Video Amatir Viral di Media Sosial
Sebuah video berdurasi 19 detik yang menampilkan momen dramatis seorang pemotor yang mengendarai motornya sendiri menuju rumah sakit dalam kondisi lengan kanan terluka parah dan bersimbah darah, viral di media sosial. Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (23/5/2026) siang di kawasan Jalan Dinoyo, Surabaya.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @surabayakabarmetro dan menunjukkan korban yang mengenakan kemeja lengan pendek warna hitam, celana hitam, dan bersepatu. Korban tampak berkendara sendirian dengan luka terbuka di lengan kanannya yang bersimbah darah. Momen mencekam ini diduga direkam oleh pengendara motor lain yang kebetulan berpapasan dan berniat membantu mengantarkan korban ke rumah sakit.
Korban Perantau Asal Lamongan
Korban yang dikenal dengan inisial RO adalah seorang perantau asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Ia bekerja sebagai pegawai tenant di Pakuwon Trade Center (PTC) di Surabaya. Informasi ini dikonfirmasi oleh saksi mata yang juga sesama pengendara, yakni MA.
MA mengatakan bahwa ia melihat korban pertama kali saat menghentikan motornya di pinggir Jalan Dinoyo pada Jumat (22/5/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, korban sudah dalam kondisi mengalami luka bacok. Tidak jauh dari posisi korban berhenti di bahu jalan, MA melihat dua orang mencurigakan yang tampak membawa senjata tajam diduga jenis celurit.
Kronologi Aksi Kejar-kejaran di Jalanan
Setelah kejadian itu, korban mengendarai motornya sendiri menuju rumah sakit terdekat, dengan dikawal oleh MA. Rumah sakit pertama yang dituju adalah RS Siloam Surabaya yang berada di kawasan Gubeng, Surabaya. Setelah mendapatkan penanganan medis awal di RS Siloam, korban kemudian dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Mengenai pemicu aksi pembacokan tersebut, MA menduga insiden ini dilatari oleh perseteruan atau permasalahan pribadi. Korban diduga kuat sudah mengenal para pelaku, karena beberapa waktu sebelumnya kedua belah pihak disinyalir sempat terlibat masalah. Pada malam kejadian, pelaku diduga mengajak korban untuk bertemu guna menyelesaikan masalah di jalanan sepi di belakang Mal Marvel City, Jalan Upa Jiwa, Kota Surabaya. Namun, ternyata pelaku datang dengan membawa senjata tajam.
Melihat hal itu, korban sontak kabur dan menggeber kencang sepeda motornya menyusuri Jalan Ngagel menuju ke arah utara. Aksi kejar-kejaran pun terjadi di antara kedua belah pihak, hingga akhirnya pelaku berhasil membacok korban di Jalan Dinoyo dan mengakibatkan luka robek parah pada tangan korban.
Kasus Dilaporkan ke Polsek Tegalsari
Setelah korban mendapatkan penanganan medis, MA menambahkan peristiwa ini langsung dilaporkan ke markas kepolisian setempat sesuai dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pertama, laporan dilakukan oleh security Siloam di Polsek Gubeng, namun ternyata TKP-nya ikut di Polsek Tegalsari. Akhirnya, teman korban melaporkan di Polsek Tegalsari.
Di sisi lain, seorang juru parkir di sekitar Jalan Dinoyo bernama Adi mengaku baru mengetahui adanya peristiwa penganiayaan tersebut setelah melihat video amatir yang viral di media sosial. Adi mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui pasti saat peristiwa itu terjadi, padahal ia menjaga lahan parkir di sekitar lokasi hingga pukul 23.30 WIB.
Upaya konfirmasi guna mencari titik terang kasus ini telah dilakukan kepada Kapolsek Tegalsari Polrestabes Surabaya Kompol Pandhu Andhika Bimantara beserta Kanit Reskrimnya, Iptu Rasyad Risqy Revianta. Namun, hingga berita ini rampung ditulis, kedua pejabat Kepolisian Sektor Tegalsari tersebut belum memberikan respons resmi.




