Ringkasan Berita:
- Husnul (43), pedagang mlijo di Lumajang, meninggal dunia setelah ditabrak minibus Elf saat berangkat kulakan pada Sabtu dini hari.
- Rekaman CCTV memperlihatkan detik-detik kecelakaan yang kemudian viral di media sosial.
- Polisi sempat kesulitan mengidentifikasi kendaraan karena minim saksi di lokasi kejadian.
- Satlantas Polres Lumajang menyebut sopir dan kendaraan Elf dikabarkan sedang dalam perjalanan untuk menyerahkan diri.
Infomalangraya.net, LUMAJANG– Duka mendalam menyelimuti keluarga Husnul (43), seorang pedagang sayur keliling atau mlijo asal Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Perempuan yang sehari-hari berjuang mencari nafkah untuk keluarga itu meninggal dunia setelah menjadi korban kecelakaan maut di Jalan Raya Dusun Kletek, Desa Tunjung, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 03.55 WIB.
Peristiwa tragis tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi beredar luas dan viral di media sosial.
Dalam kejadian itu, Husnul meninggal dunia di lokasi usai sepeda motor yang dikendarainya ditabrak sebuah kendaraan minibus jenis Elf.
Saat kecelakaan terjadi, Husnul diketahui tengah berangkat untuk kulakan barang dagangan yang akan dijualnya keliling kepada warga.
Husnul, Pedagang Mlijo yang Berangkat Bekerja Sebelum Fajar
Bagi banyak pedagang kecil, aktivitas mencari barang dagangan pada dini hari merupakan rutinitas yang harus dijalani agar dapat melayani pelanggan sejak pagi.
Rutinitas itulah yang juga dilakukan Husnul pada hari nahas tersebut.
Dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra X berwarna hitam, ia berangkat menuju lokasi kulakan sebelum matahari terbit.
Namun perjalanan yang seharusnya menjadi bagian dari perjuangan mencari nafkah justru berakhir tragis di jalan raya.
Kapolsek Randuagung, AKP Dirga Pradhira Irianto, menjelaskan bahwa korban saat itu memang sedang dalam perjalanan bekerja menggunakan sepeda motornya.
“Kecelakaan lalu lintas ini terjadi di Jalan Raya Klettek, Dusun Kidul Sawah, Desa Tunjung. Tabrakan melibatkan sepeda motor Supra X hitam dengan kendaraan roda empat yang sempat diduga melarikan diri, karena memang tidak ada saksi mata di tempat kejadian perkara saat peristiwa berlangsung,” jelas AKP Dirga Pradhira Irianto melalui keterangan tertulisnya.
Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Kecelakaan
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, kendaraan Elf terlihat menabrak sepeda motor yang dikendarai Husnul.
Benturan keras membuat keranjang rombong dagangan milik korban terseret beberapa meter di badan jalan. Kendaraan tersebut kemudian berhenti setelah kejadian.
Dalam video yang viral di media sosial, pengemudi kendaraan terlihat keluar dari mobil dan memindahkan tubuh korban beserta sepeda motornya ke bahu jalan sebelah kanan.
Setelah itu, pengemudi kembali masuk ke dalam kendaraan dan meninggalkan lokasi kejadian.
“Tabrak lari, Elf menabrak pedagang mlijo yang sedang berangkat kulakan. Jasad korban digeser ke sebelah kanan jalan bersama sepeda motor dan keranjangnya. Setelah itu yang menabrak langsung melarikan diri,” ungkap seorang relawan lalu lintas setempat saat memberikan keterangan kepada Infomalangraya.net.
Polisi Sempat Kesulitan Mengidentifikasi Kendaraan
Minimnya saksi mata menjadi salah satu kendala awal dalam proses penyelidikan kasus tersebut.
Kejadian yang berlangsung menjelang subuh membuat petugas kesulitan memperoleh informasi langsung dari warga sekitar.
Karena itu, rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk penting untuk membantu mengungkap kronologi kecelakaan dan mengidentifikasi kendaraan yang terlibat.
Polisi kemudian melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan identitas pengemudi serta kendaraan Elf yang terekam dalam video tersebut.
Sopir Elf Dikabarkan Akan Menyerahkan Diri
Perkembangan terbaru disampaikan Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima pihak kepolisian, sopir dan kendaraan Elf tersebut sedang dalam perjalanan menuju kantor Satlantas Polres Lumajang untuk menyerahkan diri.
“Perkembangan terakhir menunjukkan bahwa sopir dan kendaraan Elf tersebut saat ini sedang dalam perjalanan untuk menyerahkan diri secara resmi ke kantor Satlantas. Kami masih menunggu kedatangan mereka,” ujar Ipda Dendy Cucu.
Ipda Dendy juga menjelaskan adanya keterlambatan dalam pelaporan awal karena bertepatan dengan pergantian jadwal piket petugas Unit Laka Satlantas Polres Lumajang.
Saat ini, data kecelakaan masih berada di Polsek Randuagung untuk proses sinkronisasi dan pendalaman lebih lanjut.
Selain itu, kepolisian telah menjadwalkan pertemuan dengan keluarga korban pada Senin mendatang guna membantu proses pengurusan santunan dari Jasa Raharja.
Kasus yang menimpa Husnul menjadi gambaran nyata risiko yang kerap dihadapi para pedagang kecil yang harus bekerja pada jam-jam rawan, bahkan sebelum fajar menyingsing.
Demi mendapatkan barang dagangan dengan harga terbaik dan melayani pelanggan sejak pagi, banyak pedagang tradisional harus menempuh perjalanan jauh saat kondisi lalu lintas masih sepi.
Di sisi lain, peristiwa ini juga menunjukkan pentingnya keberadaan CCTV sebagai alat bantu pengungkapan kecelakaan lalu lintas. Rekaman video dapat menjadi bukti penting ketika minim saksi di lokasi kejadian.
Penyelidikan kepolisian masih berlangsung. Publik kini menantikan hasil pemeriksaan resmi untuk mengungkap secara lengkap penyebab kecelakaan serta pertanggungjawaban hukum pihak yang terlibat dalam insiden yang merenggut nyawa Husnul, seorang ibu dan pedagang mlijo yang sedang berjuang mencari nafkah bagi keluarganya.
Tabrak Lari di Gresik
Di kasus sebelumnya, Seorang pengendara motor meninggal dunia di Jalan Raya Putatlor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Senin (16/1/2026) pagi.
Pengendara tersebut  terlibat kecelakaan dengan truk kontainer, sekitar pukul 10.00 WIB.
Korban mengendarai motor Honda Beat W 4158 GG, bernama MAB (16), Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.
“Berdasarkan keterangan saksi, bahwa pengendara sepeda motor melaju dari arah utara ke selatan hendak mendahului truk pengangkut kontainer,” ujar Kapolsek Menganti AKP Arief Rahman dalam keterangannya dikutip Infomalangraya.net, Senin (16/3/2026)
Pada saat sepeda motor berwarna cokelat itu tiba-tiba oleng dan hilang keseimbangan.
MAB lalu terjatuh dan membentur bagian samping kanan truk kontainer.
“Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian,” bebernya.
Sementara itu, kendaraan truk kontainer langsung melanjutkan perjalanan alias melarikan diri.
Korban dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik.
Sementara kasus kecelakaan selanjutnya ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik.
Jadikan Infomalangraya.netpreferensi beritamu dengan mengklik tautan ini





