Misteri Langkah di Hutan Bulusaraung
Sebuah peristiwa yang mengejutkan terjadi setelah ponsel dan smartwatch Co-Pilot Muhammad Farhan Gunawan ditemukan, mengungkap data langkah yang mencurigakan. Data tersebut menunjukkan lonjakan drastis dari 9.000 menjadi 13.647 langkah dalam waktu sehari, memicu spekulasi tentang keberadaan Farhan pasca-kecelakaan pesawat ATR 42-500.
Jejak Digital yang Mengundang Tanda Tanya
Temuan ini muncul setelah tim SAR berhasil menemukan ponsel milik Farhan di hutan Gunung Bulusaraung. Ponsel tersebut kemudian disinkronkan dengan smartwatch yang masih terhubung dan digunakan saat insiden terjadi. Hasil sinkronisasi menunjukkan aktivitas fisik yang tidak biasa bagi korban kecelakaan udara, terutama di lokasi ekstrem seperti hutan pegunungan.
Data dari smartwatch menunjukkan bahwa pada pukul 06.00 WITA, tercatat sekitar 9.000 langkah. Namun, hanya dalam waktu satu hari, jumlahnya melonjak menjadi 13.647 langkah pada pukul 22.00 WITA. Angka ini dinilai tidak wajar, mengingat pesawat ATR 42-500 hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026).
Lonjakan langkah ini memunculkan pertanyaan besar: apakah Farhan masih bergerak setelah pesawat jatuh?
Harapan Keluarga dan Permintaan Pencarian Terarah
Fakta ini semakin menyentuh hati publik setelah video viral di media sosial yang menampilkan anggota keluarga Farhan menangis saat menjelaskan temuan data langkah kepada petugas. Dalam video tersebut, mereka menyebut bahwa ponsel Farhan ditemukan di hutan dan masih terhubung dengan smartwatch. Saat diperiksa, data menunjukkan pergerakan langkah kaki dari pagi hingga malam hari.
Pihak keluarga meyakini data tersebut bukan kebetulan. Mereka berharap tim SAR dapat memfokuskan pencarian berdasarkan titik koordinat yang terekam dalam perangkat digital tersebut. “Kami mohon sekali, karena ini seperti tanda-tanda yang dia berikan,” ucap perwakilan keluarga dengan suara bergetar.
Operasi SAR Diperluas, Ribuan Personel Dikerahkan
Menanggapi berkembangnya perhatian publik, Kepala Basarnas Mohammad Syafi memastikan bahwa operasi pencarian terus diperluas. Hingga kini, sedikitnya 1.200 personel gabungan telah dikerahkan untuk menyisir medan ekstrem Gunung Bulusaraung.
Tim SAR masih mencari 10 orang yang berada di dalam pesawat, terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang. Pesawat dengan nomor registrasi PK-THT tersebut diketahui sedang menjalankan misi sewa Direktorat Jenderal PSDKP, dengan rute penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.
Profil Farhan Gunawan, Pilot Muda Berprestasi
Muhammad Farhan Gunawan bukan sekadar co-pilot biasa. Ia dikenal sebagai pemuda berprestasi asal Sulawesi Selatan, lahir di Desa Malili, Kabupaten Luwu Timur. Farhan merupakan putra sulung dari pasangan Capt Gunawan dan Hj Indah.
Rekam jejaknya mencerminkan dedikasi tinggi di dunia aviasi. Ia pernah menjabat Ketua OSIS di SMP dan SMA Athirah 1 Makassar, menempuh pendidikan penerbangan di Deraya Flying School dan Indonesia Civil Pilot Academy, serta mengantongi berbagai sertifikasi penting seperti Multi Engine Rating dan Instrument Rating.
Sejak Desember 2023, Farhan aktif bertugas sebagai second in command di PT Indonesia Air Transport.
Harapan dan Doa yang Terus Dipanjatkan
Kini, angka 13.647 langkah itu bukan sekadar data digital. Bagi keluarga dan publik, angka tersebut menjelma menjadi simbol harapan, misteri, dan doa yang terus dipanjatkan—berharap jejak langkah itu benar-benar menuntun Farhan pulang dengan selamat.





