Persebaya Surabaya, yang dikenal dengan julukan Green Force, berhasil menutup musim Super League 2025/2026 dengan posisi empat besar. Meskipun demikian, pelatih mereka, Bernardo Tavares, masih menyimpan rahasia tentang komposisi pemain untuk musim depan. Seusai mengalahkan Persik Kediri dengan skor telak 5-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (23/5/2026), Tavares justru memberikan pernyataan yang mengejutkan.
Kekecewaan dan Harapan Pelatih
Meski Persebaya Surabaya finis di empat besar dengan raihan 58 poin, Tavares mengaku belum sepenuhnya puas. Ia menyebut bahwa timnya mengalami lima kekalahan sejak ia memimpin pada Januari 2026. Menurutnya, beberapa pertandingan krusial berakhir dengan hasil yang tidak sesuai ekspektasi.
“Saya sedikit frustrasi karena kami kalah lima kali. Ada beberapa pertandingan yang sulit diterima karena saya percaya pemain bisa bermain lebih baik,” ujarnya. Namun, meskipun ada kekecewaan, Tavares tetap memberi apresiasi terhadap perkembangan tim selama paruh kedua musim. Di bawah arahannya, Persebaya Surabaya mampu tampil lebih konsisten dan mencapai posisi empat besar.
Kemenangan yang Sempurna
Kemenangan 5-0 atas Persik Kediri menjadi penutup sempurna bagi Persebaya Surabaya di musim ini. Dalam laga tersebut, tim asuhan Tavares tampil dominan sejak awal dengan penguasaan bola agresif dan menciptakan banyak peluang berbahaya. Tavares menilai kunci kemenangan berasal dari intensitas permainan yang dijaga sepanjang pertandingan. Ia juga puas karena para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik dan tidak memberi ruang bagi Persik Kediri untuk berkembang.
Candaan Soal Bintang Dunia
Saat ditanya mengenai rencana transfer pemain musim depan, Tavares justru menjawab dengan candaan yang langsung memancing perhatian. Ia menyebut beberapa nama bintang dunia seperti Neymar, Lionel Messi, hingga Cristiano Ronaldo. “Kami sedang mencoba melihat Neymar dari Brasil, Messi dari Argentina, dan Cristiano Ronaldo dari Portugal,” katanya.
Pernyataan itu langsung memancing tawa dalam sesi konferensi pers usai pertandingan. Meski bernada gurauan, ucapan Tavares sukses membuat suporter Persebaya Surabaya ramai membicarakan kemungkinan perombakan besar skuad musim depan. Namun, Tavares kemudian menegaskan jika fokus utama tim saat ini bukan transfer pemain. Menurutnya, tim pelatih dan manajemen masih akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skuad yang ada sebelum menentukan langkah berikutnya.
Pemain Asing yang Mengisi Tim
Persebaya Surabaya musim ini diperkuat oleh 10 pemain asing yang tersebar di semua lini. Komposisi tersebut menjadi salah satu faktor penting yang membantu Green Force bersaing di papan atas Super League 2025/2026. Di lini belakang, Persebaya memiliki Risto Mitrevski, Jefferson Silva, Leo Lelis, dan Gustavo Fernandes. Keempat pemain itu beberapa kali menjadi tulang punggung pertahanan Persebaya Surabaya sepanjang musim.
Sementara itu, lini tengah diisi oleh Francisco Rivera, Pedro Matos, dan Milos Raickovic yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan permainan. Francisco Rivera bahkan tampil menonjol hingga masuk jajaran Best XI Super League 2025/2026. Di lini depan, Persebaya diperkuat oleh Bruno Moreira, Mihailo Perovic, dan Bruno Paraiba. Nama Bruno Moreira menjadi salah satu pemain paling konsisten musim ini setelah beberapa kali tampil menentukan dalam pertandingan penting Green Force.
Namun, belum ada kepastian siapa saja yang akan dipertahankan untuk musim depan. Bernardo Tavares menegaskan keputusan akhir tetap menunggu evaluasi bersama manajemen Persebaya Surabaya dalam beberapa pekan ke depan.
Persiapan Menuju Musim Baru
Finis di empat besar menjadi modal penting bagi Persebaya Surabaya untuk menghadapi musim baru. Apalagi performa Green Force menunjukkan peningkatan signifikan sejak Bernardo Tavares datang menggantikan pelatih sebelumnya pada Januari 2026. Atmosfer positif juga terlihat dari dukungan suporter yang tetap memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo hingga laga terakhir musim ini.
Kemenangan besar atas Persik Kediri seolah menjadi penegas kebangkitan Persebaya Surabaya menuju persaingan papan atas. Meski belum berbicara detail soal transfer, sinyal evaluasi besar sudah mulai terlihat. Bernardo Tavares tampaknya ingin membangun skuad yang lebih solid agar Green Force tidak hanya finis di empat besar, tetapi juga benar-benar bersaing dalam perebutan gelar musim depan.
Kini suporter tinggal menunggu langkah manajemen Persebaya Surabaya di bursa transfer mendatang. Apakah Green Force akan mempertahankan mayoritas pemain asingnya atau justru menghadirkan kejutan besar seperti candaan Ronaldo dan Messi dari Bernardo Tavares.




