Sosok Mayjen TNI Bangun Nawoko dan Perannya dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Mayjen TNI Bangun Nawoko, yang saat ini menjabat sebagai Pangdam XIV/Hasanuddin, memiliki peran penting dalam berbagai program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam wawancara yang dilakukan di ruang kerjanya di Makodam XIV/Hasanuddin, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Bangun mengungkapkan bahwa TNI AD tidak secara langsung mengelola program MBG, melainkan hanya melakukan pendampingan.
“Kita hanya pendampingan,” ujar Bangun. Ia menjelaskan bahwa Kodam XIV/Hasanuddin terlibat dalam mendampingi 891 dapur SPPG (dapur MBG) di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 674 dapur berada di Sulsel dan 217 di Sultra. Program ini telah mencapai 1.821.113 penerima manfaat hingga Mei 2026.
Selain itu, Kodam XIV/Hasanuddin juga berperan dalam percepatan pembangunan dapur SPPG di atas lahan milik TNI AD. Pembangunan fasilitas tersebut dilakukan melalui program Manunggal Kartika Jaya (MKJ) dengan menggandeng yayasan sebagai mitra pelaksana.
Tujuan utama keterlibatan TNI dalam program MBG adalah memastikan makanan bergizi dapat disalurkan tepat sasaran, aman, dan tepat waktu kepada masyarakat. Hal ini sesuai dengan komitmen penuh TNI dalam mendukung MBG yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto sebagai salah satu program prioritas nasional.
Penghargaan dari Presiden
Pada tahun 2025 lalu, Mayjen Bangun Nawoko masuk dalam daftar penerima penghargaan dari Presiden Prabowo Subianto. Ia dianugerahi tanda kehormatan Bintang Yudha Dharma Pratama. Pemberian tanda kehormatan ini dilakukan dalam acara Presidential Inspection di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992) di Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis (02/10/2025).
Bintang Yudha Dharma Pratama adalah tanda kehormatan tingkat II setelah Bintang Yudha Dharma Utama. Tanda kehormatan ini terdiri atas kalung, patra, dan miniatur. Penghargaan ini diberikan untuk menghormati jasa dharmabakti seseorang yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh bangsa dan negara.
Bintang Yudha Dharma secara umum adalah penghargaan yang berada setingkat di atas Bintang Kartika Eka Paksi (TNI AD), Bintang Jalasena (TNI AL), dan Bintang Swa Bhuwana Paksa (TNI AU), serta Bintang Bhayangkara (Polri). Bintang Yudha Dharma dibagi menjadi tiga kelas atau tingkatan, yaitu:
- Bintang Yudha Dharma Utama (Tingkat I / Kelas Tertinggi)
- Bintang Yudha Dharma Pratama (Tingkat II / Setingkat di bawah Utama)
- Bintang Yudha Dharma Nararya (Tingkat III / Kelas Terendah)
Profil dan Jejak Karier Mayjen TNI Bangun Nawoko
Mayjen TNI Bangun Nawoko merupakan perwira tinggi TNI dari matra Angkatan Darat (AD). Saat ini, ia menjabat sebagai Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad. Divisi Infanteri 3/Darpa Cakti Yudha merupakan satuan di bawah jajaran Kostrad. Markas Komando Divisi Infanteri 3/Kostrad berada di Sokkolia, Bontomarannu, Gowa, Sulawesi Selatan.
Salah satu ciri khas dari Divisi Infanteri 3 Kostrad adalah penggunaan baret berwarna hijau tua. Dengan jabatan sebagai Pangdivif 3 Kostrad, Bangun Nawoko menyandang pangkat Mayor Jenderal TNI. Mayor Jenderal adalah pangkat perwira militer di golongan perwira tinggi satu tingkat di atas Brigadir Jenderal dan satu tingkat di bawah Letnan Jenderal. Pangkat ini setara dengan Inspektur Jenderal di Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Bangun Nawoko lahir di Kaloran, Temanggung, Jawa Tengah pada 10 Februari 1969. Ia lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1992. Berikut riwayat perjalanan karier Mayjen TNI Bangun Nawoko:
- Danyonif 631/Antang (2008-2009)
- Dandim 1008/Tanjung (2009-2012)
- Kasbrigif Linud 18/Trisula/Kostrad (2012-2013)
- Danbrigif 13/Galuh/Kostrad (2013-2014)
- Asops Kasdivif 1/Kostrad (2014)
- Asops Kasdam XVII/Cenderawasih (2014-2015)
- Pamen Denma Mabesad (2015-2017)
- Danrem 083/Bhaladika Jaya (2017-2018)
- Paban II/Binlat Sopsad (2018-2020)
- Danrem 174/Anim Ti Waninggap (2020-2022)
- Waasops Kasad Bidang Renops (2022-2024)
- Pangdivif 3/Kostrad (2024-2025)
- Pangdam XIV/Hasanuddin (2025-sekarang)





