Audisi Miss Indonesia 2026 di Surabaya Berakhir, Ratusan Peserta Tampil Menginspirasi
Audisi Miss Indonesia 2026 di Kota Surabaya resmi berakhir pada Minggu (7/6/2026), setelah dua hari penuh penggemar dan peserta berkumpul untuk memperebutkan kesempatan menjadi perwakilan Indonesia Timur. Sebagai kota kedua dalam rangkaian audisi nasional, Surabaya kembali menunjukkan keunggulannya sebagai pusat talenta muda yang luar biasa.
Kehadiran Peserta dari Berbagai Daerah
Kota Pahlawan berhasil mengundang ratusan peserta dari berbagai wilayah, termasuk daerah luar Jawa Timur seperti Banjarmasin. Hal ini menunjukkan bahwa audisi Miss Indonesia tidak hanya menjadi ajang pencarian kecantikan fisik, tetapi juga wadah bagi para wanita berbakat yang ingin menunjukkan potensi mereka secara menyeluruh.
Selama dua hari, peserta menampilkan berbagai bakat yang memukau, mulai dari kemampuan vokal, seni bela diri, hingga tarian tradisional. Setiap penampilan menunjukkan kerja keras dan dedikasi tinggi dari para peserta.
Penampilan Menonjol dari Angel dan Dita
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Angel (20), seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Petra Surabaya asal Banjarmasin. Ia tampil anggun dengan membawakan Tari Manasai, tarian penyambutan tradisional Kalimantan Tengah. Angel menjelaskan bahwa ia ingin memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui panggung yang lebih luas.
“Melalui tarian ini saya ingin memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke panggung yang lebih luas. Ini bukti bahwa generasi muda urban tetap bisa dan harus melestarikan budaya daerah di tengah gempuran perkembangan zaman,” ujarnya.
Sementara itu, Dita (23) asal Bojonegoro menampilkan kombinasi unik antara pencak silat dan kemampuan bernyanyi serta menari. Ia mengatakan bahwa panggung Miss Indonesia adalah ruang yang tepat bagi perempuan modern untuk meningkatkan kapasitas diri dan memberikan dampak sosial yang lebih besar.
Tips dari Finalis Miss Indonesia 2024
Finalis Miss Indonesia 2024 perwakilan Kalimantan Timur, Jessica Jennie, hadir untuk memberikan motivasi kepada para peserta. Ia menekankan pentingnya percaya diri dan menjaga aura positif selama audisi.
“Mereka yang hadir di sini tidak hanya memiliki kecantikan fisik, tetapi juga mental yang siap memukau para juri. Pesan saya, tetap percaya diri dan jadilah diri sendiri. Ketika kita nyaman dengan karakter asli kita, pesonanya akan tersampaikan alami ke meja juri,” ujar Jessica.
Proses Kurasi yang Ketat
Produser Miss Indonesia, Yoseph Wahyudi, menjelaskan bahwa proses kurasi selepas audisi daerah akan berjalan sangat ketat. Data dan rekaman seluruh peserta Surabaya akan dibawa ke Jakarta untuk penyaringan final tingkat nasional.
“Hasil dari audisi dua hari di Surabaya ini akan kami saring kembali secara komprehensif. Target kami adalah menemukan sosok finalis yang secara mutlak memenuhi filosofi utama dari kriteria MISS, yaitu Manner, Impressive, Social, dan Smart,” ujarnya.
Yoseph mengakui bahwa Surabaya tidak pernah absen menyumbang kandidat kuat setiap tahunnya karena para wanitanya dikenal tangguh, cerdas secara akademik, serta memiliki empati dan jiwa kepedulian sosial yang sangat tinggi di masyarakat.
Peserta Terbaik Akan Diumumkan
Peserta terbaik yang lolos dari tahap penyaringan Surabaya ini nantinya akan resmi diumumkan untuk melaju ke karantina terpusat, bersanding dengan para finalis terpilih dari provinsi lain di seluruh Indonesia.





