Persib Bandung Berpotensi Dominasi Liga 1 Seperti Johor Darul Takzim di Liga Super Malaysia
Persib Bandung tampaknya sedang dalam posisi yang sangat menguntungkan untuk menjadi dominan di Liga 1 Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan beberapa indikator yang sudah terbukti selama tiga musim terakhir. Jika dilihat dari kiprah Johor Darul Takzim di Liga Super Malaysia, yang telah mendominasi kompetisi tersebut selama 12 tahun terakhir, maka bisa dibilang bahwa Persib Bandung memiliki peluang besar untuk menciptakan sejarah serupa di Liga 1.
Dominasi Persib Bandung di Liga 1 3 Musim Terakhir
Tidak dapat dipungkiri, tiga musim terakhir Liga 1 seolah jadi milik Persib Bandung. Sejak Bojan Hodak diangkat sebagai pelatih pada Juli 2023 lalu, tim Maung Bandung berhasil meraih gelar juara Liga 1 pada musim 2023/2024. Pada musim berikutnya, Persib Bandung kembali mempertahankan gelar juara dengan sukses merebut dua gelar berturut-turut.
Meskipun pada awal musim ini, Persib Bandung mengalami perubahan besar dalam komposisi pemain asing akibat manuver Malut United, namun Bojan Hodak tetap mampu membawa Persib Bandung tetap menjadi salah satu kandidat terkuat juara Liga 1 2025/2026. Bahkan, saat ini, Persib Bandung berada di puncak klasemen sementara dan berpeluang besar untuk menjaga hegemoni mereka hingga musim 2026/2027.
Kucuran Dana Besar untuk Persib Bandung
Persib Bandung akan menerima dua sumber dana baru yang bisa digunakan untuk belanja pemain guna memperkuat skuadnya musim 2026/2027. Kedua sumber dana ini tentu saja akan membuat Persib Bandung semakin percaya diri untuk bisa amankan pemain grade A bidikannya.
Dana dari FIFA Club Benefits Programme
Persib Bandung dipastikan mendapatkan kucuran dana dari FIFA terkait dengan Club Benefits Programme yang diluncurkan pada September 2025 lalu. Program ini merupakan bagian dari nota kesepahaman antara FIFA dan Asosiasi Klub Eropa (ECA) yang diteken pada Maret 2023. Total anggaran yang akan dibagikan mencapai sekitar Rp6 triliun. Dalam program ini, klub-klub yang melepas pemain ke babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 juga akan mendapatkan kompensasi.
Kucuran dana segar dari Club Benefits Programme dipastikan didapat setelah Frans Putros berhasil mengantarkan Timnas Irak mentas di Piala Dunia 2026 mendatang. Keberhasilan Frans Putros itu buat Persib Bandung mendapatkan anggara besar mencapai Rp6 Triliun.
Banjir Cuan dari ACL Two
Persib Bandung belum lama ini mendapatkan banjir cuan dari keikutsertaannya di ajang ACL Two. Berhasil lolos hingga babak 16 besar buat Persib Bandung dikucur dana besar. Dengan total pendapatan dari ACL Two sebesar Rp14,93 Miliar, meskipun harus terpotong untuk membayarkan denda sebesar Rp1,51 milyar.
Bojan Hodak Potensi Extended
Kontrak pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak bersama Persib Bandung bakal segera usai per 31 Mei 2026 mendatang. Namun, saat ini, Bojan Hodak bebas mendengarkan tawaran dari klub manapun yang tertarik amankan jasanya selain Persib Bandung. Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa Bojan Hodak dan Persib Bandung sudah memasuki tahapan pembicaraan perpanjangan kontrak.
5 Target Grade A Dikantongi
Dengan adanya kucuran dana besar dari dua event tersebut, tak menutup kemungkinan Persib Bandung bakal mudah merealisasikan kedatangan lima target yang kini sudah dikaitkan dengan mereka. Berikut adalah lima target transfer Persib Bandung untuk bursa transfer awal musim 2026/2027:
-
Daffa Salman (CB)
Persib Bandung berpotensi besar amankan bek PSM Makassar yang sempat awal musim lalu coba digoda, Daffa Salman dengan skema bebas transfer. -
Victor Luiz (LB)
Bek kiri naik daun PSM Makassar, Victor Luiz, juga tak luput dari radar transfer Persib Bandung. -
Joey Pelupessy (CMF)
Persib Bandung di luar dugaan inden 1 nama mencengangkan untuk awal musim 2026/2027. -
Ole Romeny (CF)
Beberapa waktu terakhir, nama Ole Romeny santer dikabarkan bakal pindah awal musim 2026/2027 dari Oxford United. -
Ronald Koeman JR (GK)
Persib Bandung di luar dugaan dikaitkan dengan anak kandung pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman.
