Dalam rangka memperkuat peran organisasi alumni Institut Pertanian Bogor (IPB), Dewan Pengurus Pusat Himpunan Alumni IPB (DPP HA IPB) periode 2025–2029 menggelar kegiatan Pembekalan Pengurus Baru dan Rapat Kerja Pengurus Inti pada Jumat (23/1). Acara yang berlangsung di aula Sekolah Bisnis IPB, mengusung tema “HA IPB Naik Kelas: Transformasi Organisasi Alumni yang Profesional, Berpengaruh, dan Berkelanjutan.”
Ketua Umum DPP HA IPB, Fauzi Amro, menjelaskan bahwa agenda pembekalan dan rapat kerja ini menjadi awal dari konsolidasi besar-besaran organisasi alumni untuk empat tahun ke depan. Ia menekankan bahwa HA IPB tidak lagi cukup hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi harus bertransformasi menjadi kekuatan strategis yang terstruktur, adaptif, dan berdampak nyata.
Menurut Fauzi, sinergisasi antara alumni dan kampus IPB University sangat penting. Sinergi tersebut mencakup penguatan jejaring profesional alumni, dukungan terhadap riset dan inovasi kampus, serta kontribusi dalam pembangunan sektor pangan, pertanian, dan lingkungan yang menjadi ciri khas IPB.
“Alumni IPB tersebar di berbagai sektor strategis, mulai dari birokrasi, dunia usaha, akademik, hingga masyarakat sipil. Tugas HA IPB adalah menyatukan potensi itu dan menghubungkannya secara langsung dengan agenda besar kampus,” ujarnya dalam sambutannya.
Fauzi juga menekankan pentingnya program konkret untuk mewujudkan sinergisasi tersebut. Beberapa contohnya adalah kolaborasi riset terapan, inkubasi bisnis berbasis inovasi IPB, beasiswa dan asrama untuk mahasiswa kurang mampu, serta penguatan peran alumni sebagai duta institusi di tingkat nasional maupun global.
Ia menambahkan bahwa transformasi organisasi menjadi profesional dan berkelanjutan hanya bisa dicapai jika HA IPB memiliki tata kelola yang modern, transparan, dan berbasis kinerja. Karena itu, pembekalan pengurus baru menjadi krusial agar visi besar organisasi dapat diterjemahkan ke dalam rencana kerja yang terukur.
Rektor IPB University Alim Setiawan Slamet menyambut baik langkah DPP HA IPB yang menjadikan sinergi alumni-kampus sebagai fokus utama. Menurutnya, alumni merupakan aset strategis IPB dalam memperkuat reputasi akademik sekaligus meningkatkan daya saing institusi di tingkat global.
“IPB tidak bisa berjalan sendiri. Konsep IPB Digdaya menempatkan alumni sebagai mitra utama dalam mendorong kemajuan kampus, baik melalui jejaring, kontribusi keilmuan, maupun penguatan ekosistem inovasi,” kata Alim.
Ia menjelaskan bahwa IPB Digdaya merupakan visi besar IPB University untuk menjadi perguruan tinggi berkelas dunia yang unggul dalam inovasi, berdampak bagi masyarakat, dan relevan dengan tantangan global. Peran alumni, menurut dia, sangat menentukan keberhasilan visi tersebut.
Alim berharap, melalui rapat kerja ini, HA IPB mampu merumuskan program yang selaras dengan peta jalan pengembangan IPB University, termasuk di bidang kewirausahaan, ketahanan pangan, dan pembangunan berkelanjutan.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting IPB, seperti Sekretaris Jenderal HA IPB Anggawira, Majelis Wali Amanat IPB Hardinsyah, serta jajaran pimpinan IPB lainnya. Turut hadir juga Ketua Dewan Pakar HA IPB Asep Saefuddin, Ketua Senat Akademik IPB Ujang Sumantri, dan Kepala Lembaga Kerja Sama dan Pengembangan Usaha (LKPE) IPB Nauffal Mahfudz.
Para narasumber memberikan pandangan strategis mengenai arah penguatan organisasi alumni, hubungan kelembagaan dengan IPB University, serta peluang kontribusi alumni dalam mendorong pengaruh IPB di tingkat nasional dan internasional.
Pembekalan pengurus baru difokuskan pada penguatan kepemimpinan, tata kelola organisasi, serta penyamaan visi antar pengurus inti DPP HA IPB. Sementara rapat kerja diarahkan untuk menyusun program prioritas lima tahunan yang selaras dengan kebutuhan kampus dan alumni.
Melalui kegiatan ini, DPP HA IPB menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi alumni “naik kelas” menjadi entitas yang profesional, berpengaruh, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi mitra strategis IPB University dalam mewujudkan IPB Digdaya.
