Ringkasan Berita
Beasiswa LPDP Fellowship Dokter Spesialis 2026 memberikan kesempatan bagi dokter spesialis Indonesia untuk meningkatkan kompetensi profesional dan mendukung pemerataan layanan kesehatan di seluruh negeri. Tahun ini, pendaftaran dibuka dalam tiga tahap pada 1–12 Januari, 1–12 Maret, dan 1–12 Mei 2026. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman beasiswalpdp.kemenkeu.go.id.
Beasiswa LPDP Fellowship Dokter Spesialis merupakan salah satu program unggulan pemerintah Indonesia yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, khususnya dokter spesialis. Program ini dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, dan dirancang untuk memberikan kesempatan bagi dokter spesialis Indonesia mengikuti program fellowship atau pendidikan tambahan yang menekankan peningkatan kompetensi dan keterampilan profesional.
Beasiswa ini juga diharapkan membantu pemerataan layanan kesehatan spesialistik di seluruh Indonesia, dengan cara mempersiapkan dokter spesialis yang siap memberikan kontribusi nyata di rumah sakit pengusul setelah menyelesaikan program. Beasiswa Dokter Spesialis LPDP 2026 terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berprofesi sebagai dokter spesialis, memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) yang masih berlaku. Pendaftar dapat berasal dari kalangan PNS maupun non-PNS.
Program ini menyediakan skema pendidikan baik di dalam negeri maupun luar negeri, dengan durasi studi yang fleksibel mulai dari 3 hingga 24 bulan tergantung tujuan dan jenis program. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id.
Syarat Umum Beasiswa Dokter Spesialis LPDP 2026
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Berprofesi aktif sebagai Dokter PNS atau Dokter Non-PNS.
- STR: Dokter Spesialis → memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter Umum. Dokter Subspesialis → memiliki STR Dokter Spesialis. STR diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) dan masih berlaku.
- Lulusan luar negeri: Melampirkan hasil penyetaraan ijazah dari Kemdikbudristek atau Kemenag. Melampirkan hasil konversi IPK sesuai lembaga yang berwenang. Jika penyetaraan atau konversi belum terbit, lampirkan tangkapan layar ajuan yang menampilkan identitas pendaftar.
- Pendaftar sedang studi (on going): Program tujuan dan perguruan tinggi harus berbeda dengan yang sedang ditempuh. Setelah lulus seleksi substansi, wajib membuat surat pengunduran diri dari program studi sebelumnya dan menyerahkan ke LPDP dalam 14 hari.
- Bagi yang telah menyelesaikan studi: Lulus program magister/doktor → boleh mendaftar program Dokter Spesialis/Subspesialis. Lulus pendidikan Dokter Spesialis → tidak boleh mendaftar Dokter Spesialis lagi. Lulus pendidikan Dokter Subspesialis → tidak boleh mendaftar Subspesialis lagi.
- Pendaftar yang pernah tidak menyelesaikan studi: Boleh mendaftar di jenjang yang sama dengan melampirkan surat pemberhentian resmi dari perguruan tinggi.
- Surat rekomendasi: Dari Pimpinan/Direktur rumah sakit yang diterbitkan maksimal 1 tahun sebelum pendaftaran. Bagi PNS/CPNS, TNI, POLRI: Melampirkan surat usulan atau rekomendasi dari pejabat berwenang (Eselon II, Mabes TNI/POLRI, atau kementerian terkait).
Pemilihan Perguruan Tinggi dan Kelas
- Memilih program studi dan perguruan tinggi sesuai ketentuan LPDP.
- Beasiswa hanya untuk kelas reguler (tidak berlaku untuk kelas eksekutif, khusus, karyawan, jarak jauh, internasional, atau kelas multi-negara).
- Menyetujui surat pernyataan LPDP.
- Mengisi profil diri, riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan, rencana pasca studi, kontribusi di Indonesia, publikasi ilmiah, prestasi, dan pengalaman organisasi.
Syarat Khusus Beasiswa Dokter Spesialis LPDP 2026
- Batas usia: Pendaftar maksimal 35 tahun pada 31 Desember 2026. Jika sudah memiliki LoA Unconditional: mengikuti ketentuan usia program studi tujuan.
- Ijazah: Mengunggah ijazah profesi dokter dan transkrip nilai (IPK minimal 3,00/4,00 untuk S1/profesi dokter).
