Pembelajaran IPAS Kelas 6 SD/MI tentang Kualitas Udara dan Lingkungan
Dalam buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Kurikulum Merdeka Edisi Revisi 2025 untuk kelas VI SD/MI, pembelajaran dirancang untuk membuka wawasan siswa mengenai hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungannya. Salah satu tema yang dibahas adalah bagaimana kualitas udara yang kita hirup setiap detik menjadi faktor penentu kesehatan organ pernapasan.
Melalui materi ini, siswa diajak memahami bahwa udara bukan sekadar ruang kosong, melainkan elemen penting yang kualitasnya sangat dipengaruhi oleh aktivitas manusia dan kondisi alam. Pemahaman tentang sistem pernapasan menjadi titik awal bagi siswa untuk menyadari bahwa kesehatan paru-paru sangat bergantung pada kebersihan udara.
Siswa juga diajak mengenali perbedaan antara lingkungan yang asri dengan lingkungan yang terpapar polusi, serta bagaimana zat-zat berbahaya seperti karbon monoksida dapat mengancam fungsi tubuh jika dihirup secara terus-menerus.
Aktivitas Observasi dalam Materi IPAS
Melalui bagian “Ayo, Mengamati”, siswa dilatih untuk berpikir kritis dalam membandingkan dua kondisi lingkungan yang berbeda. Tujuannya adalah agar mereka mampu mengidentifikasi sumber polutan dan dampaknya terhadap kesehatan, sehingga tumbuh kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungan demi kualitas hidup yang lebih baik.
Pembelajaran ini terdapat pada Bab 2: Tarik dan Embuskan, tepatnya pada bagian Ayo, Mengamati di halaman 45. Melalui kegiatan observasi ini, siswa diharapkan mampu merumuskan kesimpulan mengenai tempat mana yang lebih mendukung kesehatan sistem pernapasan manusia.
Kunci Jawaban untuk Materi IPAS Kelas 6 Halaman 45
Berikut adalah kunci jawaban IPAS Kelas 6 halaman 45 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi pada bagian Ayo, Mengamati, yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pendamping belajar bagi siswa, guru, dan orang tua agar proses pembelajaran berjalan lebih terarah, bermakna, serta mampu menumbuhkan tanggung jawab menjaga kualitas udara sejak dini.
Ayo, Mengamati
Udara yang kamu hirup akan masuk ke dalam tubuh dan menempuh perjalanan panjang melalui saluran pernapasan menuju paru-paru. Kualitas udara yang kamu hirup sangat memengaruhi kesehatan organ pernapasanmu. Udara yang bersih adalah udara yang sehat dan aman untuk dihirup oleh manusia maupun makhluk hidup lainnya. Udara bersih tidak mengandung zat-zat berbahaya atau polutan.
Polutan di udara bisa diibaratkan seperti kotoran tak terlihat yang bisa membuat tubuh kita sakit. Misalnya, debu berukuran sangat kecil, serta zat berbahaya dari asap kendaraan bermotor seperti karbon monoksida dan nitrogen dioksida. Selain itu, gas dari pabrik dan pembakaran sampah, seperti sulfur dioksida dan ozon di dekat permukaan tanah, juga bisa mengiritasi tenggorokan dan paru-paru.
Semakin buruk kualitas udara yang kita hirup, semakin tinggi resiko gangguan pada organ pernapasan kita. Meskipun pada hidung terjadi penyaringan udara, namun ada batasnya. Apalagi jika kita menghirupnya secara terus-menerus. Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi?
Amati kedua gambar tersebut, lalu salin dan lengkapi tabel berikut pada buku tugasmu!
- Apa persamaan dan perbedaan dari kedua gambar tersebut.
Jawaban:
– Persamaan: Kedua gambar menunjukkan tempat tinggal atau rumah manusia yang berfungsi sebagai tempat berlindung.
– Perbedaan:
– Gambar A: Rumah di area perkotaan yang padat, terlihat kusam, langit tampak abu-abu (berpolusi), dan kurang tanaman.
– Gambar B: Rumah panggung tradisional di pedesaan yang asri, banyak tanaman hijau di sekelilingnya, dan langit terlihat cerah.
- Hal apa lagi yang ingin kalian ketahui mengenai pengaruh udara terhadap kesehatan sistem pernapasan?
Jawaban:
– Saya ingin tahu, apakah penggunaan masker di area seperti Gambar A benar-benar efektif menyaring semua jenis polutan kimia, atau hanya partikel debu saja?
– Saya juga ingin tahu, seberapa banyak tanaman yang dibutuhkan di sekitar rumah untuk bisa menetralkan polusi udara dari asap kendaraan bermotor?
- Menurutmu, manakah tempat yang menyediakan kualitas udara yang lebih baik? Mengapa?
Jawaban:
– Menurut saya, tempat yang menyediakan kualitas udara lebih baik adalah Gambar B.
– Alasannya: Karena di Gambar B terdapat banyak pepohonan hijau yang berfungsi sebagai penghasil oksigen (CO2) dan penyerap karbon dioksida (CO2).
– Selain itu, lingkungannya jauh dari keramaian kendaraan bermotor dan pabrik, sehingga udara yang dihirup lebih bersih, segar, dan bebas dari zat berbahaya seperti karbon monoksida.
