Komentar Fabio Calonego Memicu Spekulasi Transfer Mariano Peralta ke Persija Jakarta
Sebuah komentar yang diunggah oleh Fabio Calonego, gelandang Persija Jakarta asal Brasil, di akun Instagram Mariano Peralta, winger Borneo FC, memicu spekulasi besar mengenai kemungkinan transfer pemain asal Argentina tersebut ke klub ibu kota. Komentar yang menyampaikan “Sampai jumpa lagi” langsung menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan suporter Persija Jakarta.
Komentar ini diunggah ulang oleh akun fanbase Persija Jakarta, @redinside.id, dan segera ramai dibahas oleh para Jakmania. Banyak dari mereka menilai bahwa pesan tersebut adalah sinyal awal kedatangan Mariano Peralta ke Jakarta untuk Super League musim 2026/2027. Isyarat seperti itu sering kali menjadi indikasi adanya komunikasi internal antara klub dan pemain.
”Kamu memang bintang, Hermano! Selamat atas kesuksesanmu di musim ini. Sampai jumpa lagi!” tulis Fabio Calonego dalam komentarnya. Kalimat singkat tersebut langsung memunculkan dugaan adanya komunikasi internal terkait transfer pemain berusia 27 tahun tersebut.
Rumor kedekatan Mariano Peralta dengan Persija Jakarta sebenarnya sudah muncul beberapa pekan terakhir. Akun sepak bola Indonesia @ebolasport.id bahkan menyebut winger andalan Borneo FC itu menjadi target utama Macan Kemayoran untuk menghadapi kompetisi musim depan. Kabar itu makin kuat karena Mariano Peralta memang menjadi salah satu pemain paling menonjol di Super League musim ini.
Mengapa Mariano Peralta Jadi Rebutan Klub Elite?
Mariano Peralta tampil luar biasa bersama Borneo FC dalam dua musim terakhir. Statistiknya membuat banyak klub papan atas Super League langsung bergerak memantau situasi kontraknya. Pada musim lalu, Mariano mencatatkan 9 gol dan 13 assist dari 33 pertandingan. Sedangkan musim ini, ia meledak dengan torehan 20 gol dan 14 assist dari 34 laga bersama Borneo FC.
Produktivitasnya membuat Mariano Peralta dianggap sebagai salah satu pemain asing paling komplet di kompetisi domestik. Kemampuannya bermain di sisi sayap, membuka ruang, hingga menciptakan peluang menjadi nilai jual utama. Situasi kontrak juga membuka peluang transfer besar. Kontrak Mariano Peralta bersama Borneo FC dikabarkan bakal berakhir pada 30 Juni 2026 sehingga klub peminat bisa mendapatkannya secara gratis.
Skema bebas transfer itu menjadi keuntungan besar bagi Persija Jakarta. Dana transfer bisa dialihkan untuk proposal gaji tinggi dan bonus kontrak yang lebih kompetitif dibanding rival-rival lainnya.
Persib Bandung Belum Menyerah Kejar Mariano Peralta
Di tengah kedekatan Persija Jakarta, Persib Bandung ternyata belum benar-benar keluar dari perburuan Mariano Peralta. Klub asal Bandung itu sempat intens dikaitkan dengan sang winger pada bursa transfer paruh musim lalu. Akun @pilotinfootball bahkan sempat membuat unggahan yang menyebut transfer Mariano Peralta ke Persib Bandung bisa menjadi salah satu transfer terbesar antar klub elite Super League.
Rumor itu ramai dibicarakan di media sosial X pada awal Februari 2026. Persib Bandung membutuhkan tambahan daya ledak di sektor penyerangan. Kehadiran Mariano Peralta dinilai cocok untuk menambah variasi serangan sekaligus meningkatkan kreativitas di lini depan Maung Bandung.
Namun, peluang Persib Bandung kini disebut tidak semudah sebelumnya. Persija Jakarta diyakini lebih agresif bergerak dan punya koneksi lebih dekat setelah Fabio Calonego memberi sinyal terbuka kepada Mariano Peralta.
Persebaya Surabaya Diam-Diam Masuk Perburuan
Selain Persija Jakarta dan Persib Bandung, Persebaya Surabaya juga disebut memantau Mariano Peralta. Green Force dikabarkan memasukkan nama winger Borneo FC tersebut dalam daftar belanja untuk musim depan. Akun fanbase @tribunpersebaya menyebut Persebaya Surabaya mulai mencari alternatif setelah negosiasi kontrak dengan Bruno Moreira belum menemui kesepakatan.
Nama Mariano Peralta kemudian muncul sebagai target potensial. Persebaya Surabaya membutuhkan sosok winger produktif untuk memperkuat proyek baru musim depan. Catatan 20 gol dan 14 assist Mariano Peralta dianggap sangat ideal untuk meningkatkan kualitas lini serang Green Force.
Meski begitu, peluang Persebaya Surabaya disebut cukup berat. Persaingan finansial dengan Persija Jakarta dan Persib Bandung menjadi tantangan besar dalam perebutan tanda tangan pemain asal Argentina tersebut.
Ada PSS Sleman dan Dewa United, Siapa Paling Unggul?
Perburuan Mariano Peralta ternyata tak hanya melibatkan tiga klub besar saja. Akun @fabrizioasia_ juga menyebut PSS Sleman dan Dewa United ikut memantau perkembangan situasi sang pemain. “Persija Jakarta, Persib Bandung, PSS Sleman, dan Dewa United sejauh ini sedang memantau sang pemain,” tulis akun tersebut.
Situasi itu membuat persaingan transfer Mariano Peralta diprediksi semakin sengit dalam beberapa pekan ke depan. Meski banyak klub berminat, Persija Jakarta masih dinilai berada di posisi terdepan. Faktor komunikasi pemain, kebutuhan tim, dan peluang mendapat kontrak besar menjadi modal penting bagi Macan Kemayoran.
Di sisi lain, Borneo FC juga belum sepenuhnya menyerah mempertahankan Mariano Peralta. Klub asal Samarinda itu dikabarkan baru akan membicarakan kontrak baru setelah musim selesai. Jika negosiasi gagal, maka Mariano Peralta berpotensi menjadi salah satu transfer paling panas di Super League musim depan. Klub yang berhasil mendapatkannya diyakini akan memiliki tambahan kekuatan besar untuk perebutan gelar juara.





