Bupati Bangka Selatan Lakukan Sidak ke RSUD Junjung Besaoh
Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangka Selatan, Riza Herdavid serta Debby Vita Dewi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Junjung Besaoh pada hari Sabtu (28/3/2026), pagi hari. Kegiatan ini dilakukan setelah menerima aduan dari masyarakat terkait kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan.
Sidak tersebut difokuskan untuk memastikan bahwa program berobat gratis berjalan sesuai dengan harapan dan tidak ada kendala dalam penerapannya. Langkah kaki Riza Herdavid terdengar mantap saat ia menyusuri lorong rumah sakit yang dipenuhi aroma antiseptik. Ia didampingi oleh jajaran pejabat daerah dan manajemen rumah sakit, sambil bergerak dari satu ruangan ke ruangan lain, memperhatikan setiap detail pelayanan yang sedang berlangsung.
Matanya tajam, sesekali berhenti untuk mengamati interaksi antara tenaga medis dan pasien. Di ruang tunggu, ia memperlambat langkahnya, menyapa warga yang tengah menanti giliran berobat. Seorang ibu paruh baya tampak terkejut ketika disapa langsung oleh orang nomor satu di daerah itu.
Riza Herdavid menunduk sedikit, mendekat, lalu berbincang dengan nada yang hangat dan bersahabat. Ia kemudian beranjak ke ruang perawatan, di mana beberapa pasien terbaring dengan berbagai kondisi. Dengan penuh perhatian, ia menyapa satu per satu, menanyakan kondisi kesehatan hingga pengalaman mereka selama mendapatkan pelayanan.
Sesekali ia mengangguk pelan, menyimak setiap jawaban dengan serius. Para tenaga medis yang berdiri di sekitar tampak sigap, namun tak bisa menyembunyikan sedikit ketegangan. Riza sesekali menoleh kepada mereka, memberikan isyarat halus bahwa pelayanan harus tetap menjadi prioritas utama.
Penilaian Terhadap Pelayanan Rumah Sakit
Dalam sidak tersebut, Bupati Riza Herdavid menyoroti aspek pelayanan yang dinilai masih perlu ditingkatkan oleh pihak rumah sakit. Ia bahkan memberikan teguran kepada jajaran manajemen, khususnya di bagian pelayanan yang bersentuhan langsung dengan pasien. Menurutnya, kualitas interaksi petugas dengan masyarakat menjadi kunci utama dalam pelayanan kesehatan.
Di sudut lain rumah sakit, ia berhenti lebih lama, berdiskusi dengan jajaran manajemen mengenai alur pelayanan. Tangannya sesekali menunjuk ke arah meja administrasi, lalu beralih ke ruang tindakan, menggambarkan alur yang menurutnya perlu diperbaiki. Riza ingin memastikan bahwa setiap proses berjalan lebih sederhana dan tidak menyulitkan masyarakat.
“Bu direktur rumah sakit harus memperkuat pelayanan, terutama di bidang pelayanan karena yang saya berikan teguran hari ini bagian pelayanan,” tegas Riza Herdavid.
Selain mengevaluasi pelayanan, dirinya memastikan program berobat gratis menggunakan KTP dan KK tetap berjalan. Ia melakukan pengecekan dengan menanyakan langsung kepada pasien yang sedang dirawat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada pungutan biaya yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah daerah.
Pengaduan Masyarakat dan Tindak Lanjut
Riza mengaku sempat khawatir jika program berobat gratis tidak berjalan optimal di lapangan. Oleh karena itu, sidak menjadi cara untuk memverifikasi langsung implementasi kebijakan tersebut. Ia juga menyinggung pentingnya integrasi program dengan skema Penerima Bantuan Iuran (PBI).
“Saya takutnya program saya ini tidak jalan untuk berobat menggunakan KTP, tapi setelah saya cek semuanya masih bilang gratis,” kata Riza.
Dalam kesempatan itu, Riza juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang masih menemukan kendala pelayanan. Ia meminta warga untuk melaporkan langsung jika terdapat fasilitas kesehatan yang tidak memberikan layanan sebagaimana mestinya. Bahkan, ia siap turun tangan apabila laporan tidak ditindaklanjuti oleh instansi terkait.
Pentingnya Komunikasi dan Akses Informasi
Riza menilai masih ada kendala akses komunikasi antara masyarakat dengan pihak rumah sakit maupun dinas terkait. Kondisi ini membuat sebagian warga lebih memilih menyampaikan keluhan langsung kepada kepala daerah melalui media sosial. Ia pun menegaskan akan tetap membuka akses tersebut sebagai bagian dari pelayanan publik.
“Apabila ada fasilitas kesehatan yang tidak melayani silakan lapor ke saya, nanti akan saya yang turun tangan,” kata Riza Herdavid.




