Program Mudik Gratis UMY 2026: Meningkat Drastis, Tujuan Baru hingga Palembang
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menggelar program mudik gratis pada masa angkutan Lebaran 2026. Tahun ini, program tersebut mencatatkan peningkatan yang signifikan dalam jumlah peserta dan jangkauan rute. Sebanyak 335 mahasiswa diberangkatkan bersama 23 pendamping menuju 13 tujuan, termasuk rute baru hingga ke Palembang.
Jumlah peserta meningkat tajam dari 116 orang pada tahun lalu menjadi 335 orang tahun ini. Total pendaftar mencapai 675 orang, sehingga panitia melakukan seleksi ketat untuk menentukan kuota yang bisa diberangkatkan. Hal ini dilakukan karena keterbatasan armada dan sumber daya yang tersedia.
Program mudik gratis ini bertujuan untuk membantu mahasiswa pulang kampung dengan aman dan tanpa biaya. Biaya tiket ke Sumatera mencapai Rp800 ribu hingga Rp900 ribu menjelang Lebaran, yang membuat banyak mahasiswa kesulitan secara finansial. Dengan adanya program ini, UMY berupaya meringankan beban para mahasiswa yang ingin bertemu keluarga di kampung halaman.
Penjelasan Ketua Pelaksana
Ketua Pelaksana Mudik Gratis UMY 2026 sekaligus Direktur Direktorat Komunikasi Publik UMY, Ratih Herningtyas, menjelaskan bahwa jumlah peserta meningkat drastis dibandingkan tahun lalu. “Tahun ini kita memberangkatkan 335 mahasiswa ditambah 23 pendamping. Destinasinya ada 13 dan yang paling jauh adalah ke Palembang,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa perluasan rute ke Pulau Sumatera dilakukan setelah melalui survei internal terkait beban biaya transportasi. “Harga tiket angkutan umum ke wilayah tersebut kini telah menyentuh angka yang cukup tinggi bagi kantong mahasiswa. Rute Palembang ini kami pertimbangkan karena memang dari sisi biaya kami sempat survei; berapa sih sebenarnya biaya yang harus mereka bayar kalau pulang sampai ke Lampung atau Palembang,” tambahnya.
Persiapan Armada dan Kolaborasi
Untuk mendukung kelancaran program ini, UMY menyiagakan total 13 unit armada yang terdiri dari 9 unit bus, 3 unit Hiace, dan 1 unit Innova. Pengadaan armada tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. “Anggarannya ini bagian dari kerja sama UMY dengan BMT, dan kita juga mendapatkan harga khusus dari Big Bird. Jadi ini program kemitraan yang dimiliki UMY, sebuah kerja sama yang kita jaga dengan baik,” jelas Ratih.
Proses Seleksi Peserta
Meskipun minat mahasiswa sangat tinggi, pihak panitia terpaksa melakukan seleksi ketat. Tercatat ada 675 pendaftar, namun hanya 335 mahasiswa yang dinyatakan lolos untuk kuota keberangkatan. Fokus utama seleksi adalah memastikan kondisi fisik mahasiswa siap menghadapi perjalanan jarak jauh. “Seleksi ini lebih kepada masalah kesehatannya. Kami agak khawatir kalau kemudian perjalanan jauh, tetapi kondisi fisik dari teman-teman mahasiswa ini kurang fit, karena ini akan menjadi risiko selama perjalanan,” pungkas Ratih.
Keuntungan dan Manfaat
Program ini tidak hanya membantu mahasiswa secara finansial, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman selama perjalanan. UMY berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima kepada mahasiswanya, terutama dalam situasi seperti mudik Lebaran yang sering kali menimbulkan kendala transportasi.
Dengan adanya program ini, UMY menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang peduli terhadap kesejahteraan mahasiswa. Melalui inisiatif seperti ini, UMY berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mempermudah perjalanan pulang kampung bagi mahasiswa, terutama yang berasal dari daerah-daerah yang jauh.





