Kemenangan Inter Milan atas Cagliari Mengukuhkan Momentum Scudetto
Inter Milan kembali menunjukkan kekuatannya dalam Liga Italia Serie A dengan meraih kemenangan penting atas Cagliari. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (18/4/2026) pukul 01.45 WIB, berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Nerazzurri. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa tim asuhan Cristian Chivu semakin mendekati gelar Scudetto.
Kemenangan ini diraih setelah Inter Milan mengalami kesulitan pada babak pertama, di mana tidak ada gol yang tercipta. Namun, di babak kedua, Nerazzurri tampil lebih dominan dan mencetak tiga gol yang memastikan kemenangan mereka. Gol-gol tersebut dicetak oleh Marcus Thuram di menit 52, Nicolo Barella di menit 56, serta Piotr Zielinski di masa injury time.
4 Fakta Kemenangan Inter Milan
Berikut adalah empat fakta penting dari kemenangan Inter Milan atas Cagliari:
1. Kebangkitan Marcus Thuram
Marcus Thuram menjadi bintang utama dalam kemenangan Inter Milan. Performa apiknya membantu tim meraih dua kemenangan beruntun meskipun Lautaro Martinez absen. Thuram mencetak gol dalam tiga laga beruntun, dengan total 4 gol dari 3 laga terakhir.
Thuram telah mencetak 11 gol di Liga Italia Serie A musim ini, menjadikannya sebagai pemain asing ketiga yang mampu melampaui 10 gol dalam tiga musim berturut-turut bersama Inter Milan. Sebelumnya, hanya Zlatan Ibrahimovic dan Istvan Nyers yang berhasil mencapai target ini.

Selain itu, Inter Milan juga mencatatkan 12 gol dalam tiga pertandingan terakhir, menjadikannya tim dengan serangan terbaik di Serie A. Dalam era tiga poin, hanya sekali Nerazzurri mampu mencetak lebih dari 79 gol dalam satu musim, yaitu pada musim 2023/24.
2. Penampilan Fenomenal Federico Dimarco
Federico Dimarco terus menunjukkan penampilan luar biasa musim ini. Ia telah berkontribusi dalam 21 gol Inter Milan, dengan rincian 6 gol dan 16 assist. Menurut catatan Opta, ini menjadikannya bek pertama yang melampaui 20 keterlibatan gol dalam satu musim Serie A.
Sebelumnya, hanya Papu Gomez yang mencatatkan jumlah assist terbanyak di Serie A (16 assist pada 2019/20). Dengan sisa lima pertandingan, Dimarco kemungkinan besar akan melampaui rekor tersebut.

3. Pembuktian Piotr Zielinski
Piotr Zielinski juga menjadi bagian penting dalam kemenangan Inter Milan. Ia mencetak sembilan gol untuk Nerazzurri musim ini, enam di antaranya berasal dari permainan terbuka. Lima dari gol tersebut bahkan dicetak dari luar kotak penalti, dengan tiga gol menggunakan kaki kiri dan dua gol menggunakan kaki kanan.
Gol ke gawang Cagliari menambah koleksi Zielinski menjadi 50 gol di Liga Italia Serie A sepanjang kariernya. Ia resmi menjadi pencetak gol asal Polandia terbanyak dalam sejarah Serie A.

4. Clean Sheet dan Peran Josep Martinez
Inter Milan telah mencatatkan 16 clean sheet di Liga Italia musim ini dari 33 pertandingan. Angka ini adalah yang terbaik di Serie A, mengungguli Como (15) dan Lazio (14).
Josep Martinez, kiper pelapis, juga turut berkontribusi dalam beberapa clean sheet. Ia mencatatkan dua kali clean sheet menghadapi Cagliari, baik saat pertemuan pertama maupun kedua. Ini membuktikan bahwa ia bisa menjadi penjinak Cagliari.

Meski jarang dimainkan, Josep Martinez tetap mampu menunjukkan peran pentingnya ketika dipercaya di bawah mistar. Musim ini, ia telah memainkan 7 pertandingan di semua kompetisi dengan total 4 gol yang masuk ke gawangnya dan 3 kali nirbobol.
Kemenangan ini menjadi tanda baik bagi Inter Milan di tengah menurunnya performa Yann Sommer. Setelah 5 laga beruntun selalu kebobolan, kini lini belakang Nerazzurri kembali stabil.




