namun, hingga kini belum ada kepastian resmi, dan peluang transfer itu mulai meredup.
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa Ivar Jenner belum pasti bergabung dengan Macan Kemayoran. Hingga saat ini ia belum menerima laporan dari tim pelatih Persija untuk mendatangkan Ivar Jenner. Pasalnya, semua keputusan untuk mendatangkan pemain baru ada di tangan pelatih Persija, Mauricio Souza.
Prapanca mengatakan bahwa penyerapan Fajar Fathurrahman dan Alaeddine Ajaraie juga merupakan rekomendasi dari sang pelatih. “Belum ada yang sampai ke meja saya,” ucap Mohamad Prapanca dikutip dari BolaSport.com, pada Senin (19/1/2026) lalu.
Salah satu nama kini mencuat justru Joey Pelupessy, pemain yang sebelumnya lebih dulu dikaitkan dengan Persib Bandung. Rumor ketertarikan Persija kepada Joey Pelupessy sejatinya bukan kabar baru. Pada Oktober 2025 lalu, Persija dan Persib disebut-sebut sempat terlibat persaingan untuk mendapatkan tanda tangan gelandang bertahan tersebut. Saat itu, Persib bahkan digadang-gadang berada di posisi terdepan untuk mengamankan jasa pemain Lommel SK tersebut.
Namun, hingga paruh musim berjalan, belum ada pengumuman resmi dari kubu Maung Bandung. Bahkan, rumor tersebut perlahan mereda setelah Persib dikabarkan gagal mencapai kesepakatan. Transfermarkt pun sudah tidak lagi mencantumkan nama Joey Pelupessy sebagai pemain yang berpotensi bergabung dengan Persib.
Situasi inilah yang membuka celah bagi Persija Jakarta untuk kembali masuk dalam perburuan. Dengan usia 32 tahun, Joey Pelupessy dinilai masih berada pada fase matang sebagai gelandang bertahan. Pengalaman panjangnya di sepak bola Eropa menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan Persija.
Namun, upaya Persija untuk memboyong Pelupessy tentu tidak mudah. Sang pemain masih terikat kontrak dengan Lommel SK hingga 30 Juni 2026. Selain itu, Joey Pelupessy merupakan bagian penting dalam proyek Lommel SK yang tengah membidik promosi di Challenger Pro League Belgia.
Berdasarkan data Transfermarkt, Pelupessy tampil dalam delapan pertandingan musim ini dan mencetak satu gol. Lommel SK sendiri berada di peringkat kelima klasemen dengan 18 poin dari 10 laga, terpaut 10 poin dari pemuncak klasemen SK Beveren.
Meski demikian, peluang Persija tetap terbuka, terlebih jika skenario transfer gratis musim depan menjadi opsi. Rumor ini pertama kali menguat lewat laporan akun Instagram @transfernews_ft.
“2 tim besar BRI Super League Indonesia, yakni Persija Jakarta dan Persib Bandung.”
“Kabarnya tertarik untuk mendatangkan gelandang bertahan Timnas Indonesia, Joey Pelupessy (DMF/32),” tulis akun tersebut.
Disebutkan pula kedua klub bisa mendatangkan Pelupessy tanpa biaya transfer setelah kontraknya berakhir pada Juni 2026.
Bagi Persija, momentum paruh musim ini menjadi kesempatan emas untuk kembali membangun fondasi juara. Terakhir kali Macan Kemayoran mengangkat trofi liga adalah pada 2018, dan tekanan untuk kembali berjaya kian besar. Di sisi lain, Persib Bandung tengah berada di jalur sejarah dengan peluang mencatatkan hattrick juara beruntun.
Rivalitas kedua tim pun kembali memanas, kali ini bukan hanya di lapangan, tetapi juga di bursa transfer. Di Persija, kehadiran pemain seperti Jordi Amat dan Rizky Ridho bisa menjadi faktor penentu dalam membujuk Joey Pelupessy. Keduanya memiliki kedekatan dengan sang pemain di lingkungan Timnas Indonesia.
Sementara itu, rumor ketertarikan Persija terhadap Pelupessy kembali ditegaskan oleh akun lain. “Persija Jakarta dikabarkan tengah menjajaki peluang merekrut gelandang berpengalaman Joey Pelupessy (32) yang saat ini bermain untuk Lommel SK di Liga kasta Kedua Belgia,” tulis Instagram @persijatalk.
“Pemain keturunan Indonesia tersebut diproyeksikan untuk memperkuat tim Macan Kemayoran pada putaran kedua kompetisi,” lanjut pernyataan tersebut.
Jika transfer ini benar-benar terwujud, Persija bukan hanya berhasil menutup lubang di lini tengah, tetapi juga sukses menikung Persib dalam salah satu saga transfer paling panas musim ini.
