Renungan Katolik Hari Ini: Fokus pada Kehendak Allah
Renungan Katolik hari ini mengangkat tema penting yang mengajak kita untuk lebih fokus pada kehendak Allah. Tema ini sangat relevan dengan situasi spiritual dan sosial saat ini, di mana banyak orang cenderung terjebak dalam perhatian terhadap hal-hal duniawi, sehingga lupa akan tujuan hidup yang sebenarnya.
Pada hari Selasa IX, Perayaan fakultatif Santo Marselinus dan Petrus Martir Gereja Katolik, Para Martir dari Lyon, Prancis, Santo Erasmus, Uskup dan Martir, serta Santo Nicephorus dari Konstantinopel, Pengaku Iman, Gereja Katolik merayakan hari ini dengan warna liturgi hijau. Warna hijau melambangkan harapan, pertumbuhan, dan pengharapan akan kedatangan Allah.
Berikut adalah bacaan liturgi Katolik hari Selasa 2 Juni 2026:
Bacaan Pertama
2Ptr. 3:12-15a,17-18
Kita yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.
Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.
Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya.
Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh.
Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Syukur Kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
Mzm 90:2,3-4,10,14,16
Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata: “Kembalilah, hai anak-anak manusia!”
Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam.
Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.
Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacera semasa hari-hari kami.
Biarlah kelihatan kepada hamba-hamba-Mu perbuatan-Mu, dan semarak-Mu kepada anak-anak mereka.
Bait Pengantar Injil
Lukas 20:25
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya. Alleluya, alleluya, alleluya.
Berikanlah kepada kaisar yang menjadi hak kaisar dan kepada Allah yang menjadi hak Allah.
Bacaan Injil
Mrk. 12:13-17
Kemudian disuruh beberapa orang Farisi dan Herodian kepada Yesus untuk menjerat Dia dengan suatu pertanyaan. Orang-orang itu datang dan berkata kepada-Nya: “Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur, dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah dengan segala kejujuran. Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar atau tidak?”
Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah ke mari suatu dinar supaya Kulihat!” Lalu mereka bawa. Maka Ia bertanya kepada mereka: “Gambar dan tulisan siapakah ini?” Jawab mereka: “Gambar dan tulisan Kaisar.”
Lalu kata Yesus kepada mereka: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!” Mereka sangat heran mendengar Dia.
Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Renungan Harian Katolik: Fokus pada Kehendak Allah
Dalam renungan hari ini, kita diajak untuk memahami bahwa kehidupan kita tidak hanya tentang menjalankan kewajiban duniawi, tetapi juga menjaga hubungan yang baik dengan Allah. Dalam Bacaan Pertama, Rasul Petrus mengingatkan kita bahwa kita sedang menantikan kedatangan Allah, di mana langit dan bumi yang lama akan binasa dan akan digantikan oleh langit dan bumi yang baru, tempat kebenaran dan keadilan akan berkuasa.
Yesus dalam Injil memberikan jawaban yang bijaksana ketika ditanya tentang pajak. Ia menegaskan bahwa kita harus menyerahkan apa yang menjadi milik kaisar kepada kaisar dan apa yang menjadi milik Allah kepada Allah. Hal ini mengajarkan kita bahwa kita memiliki tanggung jawab sebagai warga negara, tetapi juga harus tetap setia dan memberikan yang terbaik bagi Allah.
Dengan demikian, kita diajak untuk tidak terjebak dalam perselisihan politik atau duniawi yang mengalihkan perhatian kita dari Allah. Kita harus tetap fokus kepada Allah dan kehendak-Nya. Tuhan, bimbinglah kami agar tidak hanya menantikan kedatangan-Mu secara pasif, tetapi juga proaktif berupaya hidup sesuai kehendak-Mu. Amin.



