Persiapan Keberangkatan Calon Jemaah Haji Asal Kabupaten Gresik
Kabupaten Gresik, Jawa Timur, sedang mempersiapkan keberangkatan sebanyak 2.679 calon jemaah haji (CJH) yang akan diberangkatkan pada 2 Mei 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 1.455 jemaah perempuan dan 1.225 jemaah laki-laki. Persiapan telah memasuki tahap akhir dengan seluruh kebutuhan utama hampir tuntas, termasuk pendistribusian koper jemaah ke masing-masing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).
Dari total jemaah tersebut, terdapat jemaah paling muda yaitu Sekar Saafata Sahra berusia 16 tahun asal Desa Gedangkulut, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Sementara itu, jemaah tertua adalah Tuminah yang berusia 95 tahun asal Watestanjung, Kecamatan Wringinanom, Gresik.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gresik, Lulus, menyampaikan bahwa proses persiapan telah dilakukan sejak jauh hari. Menurutnya, calon jemaah telah mengikuti berbagai tahapan penting seperti bimbingan manasik haji, pengurusan dokumen perjalanan, hingga pemeriksaan kesehatan.
“Untuk persiapan saat ini hampir selesai seluruhnya,” ujar Lulus.
Pada musim haji 2026, sebanyak 2.679 warga Gresik dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci. Dari total tersebut, sekitar 23 persen merupakan jemaah lanjut usia atau berumur lebih dari 65 tahun. Adapun jemaah tertua tercatat berusia 95 tahun dan berasal dari Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
“Untuk jemaah lansia, kami siapkan pendamping dari keluarga agar perjalanan ibadah lebih nyaman dan aman,” jelasnya.
Pemberangkatan jemaah haji Gresik dijadwalkan mulai 2 Mei 2026 melalui Embarkasi Surabaya. Pada tanggal tersebut, jemaah terbagi dalam lima kelompok terbang, yakni Kloter 42, 43, 44, 45, dan 46. Kemudian pada 3 Mei 2026, dua kloter tambahan yakni Kloter 47 dan 48 juga akan diberangkatkan.
“Seluruh jemaah akan masuk melalui Embarkasi Surabaya sesuai jadwal kloter masing-masing,” katanya.
Lulus mengingatkan seluruh calon jemaah agar menjaga kesehatan menjelang keberangkatan. Ia menilai, kesiapan fisik dan mental sangat penting karena rangkaian ibadah haji membutuhkan tenaga ekstra. Terlebih bagi jemaah lansia, kondisi tubuh harus benar-benar dijaga sejak sebelum berangkat.
Rincian Keberangkatan CJH Gresik
Berikut rincian keberangkatan CJH asal Kabupaten Gresik:
- Tanggal 2 Mei 2026
- Kloter 42
- Kloter 43
- Kloter 44
- Kloter 45
-
Kloter 46
-
Tanggal 3 Mei 2026
- Kloter 47
- Kloter 48
Setiap kloter akan diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Kesiapan Fisik dan Mental Jemaah
Lulus menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental bagi para jemaah haji. Ia menilai bahwa rangkaian ibadah haji membutuhkan tenaga ekstra, terutama bagi jemaah lansia. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh calon jemaah untuk menjaga kesehatan sejak sebelum berangkat.
Pendampingan Jemaah Lansia
Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan, pihak penyelenggara menyediakan pendamping dari keluarga bagi jemaah lansia. Hal ini bertujuan agar perjalanan ibadah dapat berlangsung dengan lancar dan tanpa gangguan.
Penutup
Persiapan keberangkatan CJH asal Kabupaten Gresik telah mencapai tahap akhir. Dengan kesiapan yang matang, diharapkan seluruh jemaah dapat menjalani ibadah haji dengan lancar dan penuh kekhidmatan.





