Gempa Bumi Magnitudo 3,2 Mengguncang Wilayah Blitar
BMKG mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,2 yang mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada Kamis, 25 Juni 2026 pukul 06.08 WIB. Pusat gempa berada pada koordinat 9,16 LS dan 112,04 BT, sekitar 115 km barat daya Kabupaten Blitar. Gempa terjadi pada kedalaman 10 km berdasarkan informasi terbaru yang dirilis BMKG.
Kabupaten Blitar yang diguncang gempa hari ini berada di Provinsi Jawa Timur, dengan ibu kota pemerintahan di Kecamatan Kanigoro. Jarak Kabupaten Blitar ke Surabaya (ibu kota Jawa Timur) sekitar 177 km dengan waktu tempuh ±3–3,5 jam perjalanan darat.
BMKG sebagai lembaga pemerintah non-kementerian di Indonesia bertugas untuk mengamati dan menganalisis soal cuaca (meteorologi), iklim (klimatologi), hingga geofisika seperti gempa bumi dan tsunami. Informasi terbaru BMKG menyebut gempa terkini di Blitar memiliki magnitudo 3,2. Waktu terjadinya gempa hari ini sekira pukul 06:08:06 WIB. Lokasi gempa terkini berada di titik koordinat 9.16 LS, 112.04 BT. Rilis BMKG menyebut pusat gempa terkini berada 115 km di barat daya Kabupaten Blitar. Kabar terbaru, BMKG menyebut gempa terjadi di kedalaman 10 km.
Tips untuk Menghadapi Gempa Bumi
Sebelum Terjadi Gempa Bumi
A. Kunci Utama adalah
– Mengenali apa yang disebut gempa bumi;
– Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi (longsor, liquefaction dll);
– Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.
B. Kenali Lingkungan Tempat Anda Bekerja
– Perhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempa bumi, sudah mengetahui tempat paling aman untuk berlindung;
– Belajar melakukan P3K;
– Belajar menggunakan alat pemadam kebakaran;
– Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempa bumi.
C. Persiapan Rutin pada tempat Anda bekerja dan tinggal
– Perabotan (lemari, cabinet, dll) diatur menempel pada dinding (dipaku, diikat, dll) untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempa bumi.
– Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.
– Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.
D. Penyebab celaka yang paling banyak pada saat gempa bumi adalah akibat kejatuhan material
– Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah
– Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempa bumi terjadi (misalnya lampu dll).
E. Alat yang harus ada di setiap tempat
– Kotak P3K;
– Senter/lampu baterai;
– Radio;
– Makanan suplemen dan air.
Saat Terjadi Gempa Bumi
A. Jika Anda berada di dalam bangunan
– Lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja dll;
– Cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan;
– Lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.
B. Jika berada di luar bangunan atau area terbuka
– Menghindari dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon, dll
– Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.
C. Jika Anda sedang mengendarai mobil
– Keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran;
– Lakukan point B.
D. Jika Anda tinggal atau berada di pantai
– Jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
E. Jika Anda tinggal di daerah pegunungan
– Apabila terjadi gempa bumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.
Setelah Terjadi Gempa Bumi
A. Jika Anda berada di dalam bangunan
– Keluar dari bangunan tersebut dengan tertib;
– Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;
– Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K;
– Telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.
B. Periksa lingkungan sekitar Anda
– Periksa apabila terjadi kebakaran.
– Periksa apabila terjadi kebocoran gas.
– Periksa apabila terjadi hubungan arus pendek listrik.
– Periksa aliran dan pipa air.
– Periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan (mematikan listrik, tidak menyalakan api dll).
C. Jangan masuki bangunan yang sudah terkena gempa
– Karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.
D. Jangan berjalan di daerah sekitar gempa
– Kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.
E. Mendengarkan informasi
– Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan).
– Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.
F. Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi
G. Jangan panik dan jangan lupa selalu berdo’a kepada Tuhan YME demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.





