Kematian Nus Kei, Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara, Akibat Penikaman di Bandara
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora atau yang lebih dikenal sebagai Nus Kei, meninggal dunia secara tragis setelah ditikam oleh orang tak dikenal di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Maluku Tenggara pada 19 April 2026. Peristiwa ini terjadi sesaat setelah korban tiba dari Jakarta untuk menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar.
Nus Kei dikenal sebagai tokoh politik lokal yang sedang membangun pengaruh di wilayah Maluku Tenggara dan memiliki peran penting dalam Partai Golkar. Namun, kariernya juga terbentur oleh konflik keluarga dengan keponakannya, John Kei, yang telah menjadi sorotan publik selama beberapa tahun terakhir.
Jejak Konflik Keluarga dengan John Kei
Nus Kei adalah paman kandung dari John Kei, seorang tokoh yang lebih dulu dikenal publik karena aktivitasnya dalam kasus kriminal di Jakarta. Hubungan antara keduanya memburuk akibat sengketa pribadi yang kemudian berkembang menjadi bentrokan antar kelompok.
Bentrokan 2020:
– Pada Juni 2020, anak buah John Kei menyerang kelompok Nus Kei di Kosambi (Cengkareng) dan merusak rumah Nus Kei di Green Lake City, Tangerang.
– Dalam insiden tersebut, satu anggota kelompok Nus Kei tewas.
Bentrokan 2023:
– Pada akhir 2023, konflik berlanjut ke area Bekasi. Insiden ini dipicu oleh dendam lama dan masalah di Maluku Tenggara.
– Seorang anggota kelompok Nus Kei tewas tertembak di kepala.
– Polisi menangkap kedua belah pihak dan menetapkan tersangka dari kedua kelompok akibat perbuatan melawan hukum seperti penganiayaan dan kepemilikan senjata tajam.
Konflik ini menunjukkan perseteruan internal keluarga yang berujung pada tindakan kekerasan antar kelompok di wilayah Jabodetabek.
Kronologi Penikaman di Bandara
Menurut informasi yang dirangkum, Nus Kei tiba di Bandara Karel Sadsuitubun sekitar pukul 10.45 WIT menggunakan pesawat Lion Air JT880 dari Bandara Pattimura, Ambon. Setelah mendarat, ia berjalan menuju pintu keluar bandara untuk menemui keluarga yang telah menunggu.
Tanpa diduga, korban langsung didatangi seorang laki-laki yang mengenakan jaket merah dan masker. Laki-laki tersebut langsung melakukan penikaman terhadap Nus Kei. Korban mengalami empat luka tusuk di bagian dada kanan dan kiri, leher bagian kiri, serta tulang belakang.
Kakak korban, Antonius Rumatora, mencoba menghentikan pelaku dengan menjatuhkannya. Namun, pelaku melakukan perlawanan dan melarikan diri. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke dalam area bandara, tetapi akhirnya terjatuh di dekat pintu keluar.
“Saudara Agrapinus Rumatora sempat lari ke dalam bandara namun terjatuh di pintu keluar bandara dan sempat mendapat pertolongan dari petugas bandara Karel Sadsuitubun,” ujar Dave Laksono, Ketua DPP Partai Golkar.
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka yang diderita. Pukul 11.44 WIT, Agrapinus Rumatora dinyatakan meninggal dunia oleh dr. Irene Ubro akibat pendarahan hebat serta luka pada organ vital.
Penangkapan Pelaku
Setelah kejadian, polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap dua pelaku, yaitu HR (28) dan FU (36). Kedua pelaku kini telah diamankan di Polda Maluku untuk diproses lebih lanjut dan menyelidiki motifnya.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi menyampaikan bahwa motif penikaman masih dalam pendalaman penyidik. Ia juga meminta masyarakat, khususnya keluarga besar korban dan simpatisan, untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polri.
“Jangan ada aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Saat ini situasi di Maluku Tenggara aman dan kondusif,” ujarnya.
Biodata Nus Kei
- Nama Lengkap: Agrapinus Rumatora
- Nama Populer: Nus Kei
- Jabatan: Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara
- Usia: Sekitar 50 tahun
- Asal: Maluku Tenggara
Nus Kei sering dikaitkan dengan perseteruan dengan John Kei, tokoh yang dikenal luas dalam kasus kriminal di Jakarta. Ia pernah dipanggil penyidik Polda Metro Jaya pada 2020 untuk memberikan keterangan terkait konflik tersebut.