- Kemampuan bahasa Inggris: Sertifikat TOEFL/IELTS/PTE yang berlaku 2 tahun terakhir: TOEFL ITP ≥ 475, TOEFL iBT ≥ 57, IELTS ≥ 5.5, PTE Academic ≥ 43. Jika sudah memiliki LoA Unconditional → sertifikat bahasa Inggris tidak wajib.
- STR: Mengunggah STR Dokter Umum yang masih berlaku. Menandatangani surat kuasa untuk pengambilan STR Dokter Spesialis setelah lulus.
- Persetujuan keluarga: Mengunggah surat persetujuan dari suami/istri/orang tua/wali untuk ditempatkan di seluruh Indonesia sesuai kebutuhan nasional.
Dokumen yang Diunggah
- Surat penerimaan program Fellowship dari Unit Penyelenggara
- Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter Spesialis yang yang masih berlaku
- Surat Izin Praktik (SIP) Dokter Spesialis yang masih berlaku di Rumah Sakit Pengusul
- Esai rencana kerja
- Transkrip Nilai jenjang Profesi Dokter Spesialis (scan asli/legalisasi)
- Surat rekomendasi dari Pimpinan Rumah Sakit Pengusul (Direktur)
- Surat usulan mengikuti beasiswa LPDP sekurang-kurangnya dari Pejabat Eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU/POLRI untuk pendaftar dari PNS/TNI/POLRI
Cara Daftar Beasiswa LPDP
Pendaftaran dilakukan secara online melalui: https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id. Berikut caranya:
- Melengkapi data diri dan rencana studi
- Mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan
- Submit aplikasi untuk mendapatkan kode registrasi
- Pendaftar yang sudah memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional wajib memilih satu perguruan tinggi tujuan sesuai LoA. Jika belum memiliki LoA, dapat memilih satu program studi yang sama di tiga perguruan tinggi tujuan LPDP.
Skema dan Durasi Program
Beasiswa ini memiliki fleksibilitas durasi studi, baik di dalam maupun luar negeri:
- Dalam Negeri: 6–24 bulan
- Luar Negeri: 3–24 bulan
Setelah menyelesaikan studi, penerima beasiswa wajib berkontribusi di rumah sakit pengusul selama 3 kali masa fellowship (3N).
Komponen Dana Beasiswa
Beasiswa LPDP Dokter Spesialis mencakup dana pendidikan dan pendukung, antara lain:
- Dana pendidikan: SPP, tunjangan buku, penelitian tesis/disertasi, seminar dan publikasi internasional
- Dana pendukung: transportasi, asuransi kesehatan, tunjangan hidup bulanan, kedatangan, keadaan darurat, dan tunjangan keluarga
- Dana tambahan: pelatihan kursus wajib, ujian keterampilan, uji kompetensi, termasuk akomodasi dan transportasi selama pelatihan
Jadwal Seleksi 2026
Beasiswa dibuka setiap dua bulan sekali. Berikut jadwal seleksi:
- Periode Januari-Februari
- Pendaftaran: 1–12 Januari 2026
- Seleksi Administrasi: 13–20 Januari 2026
- Pengumuman Administrasi: 21 Januari 2026
- Perbaikan Dokumen: 21–24 Januari 2026
- Pengumuman Perbaikan: 30 Januari 2026
- Seleksi Substansi: 2–6 Februari 2026
- Pengumuman Hasil Substansi: 13 Februari 2026
-
Perkuliahan Paling Cepat: Maret 2026
-
Periode Maret-April
- Pendaftaran: 1–12 Maret 2026
- Seleksi Administrasi: 13–26 Maret 2026
- Pengumuman Administrasi: 27 Maret 2026
- Perbaikan Dokumen: 27–30 Maret 2026
- Pengumuman Perbaikan: 6 April 2026
- Seleksi Substansi: 6–10 April 2026
- Pengumuman Hasil Substansi: 15 April 2026
-
Perkuliahan Paling Cepat: Mei 2026
-
Periode Mei-Juni
- Pendaftaran: 1–12 Mei 2026
- Seleksi Administrasi: 13–21 Mei 2026
- Pengumuman Administrasi: 22 Mei 2026
- Perbaikan Dokumen: 22–25 Mei 2026
- Pengumuman Perbaikan: 3 Juni 2026
- Seleksi Substansi: 4–10 Juni 2026
- Pengumuman Hasil Substansi: 15 Juni 2026
- Perkuliahan Paling Cepat: Juli 2026
