Mobil bertransmisi matik memang lebih nyaman dibandingkan mobil dengan transmisi manual karena pengemudi tidak perlu menginjak pedal kopling. Namun, banyak pengemudi yang tidak menyadari kesalahan dalam penggunaannya yang dapat memperpendek usia transmisi matik.
Menurut Apuy, seorang teknisi dari bengkel spesialis transmisi matik di Tangerang, sistem transmisi matik lebih kompleks dibandingkan transmisi manual. Oleh karena itu, pengemudi perlu menggunakan transmisi matik secara benar agar komponen-komponennya tetap terjaga.
Berikut adalah enam kesalahan umum yang sering dilakukan oleh pengemudi mobil matik dan bisa merusak sistem transmisinya:
-
Langsung Memindahkan Tuas Transmisi Tanpa Berhenti
Saat mengubah posisi tuas dari D ke R atau sebaliknya, pastikan mobil dalam keadaan diam sempurna. Jika tidak, komponen transmisi bisa rusak lebih cepat. -
Telat Mengganti Oli Transmisi
Sama seperti oli mesin, oli transmisi juga penting untuk melumasi dan mendinginkan komponen-komponen transmisi. Sistem transmisi matik sangat bergantung pada tekanan fluida yang disebut hydraulic control unit. Jika oli tidak diganti secara berkala, sistem transmisi akan mengalami gangguan. Pastikan spesifikasi oli sesuai dengan jenis transmisi matik yang digunakan, misalnya oli khusus CVT untuk transmisi CVT. -
Tidak Tepat Menggunakan Gigi Rendah atau Low (L)
Gigi rendah biasanya digunakan saat mendaki atau melakukan overtake. Namun, penggunaan gigi rendah di jalan lurus atau turunan bisa membuat sistem transmisi stres dan panas. -
Menggunakan Tiptronic Secara Agresif
Beberapa mobil matik memiliki fitur tiptronic yang memungkinkan pengemudi memilih gigi sendiri. Meski memberikan sensasi seperti mobil manual, penggunaan tiptronic secara agresif dapat mempercepat ausnya komponen kopling matik. Ini bisa memperpendek usia transmisi matik. -
Menderek dengan Cara yang Salah
Mobil matik tidak boleh didorong karena bisa merusak sistem transmisi. Saat mobil matik mogok, pastikan tuas transmisi berada di posisi N. Jika harus diderek, gunakan roda tambahan agar roda mobil tidak langsung menapak ke tanah. -
Menahan Rem pada Gigi D yang Terlalu Lama
Saat berhenti di lampu lalu lintas, sebaiknya pindahkan tuas transmisi ke posisi N. Jika dibiarkan terlalu lama di posisi D, oli transmisi bisa menjadi panas dan mengurangi performa transmisi. Pada mobil modern, torque converter clutch bisa membantu mengurangi getaran mesin saat direm di posisi D.








