Kerja Sama Strategis PSSI dengan Kemendikdasmen
PSSI resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam upaya memperluas jangkauan pembinaan atlet sejak usia dini. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kompetisi sepak bola di tingkat pendidikan formal, mulai dari SD, SMP hingga SMA.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa dukungan dari sektor pendidikan menjadi faktor penting dalam melengkapi program grassroots yang selama ini dilakukan oleh federasi. Ia menilai bahwa pemantauan bakat di sekolah-sekolah membutuhkan ekosistem pertandingan yang lebih intensif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, sinergi antarkementerian menjadi kunci utama dalam penyediaan fasilitas kompetisi yang merata.
“Ya Alhamdulillah, kita PSSI dapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, di mana sekarang dengan grassroots yang kita sudah lakukan selama ini tidak cukup,” ujar Erick.
Erick menjelaskan bahwa kolaborasi ini membuka akses bagi PSSI untuk mengonsolidasikan agenda pertandingan di berbagai tingkatan sekolah sambil menyelaraskan kurikulum olahraga dengan target prestasi nasional. “Pak Menteri memberikan kesempatan buat kami untuk bekerja sama nanti untuk pertandingan di tingkat SD, SMP, SMA untuk sepak bola. Terima kasih, Pak,” tambahnya.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan kesiapan kementeriannya dalam memfasilitasi pencarian bakat sepak bola di kalangan jutaan murid di seluruh Indonesia. Meskipun tantangan geografis dan sebaran fasilitas olahraga di tiap daerah masih menjadi catatan yang perlu diselesaikan secara bertahap, pihaknya tetap optimis.
“Kita terus berkomitmen untuk melakukan usaha-usaha bersama dengan PSSI untuk mencari bakat-bakat sepak bola Indonesia yang saya yakin ada dari sekian juta murid Indonesia untuk bisa menjadi pemain top nasional dan juga membawa Indonesia di level internasional,” ujar Abdul Mu’ti.
Penghargaan untuk Program GSI
Program Football Development Program of the Year yang diterima Gala Siswa Indonesia (GSI) menjadi bukti nyata dari sinergi ini. Program tersebut terus dipacu karena sekolah merupakan basis utama untuk memproyeksikan pemain menuju level nasional maupun internasional.
Di sisi lain, integrasi pembinaan akar rumput ini menjadi bagian dari peta jalan (roadmap) jangka panjang yang disusun pelatih tim nasional, John Herdman. PSSI saat ini tengah memfokuskan peningkatan soliditas timnas senior yang dijadwalkan melakoni laga uji coba kontra Bulgaria pada Senin (30/3/2026) besok.
Erick Thohir menyebutkan bahwa performa positif timnas dalam FIFA Series baru-baru ini merupakan bagian dari proses panjang yang sedang berjalan. Dukungan penuh kini diarahkan pada rencana teknis yang telah diletakkan oleh tim pelatih demi masa depan sepak bola Indonesia.
“Ini juga sebagai roadmap yang diharapkan oleh pelatih John untuk mulai mempersiapkan tim ini, soliditas untuk pertandingan-pertandingan besar berikutnya. John juga bikin statement bagus bahwa membangun tim nasional itu bukan sekejap, tapi perlu proses yang panjang. Beliau sampaikan komitmen beliau, ya tinggal kita mendukung,” pungkas Erick.
Sinergi yang Berkelanjutan
Kolaborasi antara PSSI dan Kemendikdasmen menunjukkan komitmen kuat untuk membangun sistem pembinaan sepak bola yang berkelanjutan. Dengan kerja sama ini, diharapkan akan muncul banyak bakat-bakat baru yang mampu membawa Indonesia ke level internasional.
Dalam beberapa waktu ke depan, PSSI akan terus memperkuat program grassroots dengan memadukan pendekatan pendidikan dan olahraga. Hal ini akan memastikan bahwa talenta-talenta muda dapat berkembang secara optimal.
Beberapa inisiatif yang akan dijalankan termasuk pengembangan kurikulum olahraga yang sesuai dengan kebutuhan kompetisi nasional dan internasional. Selain itu, PSSI juga akan berupaya meningkatkan infrastruktur olahraga di sekolah-sekolah agar semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengeksplorasi potensi mereka dalam sepak bola.
Dengan langkah-langkah ini, PSSI dan Kemendikdasmen berharap dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan sepak bola Indonesia secara holistik dan berkelanjutan.





