Jenis-Jenis Quirk Akumulasi dalam My Hero Academia
Dalam dunia My Hero Academia, Quirk dibagi menjadi tiga jenis utama, yaitu Emitter, Transformation, dan Mutant. Di samping ketiga tipe tersebut, terdapat juga subtipe yang dikenal sebagai Accumulation atau akumulasi. Quirk akumulasi ini memiliki cara kerja khusus, di mana pengguna harus terlebih dahulu melakukan penimbunan kekuatan, energi, atau sumber daya sebelum Quirk mereka bisa bekerja secara efektif.
Berikut adalah enam Quirk akumulasi yang paling menonjol dalam seri My Hero Academia:
1. One For All
One For All adalah salah satu Quirk paling ikonik dalam My Hero Academia. Awalnya banyak orang mengira bahwa Quirk ini hanya memberikan kekuatan fisik mentah pada penggunanya. Namun, kenyataannya, One For All bekerja dengan cara yang jauh lebih rumit.
Quirk ini terbentuk dari gabungan dua Quirk: satu yang mampu menimbun kekuatan dan satu lagi yang bisa mentransfer kekuatan. Kekuatan fisik yang dimiliki oleh pengguna seperti All Might dan Deku berasal dari penimbunan kekuatan dari pemilik sebelumnya. Selain itu, One For All juga bisa menyimpan Quirk asli dari pemilik sebelumnya, sehingga membuat Quirk ini semakin kuat setiap kali diwariskan.
2. Stress

Stress adalah Quirk yang dimiliki oleh Re-Destro. Meskipun tidak bisa diwariskan seperti One For All, Stress tetap termasuk dalam kategori Quirk akumulasi. Quirk ini memungkinkan Re-Destro untuk mengubah stres, amarah, dan frustrasi menjadi kekuatan fisik. Semakin besar tekanan yang ia alami, semakin besar pula kekuatan yang ia hasilkan.
Dalam bentuk penuhnya, Re-Destro bisa berubah menjadi raksasa dengan kekuatan yang sangat besar. Dalam film Stress: 100%, ia bahkan hampir berhasil mengalahkan Tomura Shigaraki, meski akhirnya kalah karena kehabisan tenaga.
3. Rewind

Rewind adalah Quirk yang dimiliki oleh Eri. Berbeda dengan Quirk akumulasi lainnya, Rewind tidak memberikan kekuatan fisik langsung kepada penggunanya. Quirk ini memungkinkan Eri untuk memutar waktu pada suatu kondisi tertentu.
Dengan Rewind, Eri bisa menyembuhkan luka dengan mengembalikan seseorang ke masa sebelum mereka terluka. Ia juga bisa mengembalikan Quirk yang telah dihapus. Namun, jika kehilangan kendali, Rewind bisa membunuh seseorang dengan mengembalikan mereka ke titik sebelum kelahiran.
Rewind bekerja dengan menggunakan energi yang disimpan di tanduk Eri. Semakin banyak energi yang disimpan, semakin efektif Quirk ini bekerja. Hal ini juga menjadi alasan mengapa Neito Monoma tidak bisa menggunakan Quirk ini melalui Copy, karena Copy hanya bisa menyalin Quirk, bukan energi yang disimpan.
4. Fa Jin

Fa Jin adalah Quirk yang dimiliki oleh Bruce Lee, salah satu pemilik One For All sebelum Deku. Quirk ini sangat berkontribusi pada peningkatan kekuatan One For All. Fa Jin sendiri juga merupakan Quirk akumulasi.
Dengan melakukan gerakan yang berulang, Fa Jin memberikan ledakan kekuatan dan kecepatan kepada penggunanya. Namun, Quirk ini membutuhkan energi yang cukup besar, dan energi yang didapatkan dari gerakan berulang bisa disimpan untuk digunakan kemudian.
5. Fat Absorption

Fat Absorption adalah Quirk yang dimiliki oleh Fat Gum. Quirk ini bekerja dengan cara menyerap lemak dari tubuhnya. Fat Gum bisa menyerap semua serangan musuh ke dalam lemaknya, dan bahkan bisa mengembalikan serangan tersebut ke musuh.
Namun, penggunaan Quirk ini sangat menguras lemak Fat Gum. Jika lemaknya habis, Fat Gum akan menjadi kurus dan kehilangan perlindungan dari serangan musuh.
6. Shame

Shame adalah Quirk yang dimiliki oleh Teruo Hazukashi, seorang penjahat dalam My Hero Academia: Vigilantes. Quirk ini cukup aneh karena bekerja dengan cara menimbun rasa malu. Untuk mengaktifkan Quirk ini, Teruo harus mempermalukan dirinya sendiri di hadapan publik.
Semakin buruk rasa malu yang ia alami, semakin besar kekuatan yang ia dapatkan. Meskipun tidak sepopuler Quirk lainnya, Shame tetap menjadi contoh unik dari Quirk akumulasi yang bekerja dengan cara yang tidak biasa.
Keenam Quirk di atas memang tidak instan. Pengguna harus melakukan penimbunan kekuatan dan energi terlebih dahulu agar Quirk mereka bisa bekerja secara efektif. Meskipun begitu, keenam Quirk ini bisa menjadi sangat berbahaya jika pengguna berhasil menimbun kekuatan dalam jumlah besar.





